Minggu, 18 Mei 2008

Ibu...4ku Rindu



Ibu


Ibu. . ........



Berulang mengulang namamu tak menjadi jemu
Senandung tidur untukku terus dan akan tetap berarti walau hingga kini tak henti terenggut waktu.



Serunai indah sembahan, nama para kekasih Tuhan ibu jejak dalam batin tak lelah menghangat ruh pemikiran diri.



Rekah cabang ruhani memuncak berkat gendongan penuh kasih.



Lentik akhlak berawal dari detak jantung.

Ajaran santun dalam buaian ibu.



Lakumu menjadi guru.

Betapa ucap qur'ani jua hiasan wudzu tak pernah lepas dari harimu.
Ibu



sungguh



semua menjadi kagum dan bangga



ketika para ibu mengikuti langkahmu



menapak jalan kinasih



putri nabi


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar