Sabtu, 14 Juni 2008

Rangkai Ketakjuban

Kala malam kembali tertaut
kupandang mata sembab yang terbasah hujan sedih penyesalan

samar terdengar telinga yang menilik
sebuah lantun harap disela isak yang begitu tersengal berat mengandungi juta makna

tuhan kembali aku diperaduan kasih Mu setelah keingkaran dan kejahatamku
begitu berat dan berpeluh makna ucapan itu
ungkap antara takut, cinta,
takjub, serta kedekatan yang teraduk menyatu hatinya pada Sang Junjungan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar