Jumat, 02 Mei 2008

Senjata Mainan

Fire! Fire! Dor! Dor!
Berulang-ulang suara itu terdengar di halaman depan. Anak tetangga punya mainan baru, sebuah senjata elektrik. Sebentar, anak laki-laki saya nampak terkagum-kagum setiap kali temannya itu mengacung-acungkan senjatanya. Tapi syukur deh, setelah itu dia tak lagi peduli. Ia mengayuh sepeda roda "empat"-nya untuk berlatih.

Saya tidak mengerti mengapa beberapa orang tua mau membelikan mainan senjata seperti itu buat anak-anak balitanya. Bagi saya pribadi, terlalu sedikit hal positif yang bisa dipelajari anak dari mainan semacam itu. Selain tidak membuat anak-anak bergerak, mainan semacam itu juga memberikan pengaruh emosional yang impulsif dan menyerang. Imajinasi anak, saya yakin juga akan melayang pada situasi yang kurang bagus, yaitu peperangan dan penyerangan.

Entahlah, mungkin setiap orang memang memiliki cara pandang masing-masing tentang bagaimana mendidik anak-anaknya. Akan tetapi, saya pikir tak ada salahnya kalau orang tua belajar tentang edukasi sedalam-dalamnya, sehingga beberapa hal yang bersifat prinsipil tak terlewatkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar