Sabtu, 24 September 2011

Mengintip Data Center Microsoft

Si Bos
Microsoft Corporation (NASDAQ: MSFT, didirikan 1975), berkantor pusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat, adalah perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia (dengan lebih dari 50.000 karyawan di berbagai negara, hingga Mei 2004). Microsoft mengembangkan, membuat, melisensikan dan mendukung beragam jenis produk software untuk berbagai peralatan perkomputeran. Produknya yang paling terkenal adalah kelompok sistem operasi Microsoft Windows, yang telah ada di mana-mana dalam pasar komputer desktop.
Strategi bisnis Microsoft yang agresif telah mengakibatkan beberapa penyelidikan pemerintah, termasuk tuntutan hukum federal pada tahun 1998 di mana Microsoft dinyatakan telah secara ilegal menggunakan kekuatan monopolinya untuk mengalahkan pesaingnya; melalui aksi banding dan negosiasi, Microsoft telah mengurangi pengaruh dari keputusan ini pada pengoperasian perusahaan dan status keuangannya.

Pernah mengingat Microsoft memiliki data center yang disebut Cloud. Sistem data center Microsoft dapat dipindah kemana saja bila diperlukan. Menjadi pusat server seperti Bing, Office 2010 dan Exchange Server. Isi terbesar pastinya pada server dan harddisk. Salah satunya ada di Chiago Data Center, memiliki ruang 700 ribu kaki, membutuhkan power 30MW bahkan satu hari dapat pencapai 60MW. Microsoft sendiri sedang mempelajari untuk mencari alternatif power listrik. Seperti data center di Quincy Washington yang mengunakan power turbin tenaga air berkekuatan 27MW.

Ada berapa data center Microsoft, konon 10 buah di Amerika. Dan sekurang kurangnya ada 100 ditempatkan diseluruh dunia. Bukan hanya Microsoft, Google juga memiliki data center yang sama besarnya seperti Microsoft. Dan tersebar diseluruh dunia. Ketika pemberitaan, hanya ruang kosong dan box container saja yang tampil pada photo. Kali ini tampil dengan isi berikut ini :
Rak Server
Pembangkit dan Pendingin
container nya

Lanjut untuk melihat videonya...


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar