
Saya tahu, awalnya mereka rikuh tak berminat, karena dalam bayangan mereka pastilah belajar tentang itu tak akan menarik. Akan tetapi, setelah mencoba membuat denah rumah, dan mereka diajak untuk mencari tahu di mana letak ruang tamu, dapur, kamar tidur, kamar mandi, dan letak benda-benda milik mereka, akhirnya mulailah wajah antusias muncul.
Hari ini dan beberapa hari berikutnya, mereka akan terus diajak memahami peta secara langsung. Papanya mengajak mereka keluar menjelajah pesawahan dan saya kira itu momentum yang tepat untuk menerapkan konsep peta dalam dunia nyata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar