Minggu, 11 November 2012

Ulet dan Sabar Dalam Fotografi


Apakah Judul tulisan ini lebay ? juga sepertinya akan menjelaskan konsep yang membosankan, basi dan teoritis ? Tidak kawan, jauh dari hal-hal seperti itu.
Saya sebenarnya hanya sekedar share pengalaman untuk kawan-kawan yang hobi fotografi, bahwa melatih kesabaran dan keuletan untuk sebuah moment yang lama kita idamkan, sebaiknya latihlah pada si emprit.
Kenapa harus emprit ? Sebab inilah jenis burung kecil mungil dengan kecepatan terbang yang luar biasa singkat. Bahkan dalam jarak pendek mereka terkadang hanya melompat. Dan terutama mereka mudah dijumpai bertebaran di sekitar tempat tinggal kita.
Satu lagi yang hampir terlewatkan. Fotolah burung ini apa adanya sesuai kondisi liarnya. Jangan diumpan dengan menggunakan makanan, sebab bukankah kita sedang mengasah dan melatih tantangan dalam fotografi ?

Dalam fotografi, memotret burung liar dikenal dengan birding. Dengan modal lensa tele dan rajin hunting ke lokasi habitatnya, kita akan mendapatkan bermacam moment burung yang akan kita foto.
Tetapi bagaimana dengan foto emprit dalam kondisi terbang ? Mungkin sesuatu yang cukup sulit (di gugling juga hanya ada beberapa saja). Ujian kecepatan dan ketepatan fokus lensa kamera plus kesabaran, leher pegal juga mata kelilipan mungkin akan kita alami dengan burung liar kecil mungil ini.

Pada foto-foto di bawah ini, saya menggunakan Nikon D300 + Lensa 18-200 VR.
Mode Manual, Focal Length 150mm (ketajaman lensa ini hanya pada 135 s/d 150 mm), F/5.6, Speed 1000 dan ISO 200.
Auto Focus dimatikan mengingat kecepatan 18-200 mm pun tidak dapat mengunci kecepatan terbang si emprit dalam jarak pendek.
Sebagai gantinya, area fokus dipilih pada ujung bunga dan atap rumah, dengan perkiraan area tajam tersebut akan dilewati burung.
Kendala frontal dengan kondisi langit yang sangat cerah di pagi hari terpaksa diabaikan sebab posisi membelakanginya tidak mungkin lagi juga si emprit yang super lincah akan menghindar dan berpindah ke area lain. So disinilah kesabaran itu :)
Hasilnya mungkin bola mata si emprit tidak muncul pada foto yang dihasilkan. Tetapi jika anda mencobanya dengan tele lens yang lebih berkelas mungkin hasilnya akan lebih baik.

And..jangan lupa centang kesan yang anda dapat setelah akhir tulisan ini...salam.














Tidak ada komentar:

Poskan Komentar