Selasa, 01 Mei 2012
WACANA DAN REALITA KONSTRUKSI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KAMPUS
Selasa, 20 Maret 2012
Pentingnya Memahami Kebutuhan Emosional Anak
Kamis, 06 Januari 2011
Resolusi

Resolusi Ialah Ketetapan Hati.
Tahun Baru sering dipakai untuk menetapkan resolusi bagi diri sendiri. Pada orang-orang yang menjalani hidupnya dengan sadar dan serius, resolusi biasanya didahului oleh perenungan yang mendalam dan doa yang khusyuk. Kita mohon perkenan Tuhan agar kita diberi-Nya kemauan keras dan ketegaran iman untuk mengatasi kelemahan kita. Agar kita tak tergelincir oleh godaan untuk menyimpang dari resolusi kita.
Tiada terasa sudah 3 tahun lamanya Banjar Cyber School hadir di dunia maya, dengan berbagai ide, harapan dan impian yang ada. Mudah-mudahan dengan hadirnya dapat memberikan secercah inspirasi amin.
Resolusi juga adalah Ora et Labora
Resolusi itu juga harus berarti ora et labora (berdoa dan bekerja), dan doa kita seperti doa Donald M McKay: "Oh, Lord, teach us to accept the unalterable, but not to be complacent in the face of the alterable." ("Ya, Allah, ajarlah kami untuk menerima takdir, tetapi tidak berpuas diri menghadapi hal-hal yang dapat diubah.")
Resolusi adalah Self Development
Ada seorang lelaki tua, terbaring tidur tak berdaya melamunkan masa mudanya dalam kesendirian. Ditengah ketidak berdayaannya ia berbincang dengan dirinya sendiri. Dalam kesendiriannya banyaklah yang direnungkan. Hatinya berkata.
‘Ketika aku menjadi seorang pemuda, aku bermimpi ingin merubah dunia. Seiring dengan waktu, usiaku kian bertambah. Dunia tidak berubah. Dunia tidak kunjung berubah. Maka impianku persempit untuk mengubah negeri ini. Namun impian itu juga tidak berhasil. Negeri ini juga tidak berubah.’
‘Ketika usiaku sudah memasuki waktu senja. Dengan semangatku yang masih menggebu. Lalu aku memimpikan untuk bisa mengubah keluargaku. Orang-orang yang ku cintai. Orang-orang yang ada disekelilingku. Tetapi mereka juga tidak mampu aku merubahnya.’
Kini disaat terbaring lemah tidak berdaya. Air matanya mengalir tak terasa. Baju basah dengan air mata. Lelaki tua bergumam lirih pada dirinya sendiri.
‘Bila waktu masa muda itu aku mengubah diriku sendiri.
Maka aku akan menjadi panutan.
Maka aku bisa mengubah keluargaku.
Memberikan inspirasi dan mendorong orang-orang disekelilingku untuk melakukan kebaikan.
Dari mereka menanam dan menebarkan kebaikan, cinta dan kasih sayang sehingga mampu memperbaiki negeri ini. Tanpa disadari aku telah mengubah dunia.
"Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapatkan kemenangan"
(QS, an-Naba’ :31)
Mugia urang samudayana kalebet janten jalmi anu ta'at
Umat taat
Imanna kuat
Tumut nasehat
Cekel amanat
Tara khianat
Yakinkeun syhadat
Nanjeurkeun sholat
Puasa tamat
Mere zakat
Ka haji mangkat
Pamadegan tepat
Awak sehat
Bathin wal afiat
Elmuna manfaat
(Awan)
Wallohu'alam.
Semoga bermanfaat!
Selasa, 09 November 2010
6 "Dudukuy Nyungcung" Berpikir
"Sing enggal lulus, tereh damel, ari milari jodo enging anu tebih-tebih teuing bumi na"-My grandmother-
Menurutnya, manusia memiliki berbagai macam perspektif (sudut pandang) ketika melihat sebuah masalah atau mengambil keputusan bisnis. Macam-macam perspektif tersebut, diumpamakan sebagai enam macam topi dengan warna yang berbeda.
1. Topi putih. Dengan "memakai" topi ini, Anda memandang masalah dengan cara fokus pada data dan informasi yang tersedia. Melalui data dan informasi tersebut, Anda mempelajari situasi dan berusaha menganalisanya.
2. Topi merah. Anda yang "memakai" topi merah akan memandang masalah dengan menggunakan naluri, emosi, serta memikirkan reaksi.
3.Topi hitam. "Memakai" topi hitam akan membantu Anda untuk bersikap kritis dalam melihat berbagai kelemahan dari sebuah masalah/keputusan. Anda harus memikirkan dan mempertimbangkan dengan baik sisi-sisi negatif ini.
4.Topi kuning. Kebalikan dari topi hitam, topi kuning akan membantu Anda berpikir positif, optimis, serta bersikap ceria. Anda akan bisa melihat seluruh manfaat dan nilai yang dihasilkan dari sebuah keputusan, bahkan masalah yang terlihat begitu rumit.
5.Topi hijau. Topi hijau akan mengajak Anda berpikir kreatif - termasuk berpikir di luar kotak atau think out of the box. Anda yang "mengenakan" topi ini dapat mengembangkan solusi kreatif atau jalan alternatif dari suatu masalah.
6.Topi biru. Dengan "memakai" topi ini, Anda bisa melakukan kontrol dengan bijaksana dari suatu proses, kemudian mengambil kesimpulan. Intinya, think wise and BIG!
Nah, perlu diketahui, dalam pekerjaan (rapat) atau kehidupan sehari-hari, ada orang-orang yang "memakai" keenam topi ini secara bergantian untuk melihat sebuah masalah/keputusan dari sisi yang berbeda. Namun, ada pula orang-orang yang secara konsisten mengenakan satu macam topi saja!
Menurut para ahli, semua topi itu baik. Namun untuk menghasilkan solusi/keputusan terbaik, kita disarankan untuk mengenakan semua topi itu secara bergantian. Bisa juga, kita mengenakan salah satu/beberapa saja, sesuai situasi dan kondisi yang ada.
Bagaimana pendapat Anda?Catatan:
Sumber:
1. Andrie W.
2. 5S= Sanggar Seni Sumber Saadat Sunda
Selasa, 02 November 2010
Allhamdulilah
Lirik Lagu: ” Taqwa “
Artis: ” Kak Rhoma Irama “
Yang Miskin Jangan Bersedih
dan Jangan Sesali Diri
Yang Kaya Janganlah Bangga
Jangan Membusungkan Dada
Derajat Manusia Di Sisi Tuhannya
Bukan Karena Hartanya
Derajat Manusia Di Sisi Tuhannya
Hanya Karena Taqwanya
Dari itu BerTaqwalah
Dalam Hidup Yang Tak Punya
Dari itu BerTaqwalah
Dalam Hidup Yang Berharta
firman Tuhan Di Dalam Kitab Suci-nya Alquran
Miskin dan Kaya itu Sama
Sesungguhnya Keduanya itu Hanya Ujian
Bagi Orang-orang Beriman
Mampukah Si Miskin Menjalani Penderitaan
Berimankah Dia Di Dalam Kekurangan
Mampukah Si Kaya Mengendalikan Hawa Nafsunya
Berimankah Dia Di Dalam Kelebihan
Rabu, 15 September 2010
KERAMAT
Hai Manusia
Hormati Ibumu
Yang Melahirkan dan Membesarkanmu
Darah Dagingmu Dari Air Susunya
Jiwa Ragamu Dari Kasih-sayangnya
Dialah Manusia Satu-satunya
Yang Menyayangimu Tanpa Ada Batasnya
Doa Ibumu Dikabulkan Tuhan
dan Kutukannya Jadi Kenyataan
Ridla Ilahi Karena Ridlanya
Murka Ilahi Karena Murkanya
Bila Kau Sayang Pada Kekasih
Lebih Sayanglah Pada Ibumu
Bila Kau Patuh Pada Rajamu
Lebih Patuhlah Pada Ibumu
Bukannya Gunung Tempat Kau Meminta
Bukan Lautan Tempat Kau Memuja
Bukan Pula Dukun Tempat Kau Menghiba
Bukan Kuburan Tempat Memohon Doa
Tiada Keramat Yang Ampuh Di Dunia
Selain Dari Doa Ibumu Jua.
