Selasa, 23 November 2010

REFRIGRASI

REFRIGERASI

BY: MAHURI SMK NEGERI 4 KOTA BENGKULU

Materi Ajar Dasar Kompetensi Kejuruan Prgram Keahlian Teknik Kenderaan Ringan

Refrigerasi adalah suatu sistem yang memungkinkan untuk mengatur suhu sampai mencapai suhu di bawah suhu lingkungan. Penggunaan refrigerasi sangat dikenal pada sistem pendingin udara pada bangunan, transportasi, dan pengawetan suatu bahan makanan dan minuman. Penggunaan refrigerasi juga dapat ditemukan pada pabrik skala besar, contohnya, proses dehidrasi gas, aplikasi pada industri petroleum seperti pemurnian minyak pelumas, reaksi suhu rendah, dan proses pemisahan hidrokarbon yang mudah menguap.

Refrigasi dicapai dengan melakukan penyerapan panas pada suhu rendah secara terus menerus, yang biasanya bisa dicapai dengan menguapkan suatu cairan secara kontinu. Uap yang terbentuk dapat kembali ke bentuk asalnya kembali, cairan, biasanya dengan dua cara. yang paling umum, uap itu hanya akan ditekan lalu diembunkan (memakai fin seperti pada kulkas). Cara lain, bisa diserap dengan cairan lain yang mudah menguap yang setelah itu diuapkan pada tekanan tinggi.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa

Icon-gears.png

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Refrigerasi"

Kategori: Termodinamika | Teknik kimia | Pengawetan makanan | Pemanasan, sirkulasi dan pendinginan udara

Kategori tersembunyi: Rintisan bertopik teknologi

Peralatan pribadi

Ruang nama

Varian

Tampilan

Tindakan

Cari

Top of Form

Cari

Bottom of Form

Navigasi

Komunitas

Wikipedia

Cetak/ekspor

Kotak peralatan

Bahasa lain

  • Powered by MediaWiki
  • Wikimedia Foundation

Senin, 22 November 2010

Generator

Generator listrik
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
 Belum Diperiksa
Langsung ke: navigasi, cari
"Generator" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain dari Generator, lihat Generator (disambiguasi).


Generator abad 20 awal
Generator listrik adalah sebuah alat yang memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanik, biasanya dengan menggunakan induksi elektromagnetik. Proses ini dikenal sebagai pembangkit listrik. Walau generator dan motor punya banyak kesamaan, tapi motor adalah alat yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Generator mendorong muatan listrik untuk bergerak melalui sebuah sirkuit listrik eksternal, tapi generator tidak menciptakan listrik yang sudah ada di dalam kabel lilitannya. Hal ini bisa dianalogikan dengan sebuah pompa air, yang menciptakan aliran air tapi tidak menciptakan air di dalamnya. Sumber enegi mekanik bisa berupa resiprokat maupun turbin mesin uap, air yang jatuh melakui sebuah turbin maupun kincir air, mesin pembakaran dalam, turbin angin, engkol tangan, energi surya atau matahari, udara yang dimampatkan, atau apa pun sumber energi mekanik yang lain.
[sunting] Pengembangan
Sebelum hubungan antara magnet dan listrik ditemukan, generator menggunakan prinsip elektrostatik. Mesin Wimshurst menggunakan induksi elektrostatik atau "influence". Generator Van de Graaff menggunakan satu dari dua mekanisme:
•    Penyaluran muatan dari elektroda voltase-tinggi
•    Muatan yang dibuat oleh efek triboelektrisitas menggunakan pemisahan dua insulator
[sunting] Faraday


Cakram Faraday


Generator portabel (pandangan samping)


Generator portabel (pandangan sudut)
Pada 1831-1832 Michael Faraday menemukan bahwa perbedaan potensial dihasilkan antara ujung-ujung konduktor listrik yang bergerak tegak lurus terhadap medan magnet. Dia membuat generator elektromagnetik pertama berdasarkan efek ini menggunakan cakram tembaga yang berputar antara kutub magnet tapal kuda. Proses ini menghasilkan arus searah yang kecil.
Desain alat yang dijuluki ‘cakram Faraday’ itu tidak efisien dikarenakan oleh aliran arus listrik yang arahnya berlawanan di bagian cakram yang tidak terkena pengaruh medan magnet. Arus yang diinduksi langsung di bawah magnet akan mengalir kembali ke bagian cakram di luar pengaruh medan magnet. Arus balik itu membatasi tenaga yang dialirkan ke kawat penghantar dan menginduksi panas yang dihasilkan cakram tembaga. Generator homopolar yang dikembangkan selanjutnya menyelesaikan permasalahan ini dengan menggunakan sejumlah magnet yang disusun mengelilingi tepi cakram untuk mempertahankan efek medan magnet yang stabil. Kelemahan yang lain adalah amat kecilnya tegangan listrik yang dihasilkan alat ini, dikarenakan jalur arus tunggal yang melalui fluks magnetik.
[sunting] Dinamo
Dinamo adalah generator listrik pertama yang mampu mengantarkan tenaga untuk industri, dan masih merupakan generator terpenting yang digunakan pada abad ke-21. Dinamo menggunakan prinsip elektromagnetisme untuk mengubah putaran mekanik menjadi listrik arus bolak-balik.
Dinamo pertama berdasarkan prinsip Faraday dibuat pada 1832 oleh Hippolyte Pixii, seorang pembuat peralatan dari Perancis. Alat ini menggunakan magnet permanen yang diputar oleh sebuah "crank". Magnet yang berputar diletakaan sedemikian rupa sehingga kutub utara dan selatannya melewati sebongkah besi yang dibungkus dengan kawat. Pixii menemukan bahwa magnet yang berputar memproduksi sebuah pulsa arus di kawat setiap kali sebuah kutub melewati kumparan. Lebih jauh lagi, kutub utara dan selatan magnet menginduksi arus di arah yang berlawanan. Dengan menambah sebuah komutator, Pixii dapat mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah.
[sunting] Dinamo Gramme
Namun, kedua desain di atas menderita masalah yang sama: mereka menginduksi "spike" arus diikuti tanpa arus sama sekali. Antonio Pacinotti, seorang ilmuwan Italia, memperbaikinya dengan mengganti kumparan berputar dengan yang "toroidal", yang dia ciptakan dengan mebungkus cincin besi. Ini berarti bahwa sebagian dari kumparan terus melewati magnet, membuat arus menjadi lancar. Zénobe Gramme menciptakan kembali desain ini beberapa tahun kemudian ketika mendesain pembangkit listrik komersial untuk pertama kalinya, di Paris pada 1870-an. Desainnya sekarang dikenal dengan nama dinamo Gramme. Beberapa versi dan peningkatan lain telah dibuat, tetapi konsep dasar dari memutar loop kawat yang tak pernah habis tetap berada di hati semua dinamo modern.
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Generator_listrik"
Kategori: Teknik elektro | Tenaga listrik

SOAL SEMESTER


UJIAN TENGAH SEMESTER
PROGRAM STUDI TEKNIK OTOMOTIF
SMK NEGERI 4 KOTA BENGKULU
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
 

MATA KULIAH                   : MENERAPKAN PROSEDUR KESELAMATAN, KESEHATAN
                                         KERJA DAN LINGKUNGAN
PROGRAM KEAHLIAN        : TEKNIK KENDERAAN RINGAN (TKR)
SEMESTER                        : 1 (SATU)
GURU MATE PELAJARAN   : DRS. MAHURI
                            

SOAL  MENERAPKAN PROSEDUR KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA DAN LINGKUNGAN TEMPAT KERJA
1.   Apa tujuan utama penerapan keselamatan dan kesehatan Kerja (K3)
2.   Sebutkan undang-undang nomor berapa yang terkait dengan Keselamatan kerja
3.    Jelaskan salah satu aspek yang anda ketahui tentang prinsip dasar penerapan K3
4.   Jelaskan alat pelindung  diri bagi pekerja yang anda ketahui
5.   Akibat Kebakaran bukan hanya kerugian materi tetapi juga kerugian non materi seperti meninggal dunia. Sebutkan 3 unsur terjadinya kebakaran
6.   Coba jelaskan klasifikasi kebakaran kelas A
7.   Sebutkan ada berapa faktor bahaya lingkungan yang dapat menimbulkan kecelakaan maupunpenyakit akibat kerja
8.   Apasaja yang memperngaruhi Faktor Fisik dalam lingkungan yang menimbulkan kecelakaan maupun penyakit akibat kerja




UJIAN TENGAH SEMESTER
PROGRAM STUDI TEKNIK OTOMOTIF
SMK NEGERI 4 KOTA BENGKULU
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
 

MATA KULIAH                   : MENGGUNAKAN PERALATAN DAN PERLENGKAPAN
                                         TEMPAT KERJA
PROGRAM KEAHLIAN        : TEKNIK KENDERAAN RINGAN (TKR)
SEMESTER                        : 1 (SATU)
GURU MATE PELAJARAN   : DRS. MAHURI
                            

SOAL MENGGUNAKAN PERALATAN DAN PERLENGKAPAN TEMPAT KERJA
1.   Jelaskan cara memilih dan menggunakan peralatan tangan
2.   Jelaskan hal yang penting yang harus dipahami saat memilih alat yang sesuai untuk baut dan mur
3.   Apa kegunaan sikat kawat dan bagaimana cara penggunaannya
4.   Jelaskan cara pemeliharaan sikat kawat
5.   Sebutkan langkah-langkah sebagai acuan dalam mengendorkan dan mengencangkan baut atau mur dengan kunci ring










UJIAN TENGAH SEMESTER
PROGRAM STUDI TEKNIK OTOMOTIF
SMK NEGERI 4 KOTA BENGKULU
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
 

MATA KULIAH                   : MENJELASKAN PROSES-PROSES MESIN KONVERSI ENERGI
PROGRAM KEAHLIAN        : TEKNIK KENDERAAN RINGAN (TKR)
SEMESTER                        : 1 (SATU)
GURU MATE PELAJARAN   : DRS. MAHURI
                            

SOAL MENJELASKAN PROSES-PROSES MESIN KONVERSI ENERGI
1.   Apa yang dinamakan Refrigerasit
2.   Sebutkan manfaat Refrigerasi bagi kehidupan manusia di era teknologi dewasa ini
3.   Apa yang anda ketahui dengan Kompresor coba jelaskan
4.   Sebutkan jenis-jenis kompresor
5.   Apa yang dinamakan dengan motor bakar coba jelaskan
6.   Jika dipandang dari cara memperoleh energi termal maka motor bakar dapat dibagi menjadi 2 golongan coba jelaskan
7.   Cara kerja motor bensin ada 4 langkah coba jelaskan
8.   Apa yang dinamakan dengan generator listrik
9.   Siapa yang pertama kali menerapkan atau membuat generator elektomagnetik dan tahun berapa
10.                Coba jelaskan apa yang dinamakan motor listrik

Motor Listrik

Motor listrik
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
 Belum Diperiksa


motor listrik
Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Alat yang berfungsi sebaliknya, mengubah energi mekanik menjadi energi listrik disebut generator atau dinamo. Motor listrik dapat ditemukan pada peralatan rumah tangga seperti kipas angin, mesin cuci, pompa air dan penyedot debu.
Motor listrik yang umum digunakan di dunia Industri adalah motor listrik asinkron, dengan dua standar global yakni IEC dan NEMA. Motor asinkron IEC berbasis metrik (milimeter), sedangkan motor listrik NEMA berbasis imperial (inch), dalam aplikasi ada satuan daya dalam horsepower (hp) maupun kiloWatt (kW).
Motor listrik IEC dibagi menjadi beberapa kelas sesuai dengan efisiensi yang dimilikinya, sebagai standar di EU, pembagian kelas ini menjadi EFF1, EFF2 dan EFF3. EFF1 adalah motor listrik yang paling efisien, paling sedikit memboroskan tenaga, sedangkan EFF3 sudah tidak boleh dipergunakan dalam lingkungan EU, sebab memboroskan bahan bakar di pembangkit listrik dan secara otomatis akan menimbulkan buangan karbon yang terbanyak, sehingga lebih mencemari lingkungan.
Standar IEC yang berlaku adalah IEC 34-1, ini adalah sebuah standar yang mengatur rotating equipment bertenaga listrik. Ada banyak pabrik elektrik motor, tetapi hanya sebagian saja yang benar-benar mengikuti arahan IEC 34-1 dan juga mengikuti arahan level efisiensi dari EU.
Banyak produsen elektrik motor yang tidak mengikuti standar IEC dan EU supaya produknya menjadi murah dan lebih banyak terjual, banyak negara berkembang manjdi pasar untuk produk ini, yang dalam jangka panjang memboroskan keuangan pemakai, sebab tagihan listrik yang semakin tinggi setiap tahunnya.
Lembaga yang mengatur dan menjamin level efisiensi ini adalah CEMEP, sebuah konsorsium di Eropa yang didirikan oleh pabrik-pabrik elektrik motor yang ternama, dengan tujuan untuk menyelamatkan lingkungan dengan mengurangi pencemaran karbon secara global, karena banyak daya diboroskan dalam pemakaian beban listrik.
Sebagai contoh, dalam sebuah industri rata-rata konsumsi listrik untuk motor listrik adalah sekitar 65-70% dari total biaya listrik, jadi memakai elektrik motor yang efisien akan mengurangi biaya overhead produksi, sehingga menaikkan daya saing produk, apalagi dengan kenaikan tarif listrik setiap tahun, maka pemakaian motor listrik EFF1 sudah waktunya menjadi keharusan.
[sunting] Prinsip kerja motor listrik


Prinsip kerja motor listrik
Pada motor listrik tenaga listrik dirubah menjadi tenaga mekanik. Perubahan ini dilakukan dengan merubah tenaga listrik menjadi magnet yang disebut sebagai elektro magnit. Sebagaimana kita ketahui bahwa : kutub-kutub dari magnet yang senama akan tolak-menolak dan kutub-kutub tidak senama, tarik-menarik. Maka kita dapat memperoleh gerakan jika kita menempatkan sebuah magnet pada sebuah poros yang dapat berputar, dan magnet yang lain pada suatu kedudukan yang tetap.
[sunting] Lihat pula
•    Mobil listrik
•    Sepeda motor listrik
•    Kipas angin
•    Mesin cuci
•    Kereta rel listrik
•    Motor listrik digital

Motor bakar

Mengenal Motor Bakar
(Oleh Okasatria Novyanto)
Motor bakar adalah mesin atau pesawat yang menggunakan energi termal untuk melakukan kerja mekanik, yaitu dengan cara merubah energi kimia dari bahan bakar menjadi energi panas, dan menggunakan energi tersebut untuk melakukan kerja mekanik. Energi termal diperoleh dari pembakaran bahan bakar pada masin itu sendiri. Jika ditinjau dari cara memperoleh energi termal ini (proses pembakaran bahan bakar), maka motor bakar dapat dibagi menjadi 2 golongan yaitu: motor pembakaran luar dan motor pembakaran dalam.
I. Motor pembakaran luar
Pada motor pembakaran luar ini, proses pembakaran bahan bakar terjadi di luar mesin itu, sehingga untuk melaksanakan pembakaran digunakan mesin tersendiri. Panas dari hasil pembakaran bahan bakar tidak langsung diubah menjadi tenaga gerak, tetapi terlebih dulu melalui media penghantar, baru kemudian diubah menjadi tenaga mekanik. Misalnya pada ketel uap dan turbin uap.
II. Motor pembakaran dalam
Pada motor pembakaran dalam, proses pembakaran bahan bakar terjadi di dalam mesin itu sendiri, sehingga panas dari hasil pembakaran langsung bisa diubah menjadi tenaga mekanik. Misalnya : pada turbin gas, motor bakar torak dan mesin propulasi pancar gas.
A. Prinsip Kerja Motor Bensin
Pada motor bensin, bensin dibakar untuk memperoleh energi termal. Energi ini selanjutnya digunakan untuk melakukan gerakan mekanik. Prinsip kerja motor bensin, secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut : campuran udara dan bensin dari karburator diisap masuk ke dalam silinder, dimampatkan oleh gerak naik torak, dibakar untuk memperoleh tenaga panas, yang mana dengan terbakarnya gas-gas akan mempertinggi suhu dan tekanan. Bila torak bergerak turun naik di dalam silinder dan menerima tekanan tinggi akibat pembakaran, maka suatu tenaga kerja pada torak memungkinkan torak terdorong ke bawah. Bila batang torak dan poros engkol dilengkapi untuk merubah gerakan turun naik menjadi gerakan putar, torak akan menggerakkan batang torak dan yang mana ini akan memutarkan poros engkol. Dan juga diperlukan untuk membuang gas-gas sisa pembakaran dan penyediaan campuran udara bensin pada saat-saat yang tepat untuk menjaga agar torak dapat bergerak secara periodik dan melakukan kerja tetap.
 
Kerja periodik di dalam silinder dimulai dari pemasukan campuran udara dan bensin ke dalam silinder, sampai pada kompresi, pembakaran dan pengeluaran gas-gas sisa pembakaran dari dalam silinder inilah yang disebut dengan “siklus mesin”. Pada motor bensin terdapat dua macam tipe yaitu: motor bakar 4 tak dan motor bakar 2 tak. Pada motor 4 tak, untuk melakukan satu siklus memerlukan 4 gerakan torak atau dua kali putaran poros engkol, sedangkan pada motor 2 tak, untuk melakukan satu siklus hanya memerlukan 2 gerakan torak atau satu putaran poros engkol.
B. Cara Kerja Motor Bensin 4 Langkah
Torak bergerak naik turun di dalam silinder dalam gerakan reciprocating. Titik tertinggi yang dicapai oleh torak tersebut disebut titik mati atas (TMA) dan titik terendah disebut titik mati bawah (TMB). Gerakan dari TMA ke TMB disebut langkah torak (stroke). Pada motor 4 langkah mempunyai 4 langkah dalam satu gerakan yaitu langkah penghisapan, langkah kompresi , langkah kerja dan langkah pembuangan.
B.1. Langkah hisap
Pada gerak hisap, campuran udara bensin dihisap ke dalam silinder. Bila jarum dilepas dari sebuah alat suntik dan plunyernya ditarik sedikit sambil menutup bagian ujung yang terbuka dengan jari (alat suntik akan rusak bila plunyer ditarik dengan tiba-tiba), dengan membebaskan jari akan menyebabkan udara masuk ke alat suntik ini dan akan terdengar suara letupan. Hal ini terjadi sebab tekanan di dalam lebih rendah dari tekanan udara luar. Hal yang sama juga terjadi di mesin, torak dalam gerakan turun dari TMA ke TMB menyebabkan kehampaan di dalam silinder, dengan demikian campuran udara bensin dihisap ke dalam. Selama langkah torak ini, katup hisap akan membuka dan katup buang menutup.
B.2. Langkah kompresi
Dalam gerakan ini campuran udara bensin yang di dalam silinder dimampatkan oleh torak yang bergerak ke atas dari TMB ke TMA. Kedua katup hisap dan katup buang akan menutup selama gerakan tekanan dan suhu campuran udara bensin menjadi naik. Bila tekanan campuran udara bensin ini ditambah lagi, tekanan serta ledakan yang lebih besar lagi dari tenaga yang kuat ini akan mendorong torak ke bawah. Sekarang torak sudah melakukan dua gerakan atau satu putaran, dan poros engkol berputar satu putaran.
B.3. Langkah kerja
Dalam gerakan ini, campuran udara bensin yang dihisap telah dibakar dan menyebabkan terbakar dan menghasilkan tenaga yang mendorong torak ke bawah meneruskan tenaga penggerak yang nyata. Selama gerak ini katup hisap dan katup buang masih tertutup. Torak telah melakukan tiga langkah dan poros engkol berputar satu setengah putaran.
B.4. Langkah buang
Dalam gerak ini, torak terdorong ke bawah, ke TMB dan naik kembali ke TMA untuk mendorong gas-gas yang telah terbakar dari silinder. Selama gerak ini kerja katup buang saja yang terbuka. Bila torak mencapai TMA sesudah melakukan pekerjaan seperti di atas, torak akan kembali pada keadaan untuk memulai gerak hisap. Sekarang motor telah melakukan 4 gerakan penuh, hisap- kompresi-kerja-buang. Poros engkol berputar 2 putaran, dan telah menghasilkan satu tenaga. Di dalam mesin sebenarnya, membuka dan menutupnya katup tidak terjadi tepat pada TMA dan TMB, tetapi akan berlaku lebih cepat atau lambat, ini dimaksudkan untuk lebih efektif lagi untuk aliran gas.
Mengenal Motor Bakar


1.   
 9 p.


 8 p.


Recent Readcasters

Jumat, 19 November 2010

Jika Saja Pendidikan Dimaknai Sebagai “Industri”

Koleksi Pribadi
Ketika mendengar kata industri, benak kita langsung mengsumsikan kegiatan yang berhubungan dengan aktifitas sebuah pabrik. Asumsi itu hanya berhenti pada pabriknya saja tanpa berkembang lebih jauh atau mau repot lagi berpikir mengenai, ada apa saja dalam aktifitas sebuah pabrik ? Istilah yang berkembang juga menyatakan bahwa sepak bola di negara-negara Eropa adalah industri. Berarti kata industri telah sepakat dipahami oleh masyarakat kita sebagai kegiatan yang dikelola dengan baik dan menghasilkan produk yang diminati oleh masyarakat penggunanya. Definisi ini ditetapkan saja dengan tidak mengurai lagi secara panjang lebar definisi sebenarnya menurut kamus ekonomi.
Dalam ranah pendidikan yang juga terdapat organisasi pengelola, ada proses, ada produk, ada standar kualitas atas produk tersebut dan tentu saja ada biaya yang ditimbulkan, berarti pendidikan juga layak dikatakan sebagai kegiatan “industri raksasa” dari sebuah negara.
Jika kita sepakat dengan istilah bahwa di Eropa sepak bola adalah industri, berarti ada pemahaman bahwa besarnya biaya produksi yang telah dikeluarkan masih tetap menghasilkan pendapatan yang lebih besar lagi ketika kontrol kualitas dari sepak bola mereka tetap terjaga.Namun pada pendidikan bukan persoalan profit yang menjadi tolok ukur, tetapi lebih menekankan pada menjaga kontrol kualitas dari produk yang dihasilkan oleh pendidikan itu sendiri, yaitu mutu pendidikan.
Mari kita urai bagaimana pendidikan itu merupakan kegiatan “industri raksasa”. Pertama Kemdiknas, adalah organisasi pusat yang menangani pendidikan dengan alokasi dana operasionalnya yang menyedot 20% dana APBN yang seharusnya disebar ke 33 “cabang utamanya” yang ada diseluruh provinsi serta ± 416 “anak cabang” yang ada di kabupaten kota. Kemudian ada sekolah diibaratkan sebagai ribuan “pabrik” yang tersebar dalam pengawasan langsung oleh “anak cabang” dan beberapa “pabrik”(dikti) masih dalam pengawasan organisasi pusat.
Sebagaimana sebuah jaringan industri, berarti seluruh organisasi pendidikan ini bertanggung jawab kepada user pemakai jasanya yakni masyarakat melalui produk yang dihasilkan. Sebab apapun yang menjadi slogan, yang pasti user tetap dikenai biaya sebagai wujud peran sertanya terhadap produk “pabrik-pabrik” ini.
Dan sebagai user, masyarakat berhak menuntut kalau hasil produksinya(siswa), tidak menunjukkan kualitas seperti yang dinginkan.
Terlepas dari mana sumber dana terbesar dalam mengolah sumber daya ini berasal, yang pasti user masih kecewa dengan kontrol kualitas dari produk yang dihasilkan.
Kelemahan–kelemahan penyebab kualitas produk yang rendah ini telah disikapi oleh organisasi pengelola dengan menentukan sasaran tembaknya hanya pada peningkatan kulitas para “pekerja tehnis di pabrik”.
Tetapi sesungguhnya jika kita memaknai pendidikan itu layaknya sebuah industri, bukan “pekerja tehnis pabriknya” saja yang dijadikan sasaran tembak perbaikan kualitas produk. Sebab para “pekerja” ini juga adalah hasil produksi terdahulu dari “pabrikan” yang beroperasi pada sistim dan manajemen yang sama.
Jadi jika ini disadari dengan sesadar-sadarnya, berarti kelemahan ada pada sistim yang sudah berjalan yang semestinya dibenahi lagi. Sebab layaknya sebuah industri yang mempertahankan kualitas produk, maka sudah saatnya pendidikan mengkaji lagi lebih serius semua program yang telah dicanangkan, dengan catatan, berangkat dari perencanaan matang yang lahir dari analisis cerdas serta didukung sumber data yang akurat dan dilaksanakan dengan kontrol yang ketat.
Sendainya pembenahan ini dilakukan, maka pendidikan akan menjadi “industri” dengan keuntungan yang menyertainya, walaupun ditempuh dengan waktu break event point yang agak lama tapi pasti menjanjikan profit kemakmuran bagi masyarakat Indonesia.-
Tulisan ini juga dimuat di kompasiana

Minggu, 14 November 2010

Recycling Day di Perpustakaan Kami

Tulisan ini saya anggap sebagai portofolio kegiatan anak-anak saya bersama teman-temannya, member taman bacaan. Setelah lama ingin membuat acara rutin di luar kegiatan meminjam dan mengembalikan buku, akhirnya kesampaian juga niat itu Sabtu, 13 November 2010. Alhamdulillah. Walaupun saya sedang melawan flu, melihat anak-anak bersemangat, jadinya ketularan ikut bersemangat.

Karena projek belum selesai seluruhnya sampai jam 5 sore, acara recycle kertas bekas ini pun setuju dilanjut pada keesokan harinya. Lewat kegiatan perdana ini saya juga jadi belajar bagaimana mengajar dengan teknik yang efisien, mudah dimengerti, dan mudah pula dipraktikkan anak-anak. Tentunya masih belum maksimal, tapi luar biasa senang karena punya kesempatan untuk melatihnya lewat kegiatan ini.

Target jangka pendek, anak-anak harus merasa mampu. Karena itulah latihan awal diusahakan berupa benda yang paling mudah dibuat, dan tuntas minimal 1 masing-masing. Dan anak-anak berhasil membuat tempat pensil duduk dari kotak bekas minuman, dikombinasikan dengan kepangan kertas koran. Karya mereka bisa dibawa pulang.

Target jangka panjang, anak-anak jadi kreatif memanfaatkan barang-barang bekas yang biasanya hanya menjadi sampah. Mereka jadi kelompok anak-anak yang peduli lingkungan. Duh, sungguh harapan yang mungkin terlampau tinggi. Semoga diberi anugerah untuk istiqomah.

Hari ke-2
Ahad, 14 November 2010, pukul 10-an anak-anak datang lagi dengan formasi yang sedikit berbeda dengan hari sebelumnya. Kali ini mereka membawa berbagai macam kotak bekas, dari mulai kotak bekas pasta gigi sampai kardus bekas minuman ringan.

Supaya mereka memiliki goal, saya coba tanyakan, apa yang paling ingin mereka buat. Ups! Ternyata jawabannya hampir seragam, kotak pensil yang ada tutupnya, yang bisa dibawa ke sekolah.

Meskipun mereka harus melipat kertas bahan anyaman sebanyak 30 buah, ternyata dengan membuat goal, mereka begitu pantang untuk menyerah. Berkali-kali saya tanya, "Sudah capek? Belum menyerah?". Jawabannya tetap sama, "Belum! Nggak akan menyerah!". Salut juga. Meskipun tetap masih belum rampung semuanya, karena hari sudah gelap mau hujan, tapi sudah ada juga yang dihasilkan. Coba saja lihat suasana dan ekspresi wajah anak-anak yang begitu antusias, fokus. Nggak nyangka, awal recycling day menyenangkan. ^_^.




Bahkan sampai menjelang pulang sisa rasa pensaran masih nampak. Maka saya ijinkan mereka membawa bahan-bahan yang diperlukan, seperti lem lilin dan pewarna, supaya projeknya bisa mereka lanjutkan di rumah. Seminggu sekali nampaknya akan kurang pada tahap awal ini. ^_^.