Kamis, 07 Oktober 2010

Dua SMA Kelas Jauh Ditingkatkan Statusnya Jadi Negeri

MUSI RAWAS-Sedikitnya dua SMA kelas jauh dan satu SMK swasta di Kabupaten Musi Rawas (Mura) di tingkatkan statusnya menjadi negeri. Peningkatan status tersebut secara resmi sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Mura, tertanggal 4 Oktober 2010.

Peningkatan status dua SMA kelas jauh menjadi negeri ini, merupakan salah satu upaya meningkatkan mutu sumber daya manusia(SDM), mengejar ketertinggalan di segala aspek kehidupan dan menyesuaikan dengan perubahan global, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Mura Edi Iswanto, melalui Kabid Dikmenti Totok Sunarto mengatakan, peningkatan status dari kelas jauh menjadi negeri berdasarkan Undang-Undang (UU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Nomor 20 Tahun 2003 tentang kesempatan kepada sekolah untuk meningkatkan statusnya atau penjenjangan. Salah satunya adalah dari jenjang kelas jauh ke SMA Negeri.

“Ke dua SMA kelas jauh yang telah ditingkatkan statusnya, yakni SMA Sumberharta kelas jauh SMA Negeri Tugumulyo, SMA Muara Kulam, sebelumnya kelas jauh SMA Negeri Surulangun Rawas Ulu,” kata Totok Sunarto, kepada wartawan koran ini, Kamis (7/10).

Dikatakannya, kedua kelas jauh yang ditinggkatkan tersebut saat ini telah mandiri dan masih dikelola oleh pengelola kelas jauh. Untuk SMA Negeri Sumberharta dikelolah oleh Suheria sebagai pengelola kelas jauh, kemudian untuk SMA Negeri Muara Kulam dikelola oleh Darwayus selaku pengelola. Sedangkan untuk SMK Negeri Muara Kelingi saat ini dijabat oleh Burlian Ali, dengan status Pejabat Lepas Harian (PLH). “Dengan ditingkatkan status sekolah tersebut, diharapkan segera mengurus Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) melalui program seksi data Disdik Kabupaten Mura. Dengan adanya peningkatan status kedua sekolah itu, Maka jumlah SMA Negeri di Kabupaten Mura sudah ada 25 SMAN dan 4 SMK Negeri,” jelasnya.

Dikatakan Totok, SMK Negeri 2 Tugumulyo semula merupakan Sekolah Pembangunan Pertanian (SPP) yang dikelola oleh Departemen Pertanian. Sesuai dengan Sisdiknas, maka sekolah tersebut berada dibawah naungan Disdik Mura. Oleh karena itu, Disdik Mura mengupayakan untuk dapat memindahkan lokasi SMK Negeri 2 ke wilayah Kabupaten Mura yang dianggap sesuai dan tetap. Sebab untuk menempatkan SMK Negeri 2 tersebut mebutuhkan lokasi yang luas. “Kendati demikian kita mencari lokasi yang memang layak dan tepat untuk penempatan SMK Negeri 2 Tugumulyo, dan penempatan tersebut kemungkinan besar di kawasan Kecamatan Tugumulyo,” ucapnya.(10)

Kerangka Acuan Pembangunan Gedung Guru Tahap Pengoreksian

MUSI RAWAS- Kerangka acuan peserta lomba desain pembangunan Gedung Guru Convention Center di ‘Bumi Agropilitas Center’ Kecamatan Muara Beliti masuk tahapan koreksi. Pengoreksian rancangan bangunan gedung tersebut dilakukan oleh tim penguji dari Universitas Sriwijaya (UNSRI).

Demikian di ungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Mura, Edi Iswanto, melaui Kabid Program Yontar, kepada wartawan koran ini ketika dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (7/10).

Ia mengatakan, pengoreksian kerangka acuan kerja dalam pembangunan gedung guru convention center ini dinilai penting, kendati gedung tersebut bukan hanya sebatas balai petemuan bagi guru di Alingkungan Kabupaten Mura, namun dapat digunakan sebagai multi fungsi. Pembangunan gedung guru di atas lahan seluas 5 hektar, dilengkapi dengan Mes, Perputakaan, ruang pertemuan, ruang makan, dan mushola. Sehingga gedung guru ini merupakan gedung guru yang termegah di Asia Tenggara.

“Dan isya’allah pertengahan Oktober ini akan segera kita umumkan bagi peserta yang akan mengikuti sayembara desain pembangunan Gedung Guru Convention Center. Pengumuman itu akan dilaksanakan setelah rapat final tentang pengumuman. Yang jelas saat ini pengumumannya akan diumukan di media massa nasional, yakni Kompas dan Media Indonesia dan Internet selama satu minggu,” terang Yontar.

Oleh karena itu pengumunan akan dilakukan pada 8 November hingga 13 November, dan penerimaan hasil selama 40 hari. Selanjutnya 18 Desember batas akhir pengambilan dan 20 Desember penilaian hasil lomba oleh tim juri. Kemudian 22 Desember 2010, akan mengambil tiga nominator peserta dari keseluruhan tersebut. “Ketiga nominator yang telah terpilih tersebut diikut sertakan pada seminar/paparan pada 28 dan 29 Desember hasil dari ketiga nominator nanti diserahkan kepada Bupati Mura, tentunya ketiga nominator tersebut telah ditetapkan menjadi juara I, II, dan III,” jelasnya.

Ia menambahkan, anggaran dalam pembangunan gedung convention center merupakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mura, mencapai Rp 25 Miliar. “Mengenai kriteria penilaian yang dilakukan oleh tim juri pada perlombaan tidak dapat diberitahu, kendati itu merupakan hak dari tim juri,” (10)

Rabu, 06 Oktober 2010

November Ujian Paket Priode II 2010

LUBUKLINGGAU-Kini, bagi warga belajar dan peserta didik yang belum lulus UN-Paket A, B, dan C di priode I 2010, dapat mengikuti ujian paket priode ke II. Pasalnya, pendaftaran ujian paket A, B, dan C priode ke II 2010 telah dibuka.

Kepala Dinas Pendidika Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida, melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) Agus Sugianto mengatakan, diselenggarakannya ujian paket untuk priode II ini sesuai dengan pedoman Prosedur Operasional Standar Ujian Nasional (POS UN) paket A, B, dan C dari BSNP tahun 2010 untuk menyelenggarakan ujian paket priode II 2010. Ujian paket C priode II akan dilaksanakan 2 hingga 5 November 2010. Sedangkan ujian paket A dan B akan dilaksanakan 9 hingga 11 November 2010.

“Peserta didik yang boleh mengikuti UN paket A, B, dan C priode kedua tahun 2010, yakni peserta didik/warga belajar yang belum lulus UN-paket A, B, dan C pada priode ke I. Dan peserta didik yang telah memenuhi syarat, tetapi tidak dapat mengikuti UN priode I 2010, dan peserta didik dari pendidikan formal pindah ke Pendidikan Non Formal (PNF),” kata Agus Sugianto, kepada wartawan koran ini, Rabu (6/10).

Bagi calon peserta ujian paket A, B, dan C yang tidak lulus UN-paket A/B/C priode I tahun 2010, untuk mendaftar kembali ke penyelenggara program PNF yang tercatat dalam buku induk PNF dengan menyerahkan bukti sah tidak lulus UN, antara lain kartu nomor peserta UN, daftar kolektif nama peserta UN tahun sebelumnya atau surat keterangan dari pimpinan lembaga penyelenggara program kelompok belajar asal. Kemudian untuk dapat menyerahkan foto copy ijazah dari satuan pendidikan yang setingkat lebih rendah, dan foto copy nilai raport tahun terakhir yang telah dilegalisir oleh kepala lembaga satuan yang bersangkutan. Selain itu, peserta UN priode ke II juga harus menyerahkan formulir pendaftaran calon peserta UNPK, dan pas photo hitam putih terbaru ukuran 3x4 sebanyak 5 lembar. “Mekanisme penyelenggaraan UN paket priode kedua sesuai dengan POS penyelengaraan UN paket tahun 2010,” ungkapnya.

Adapun mata pelajaran yang akan diujikan pada ujian paket C-IPS, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, geografi, ekonomi, sosiologi, bahasa inggris, PKn dan IPS. Kemudian Paket C-IPA meliputi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Biologi, Fisika, Kimia, PKn, dan Matematika. Sementara itu untuk mata pelajaran UN paket A meliputi, PKn, IPA, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia, dan paket B yakni, PKn, Matematika, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan IPA. (10)

Sertijab Kasek Usai Verifikasi Sekolah

LUBUKLINGGAU-Hari ini (Kamis 6/10) tim verifikasi Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau, untuk tingkat SD, SMP dan SMA/SMK mulai memverifikasi data sekolah. Verifikasi tersebut direncanakan dilaksanakan satu minggu, tehitung Hari ini ( Kamis 7/10) hingga Kamis (13/10) mendatang.

Usainya dilakukan verifikasi, dilajutkan dengan serah terima jabatan (Setijab) dari Kepala Sekolah (Kasek) yang lama dengan yang baru. Mengenai sertijab tersebut kita belum dapat memastikan Petunjuk dan Teknisnya (Juknis). Yang jelas Sertijab akan dilaksanakan usai verifikasi data sekolah (minggu depan). kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau Setiana Zuraida, melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) Agus Sugianto kepada wartawan koran ini ketika dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (6/10).

Sedikitnya 19 tim verifikasi yang akan diterjunkan untuk memverifiksikan sekolah di tingakat SD, SMP dan SMA/SMK. Dalam hal ini tim verifikasi akan menilai tiga kriteria utama, kriteria pertama yakni sarana dan prasarana, kedua kepegwaian dan ketiga keuangan. Dengan tujuan untuk mengetahui wujud dari sekolah tersebut. Sehingga akan diketahui apa yang telah dikembangkan dan ditingkatkan oleh Kasek yang lama. Dan verifikasi ini juga merupakan salah satu strategi dalam mengevaluasi kinerja kasek selama ini. “Semua surat tugas tim verifikasi saat ini dalam proses penandatanganan oleh Kadisdik Kota Lubuklinggau,” ujar Agus.

Ia berharap, verifikasi ini dapat segera dilakukan secepatnya, sehingga Sertijab atas Kasek dapat segera dilakukan. Untuk diketahui, tim verifikasi tingkat SMP dan SMA/SMK berjumlah 10 tim sedangkan untuk tingkat SD ada 9 tim. “Maka dalam satu tim verifikasi untuk tingkat SD menilai 12 hingga 13 sekolah. Sedangkan untuk tingkat SMP dan SMA/SMK dalam satu timnya hanya memverifikasi satu atau dua sekolah. Dan setelah selesainya verifikasi ini, akan segera kita lakukan sertijab antar Kasek lama dengan yang baru,” paparnya.(10)

Kisah Cinta di Universitas Harvard





Siapa yang tidak kenal "Harvard University", dan siapa yang tidak bangga bila anaknya dapat kuliah disini, termasuk orang AS sendiri, Universitas ini bukan hanya terkenal karena kemegahan Sarana dan prasarana yang dimilikinya, baik dalam mendukung proses belajar mengajar dalam perkuliahan, tapi juga sistem kurikulum, metoda belajar, kualitas pengajar dll, menjadi acuan perguruan tinggi di dunia.

Sebagai contoh, Harvard Business Review , yang merupakan kumpulan-kumpulan artikel dan jurnal-jurnal Bisnis terkini, selalu dijadikan acuan oleh para pebisnis dan pendidikan di dunia dalam menganalisis setiap permasalahan kompleks namun diselesaikan dengan cara-cara yang cermat, dan hasil yang luar biasa.

Harvard Medical School & Clinical Medicine and Pharmacy merupakan fakultas kedokteran terbaik di dunia, begitu juga Harvard Business School merupakan sekolah bisnis terbaik di dunia dan tahun 2010 ini Harvard University Department of Physics menjadi jurusan Fisika terbaik dunia.

Universitas Harvard yang berdasarkan sejarah berdirinya Universitas Harvard didirikan oleh seorang dermawan kelahiran Inggeris, John Harvard di Tahun 1636, yang meninggal di thn 1638 dan meninggalkan perpustakaan dan rumahnya untuk institusi ini, diawal berdirinya dia hanya mempunyai Sembilan murid, dan Tujuh dari muridnya menjadi Presiden, hmmm….hebat kan?


Saya pernah nonton Film berjudul “
Love Story in Harvard”, selain memang film drama ini bertema kisah percintaan mahasiswa Korea yang kuliah disana, namun latar belakang lingkungan Harvard jadi mewarnai cerita ini, menambah cerita menjadi lebih berbobot. Bagaimana perjalanan seorang mahasiswa dalam mencapai kesarjanaannya selalu dihadapkan pada kasus-kasus real di lapangan, jadi bukan melulu teori….wuih…bandingkan dgn kita yg melulu masalah teori…prosentasi perkuliahan di lapangan sangat kecil…

Kim Hyun-woo adalah mahasiswa baru jurusan Hukum di Harvard dan bertemu dengan gadis bernama Lee Soo-in secara tidak sengaja. Awalnya ia hanya penasaran dengan gadis ini, tidak disangka lama kelamaan malah jatuh hati padanya. Hyun-woo sekelas dengan seorang siswa yang juga saingan beratnya dalam kuliah, Hong Jung min.

Ternyata nantinya Jung-min tidak hanya rival dalam kuliah tapi juga dalam merebut perhatian Soo in. Namun, pilihan Soo-in jatuh pada Hyun woo. Kerendahan hati pria itu telah membuat jantung gadis ini berdetak lebih cepat dari biasanya. Tinggal seatap di asrama semakin mendekatkan hubungan keduanya.

Masalah pertama muncul saat Soo-in, yang merupakan mahasiswa kedokteran disana, menghadapi situasi sulit saat ia harus menyelamatkan sorang pria yang terhambat penafasannya. Sebagai seorang mahasiswa, ia tidak diperbolehkan melakukan praktek kedokteran tanpa ijin.

Namun karena keadaan genting dan tidak ada dokter saat itu, Soo-in terpaksa mengambil tindakan demi menyelamatkan nyawa pria itu. Tindakan nekatnya membuahkan hasil tuntutan dari pihak keluarga karena merasa nyawa si korban dipertaruhkan di tangan seorang mahasiswa biasa. Karuan saja hati Soo-in kacau, ia bisa kehilangan beasiswanya untuk kuliah disana.

Mengetahui masalah ini, Hyun-woo berusaha sekuat tenaga mengumpulkan bukti-bukti untuk menguatkan posisi Soo-in dan usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil : Soo in dibebaskan dari tuduhan tersebut. Kejadian ini makin membuat cinta Soo-in pada Hyun-woo bertambah besar dan Jung-min pun semakin terbakar api cemburu.


Seorang Mahasiswi kedokteran, pada semester-semester tertentu langsung terjun di RS, dengan berbagai kasus penyakit yang ada di masyarakat dan mempelajarinya dengan bimbingan seorang Dosen yang juga dokter ahli di bidangnya, membuat analisis penyakit, tindakan emergency yang diperlukan, keakuratan dalam mengambil keputusan sangat membantu dalam tindakan menyelamatkan nyawa orang lain, dan setiap selesai dalam tindakan atau peluang tindakan, dilalui dengan diskusi cepat dan taktis oleh pembimbing dosennya….

Lain lagi cerita dari seorang Mahasiswa Hukum, bernama Lee Jung-Jin (mahasiswa baru dalam cerita ini) ketika seorang mahasiswa baru masuk dalam perkuliahan. Dalam proses belajar mengajar dan diskusi, setiap si Jim ini angkat tangan mau menjawab, bila ada pertanyaan yang dilontarkan oleh sang profesor ahli hukum ini, si Jin tidak pernah ditunjuk untuk menjawab, justru diserahkan pada yang lain, bahkan oleh rekan-rekannya juga dukucilkan, tdk pernah diajak dalam team/Regu diskusi.

Sampai suatu saat sang Profesor memberikan pertanyaan tentang keadilan dan saksi dalam suatu persidangan, si Jin memberanikan diri menjawab tanpa angkat tangan, katanya…….bahwa seorang tertuduh disaat lemah secara argument dan saksipun, tetap harus mendapat perlindungan, seperti halnya dalam kelas ini. Si Profesor bertanya balik, dengan mimik marah agar pembicaran dihentikan, namun si Jin tetap mengemukan Argumennya, karena sudah merasa dipinggirkan di kelasnya.

Kemudian professor bertanya, apa yg dimaksud dari ucapan mahasiswanya tadi?

Si Jin Menjawab lagi : “ketika saya masuk ke Harvard semua dilakukan melalui tes ketat, dan saya berhak berada disini dan mendapat perlakuan yang sama dengan mahasiswa lain, sementara dia mendapat perlakuan berbeda, agar dia mengundurkan diri dari perkuliahaan ini, dan anda sebagi dosen harus membuktikan bahwa saya tidak layak ada disini, saya akan tetap disini, dan melaporkan ke dewan universitas atas tindakan anda, dan akan saya pertahankan atas kelayakan saya disini”….

Setelah melalui perdebatan panjang dengan sang Profesor, dan si Jin sanggup menjawabnya, akhirnya si Profesor tersenyum, ditambah dengan dengan tepuk tangan teman-temannya….bahwa ternyata, maksud dari perdebatan tadi itu, sang professor mendidik seorang calon pengacara harus punya keberanian, mengambil resiko dan mempertahankan haknya….karena di dunia nyata, hal semu bisa saja terjadi, dan seorang pengacara harus sanggup memformulasikan dan pada akhirnya dapat membela orang lain.

Ditambah lagi kasus lain yang menyangkut dinamika permasalahan lebih nyata, kasus kedokteran dll, yang dilihat dari pandangan hukum, benar-benar dinamis,…. Itu adalah sekilas kehidupan di kampus nomor wahid, yang dilihat dari pandangan luar, dari sebuah film bisa benar bisa tidak…..dalam kenyataanya???

Saya kira tidak akan banyak berbeda dari itu, melihat kenyataan kualitas lulusan ini…..

Bersambung ^_^


Senin, 04 Oktober 2010

Yayasan Boedoet Online

Terima Pendaftaran Siswa Baru Melalui Internet

LUBUKLINGGAU-Tahun ajaran 2011/2012 nanti Yayasan Boedi Oetomo (Boedoet) menerima pendaftaran siswa/siswi baru menggunakan system online di internet. Website yang dimiliki yayasan tersebut sangat memungkinkan untuk menerima pendaftaran melalui internet.

Seperti dikatakan Ketua Laboratorium Komputer Boedoet Lubuklinggau, Edwar Ujang kepada wartawan koran ini usai launcing website dan hotspot (area jaringan internet), Senin (4/10).

Menurut dia, masyarakat sekitar Boedoet juga dapat menggunakan hotspot tersebut. Radius hotspot Yayasan Boedoet mencapai 150 Mbbs. “Sehingga siswa, masyarakat yang berada di lingkungan komplek Yayasan Boedoet dapat menggunakan dan menikmati layanan Hotspot tersebut. Wesite Boedoet juga dilengkapi dengan berbagai macam property yang dapat membuat kenyamanan bagi pengguna website, seperti halnya layanan yang diberikan kepada siswa berupa sistem akademika. Dalam sistem akademika ini siswa, guru dapat melihat absensi penilaian, pembagian jadwal mengajar guru serta dapat digunakan untuk mengentri data siswa,” ungkapnya.

Website Boedoet juga dapat digunakan bagi siswa untuk chating. “Banyak ragam aplikasi yang kita sediakan di website ini, guna memudahkan dan memberi pelayanan yang nyaman kepada user (pengguna) website ini. dengan harapan user tidak akan merasa jenuh dalam menggunakannya,” imbuhya. Sembari menyebutkan alamat website Boedoet http//budut.sekolahkita.info.

Untuk itu, kedepan pihaknya akan mensosialisasikan website ini kepada siswa/siswinya. Kenadati siswa/siswinya belum banyak mengetahui keberadaan website Boedoet. Bahkan pihaknya telah sepakat untuk memberikan kegiatan ektrakulikuler, dengan tujuan siswa/siswi SMA/SMK Boedoet mampu bersaing dibidang Teknologi dan Informasi Komputer (TIK). “Hari ini (Senin 4/10) kita telah mensosialisasikan website ini kepada sejumlah guru. Dengan demikian kita berharap pembinaan tidak hanya dilakukan di kelas melainkan dapat dilakukan di luar kelas. Sehingga dapat meningkatkan mutu output siswa/siswi Boedoet,” tandasnya.

Dikatakannya, sosialisasi yang dilakukan untuk kalangan guru SMA/SMK Boedoet Lubuklinggau, sangat direspon positif oleh guru. Bahkan guru agama yang mengikuti sosialisasi itu menginginkan untuk dapat menyediakan aplikasi Al-Quran, guna mempermudah siswa/siswinya dalam menginput data mengenai agama, hadist dan ayat suci Al-Quran.

Sementara itu, Ketua Yayasan Boedoet, Elven Asmat mengaku, bangga dan sangat merespon dengan adanya website Boedoet. Apalagi kegiatan ini bukan hanya untuk siswa/siswinya saja. Melainkan untuk jejaringan di seluruhnya dunia maya, terlebih bagi alumni SMA/SMK Boedoet. Seiring meningkatnya mutu output di SMA/SMK Boedoet nantinya. Dirinya mengaku akan meningkatkan kedisiplinan siswa/siswinya seperti halnya apa yang diterapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau, Septiana Zuraida dalam menerapkan kedisiplinan kepada guru di lingkungan pendidik Kota Lubuklinggau. “Saya setuju dengan kedisiplinan yang diterapkan oleh Kadisdik Kota,” akunya. (10)

Jumat, 01 Oktober 2010

Manusia Diasuh Binatang. Mungkinkah ?

Sebuah agen perlindungan anak di Chita (timur Siberia) menemukan seorang bocah cilik perempuan yang tinggal dan dibesarkan oleh anjing-anjing dan kucing. Gadis cilik inipun berkomunikasi layaknya binatang disekitarnya, menurut penuturan polisi lokal.

Gadis itu ditemukan disebuah apartemen bobrok dimana orangtua dan kakek neneknya juga tinggal disitu, tapi mereka sama sekali tidak mengurusi bocah tersebut. Dia tidak diperbolehkan meninggalkan rumah, tidak diajari berbicara. Bocah inipun berkomunikasi layaknya anjing, yaitu dengan menggonggong, Astagfirullah.

“Selama lima tahun, anak tersebut dibesarkan bersama beberapa anjing dan kucing, dan tidak pergi kemanapun sama sekali”, kata polisi di Chita.

Ketika anak itu ditemukan, anak itu meloncat-loncat seperti anjing. “Selama lima tahun, anak itu berbicara seperti binatang”, sebenarnya dia paham bahasa Rusia, namun tidak bisa mengucapkannya.

Kemudian anak tersebut dibawa oleh agen perlindungan anak dan ditempatkan di institusi mereka untuk mendapatkan pengobatan dan terapi, namun kata polisi “bocah itu meloncat ke pintu dan mulai menggonggong” ketika para suster meninggalkan ruangan tempat bocah itu ditempatkan.

Dalam pernyataan agen perlindungan anak itu, bocah tersebut diberi “panggilan” “Mowgli”, seperti nama karakter dalam sebuah cerita Book of The Jungle.
sumber: www.ilmupsikologi.com