Senin, 19 April 2010

Ketika Steve and Bill Bicara (Steve-Gates)


"Saya percaya bahwa kesukaan Steve Jobs akan seni ini sudah ada sejak dia lahir, tapi ada jalur kehidupannya yang membuat dia menjadi demikian. Dalam "commencement speech" di Stanford University tahun 2005 ( transkripada di sini, audio file ada di sini ), Steve Jobs menceritakan pengalaman hidupnya. Salah satunya adalah pengalaman dia drop out dari sekolah. Reed College, tempat dia sekolah dulu, merupakan salah satu sekolah yang terbaik dalam bidang kaligrafi di Amerika. "



Steve Jobs: Sederhana.

Kebetulan saya pernah menyaksikan dua presentasi Steve Jobs pada acara peluncuran Apple Mac berbasis prosesor Intel dan peluncuran iPhone. Ia berdiri di panggung yang amat luas dengan layar raksasa. Di layar lebar itulah materi presentasinya terpampang. Sebuah materi presentasi yang sederhana. Kadang kosong. Lalu muncul gambar, tabel, dan sedikit teks untuk mendukung presentasinya.

Yang mengherankan, inovasi luar biasa penggunaan prosesor Intel ke dalam Apple Mac ataupun revolusi iPhone, bisa disampaikan dengan begitu detil, hanya dengan slide-slide presentasi yang sunyi. Ia “menggores kanvas presentasi” dengan penuturan cerita yang luar biasa. Ucapannya yang meluncur mulus dari bibirnya terangkai dengan indah menjadi kalimat yang enak didengar dan jelas. Gabungan antara kemampuan tutur plus kesederhanaan slide presentasi itu memberikan efek yang hebat ke pendengarnya.


"Saudaraku, sangat bijak bila kita tidak terburu-buru menyalahkan atau berburuk sangka kepada Allah, saat doa-doa kita belum terkabul. Sebab, tidak ada yang menghambat ijabahnya doa dan datangnya pertolongan Allah selain diri kita sendiri. Ada nasihat menarik dari Ibnu Athailah, Jangan menuntut Allah karena terlambatnya permintaan yang telah engkau panjatkan kepada-Nya. Namun hendaknya engkau mengoreksi diri. Tuntut dirimu supaya tidak terlambat melaksanakan kewajiban-kewajibanmu kepada Allah."
~Aa Gym~

Dana Sekolah Gratis Segera Dicairkan

MUSIRAWAS-Setelah sempat tertunda, akhirnya tim manajemen sekolah gratis Provinsi Sumsel akan mencairkan dana sekolah gratis. Dengan total keseluruhan Rp 6,330 miliar, dana sekolah gratis akan dicairkan untuk 631 sekolah di Kabupaten Musi Rawas (Mura). 
“Jika tidak ada perubahan dana sekolah gratis dapat diambil paling lambat 26 April mendatang. Saat ini bagian administrasi masih mengadakan pemecahan dana per sekolah,” demikian dikatakan, Ketua Tim Sekolah Gratis Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Hartoyo kepada wartawan koran ini di ruang kerjanya, Senin (19/4). Adapun dana sekolah gratis disalurkan yakni 422 SD Rp 2,1 miliar. 
Kemudian 36 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Rp 138 juta, 89 SMP Rp 990 juta, 37 MTs Rp 166 juta. Sedangkan untuk 30 SMA Rp 2,2 miliar, 5 SMK Rp 223 juta dan 12 MA Rp 378 juta. 
Sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Sumsel No. 30 Tahun 2009 serta Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumsel No.3 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Program Sekolah Gratis. Untuk itu program sekolah gratis bertujuan meringankan beban orang tua/wali siswa dari kewajiban membayar biaya operasional sekolah. Sasarannya, setiap siswa mulai dari jenjang SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/MA/SMK baik negeri maupun swasta kecuali SSN, RSBI, dan SBI.
Untuk itu kewajiban yang harus dilakukan setiap sekolah penerima program sekolah gratis, yaitu membebaskan orang tua siswa dari pungutan biaya sekolah. Disamping itu membuat dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan sesuai peraturan dan Undang Undang yang berlaku kepada tim manajemen program sekolah gratis Kabupaten Mura. Dan khusus SSN, RSBI, SBI menyampaikan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (RAPBS).
Penggunaan dana program sekolah gratis untuk biaya operasional sekolah, yang meliputi biaya kesejahteraan guru dan pegawai, biaya kegiatan belajar mengajar, biaya kegiatan peningkatan mutu guru, dan biaya kegiatan ekstrakurikuler (kesiswaan) yang alokasi penggunaannya akan diatur dalam Pergub. (16)

We&T-STIA Al Azhaar Adakan Seminar Super Great Memory

Mr SGM Bangunkan Raksasa Tidur di Otak

LUBUKLINGGAU-Workshop of Enterpreneur and Technology (We&T) ITS bekerjasama dengan STIA Al Azhaar Lubuklinggau akan menggelar pelatihan interaktif Super Genius Memory di Kota Lubuklinggau, pada 13 Mei mendatang. Acara yang juga bekerjasama dengan Harian Pagi Linggau Pos menghadirkan pemecah rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pria Indonesia pertama yang mampu mengingat satu set kartu acak dalam 1 menit 48 detik. 

Menurut Mansoeri Adam, dari STIA Al Azhaar Lubuklinggau, pelatihan Super Genius Memory langsung dilatih oleh pendiri dan Direktur Brain’s Power Indonesia, Irwan Widiatmoko. Pelatihan ini bertujuan melejitkan daya ingat, diperkirakan akan diikuti peserta yang antusias ingin tahu rahasia sang Grand Master of Memory. 
Untuk diketahui, biasanya Irwan yang juga disebut Mr SGM (Super Genius Memory) ternyata juga lulusan Teknik Sipil ITS. Mr SGM mengawali pelatihan dengan meminta peserta berkenalan dengan teman-teman di sekitar mereka masing-masing. “Materi pelatihan diawali dengan breaksfast brain. Peserta harus menghafal 30 kata buatan peserta sendiri dan disusun berurutan beserta nomor urutannya. Tentunya yang diminta Mr SGM membuat kaget peserta, hanya dengan waktu 120 detik harus menghafalkan kata-kata tersebut,” papar Mansoeri Adam menyebutkan, lokasi acara seminar akan dikonfirmasi lebih lanjut kepada para peserta nantinya.
Mansoeri Adam menambahkan, nanti dalam seminar tersebut Mr SGM menjanjikan memberitahu rahasia menghafal kata-kata dalam bahasa asing, seperti bahasa Jerman dan Belanda. ”Mr SGM menerangkan kemampuan kapasitas otaknya untuk menghafal kata-kata itu belum 1 persen kemampuan otak manusia sebenarnya. Kemampuan menghafal seperti itu hanya 0,0001 persen kemampuan otak manusia yang sesungguhnya,” ungkap Mansoeri Adam. 
Ia menyitir pernyataan Mr SGM bahwa jumlah sel otak kita mencapai 1 triliun lebih, dengan kapasitas yang tidak kenal batas. “Secara logika dengan kelebihan otak kita, kita bisa setara dengan Einsten dan mampu berkreatifitas tanpa batas,”imbuhnya. 
Dalam membangunkan raksasa tidur dalam otak, Mr SGM mengatakan, harus adanya keseimbangan antara otak kanan dan kiri. Selama ini mungkin kita hanya memakai otak kiri kita dalam menghafal, bukannya dengan melibatkan otak kanan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di dunia kedokteran otak kanan memiliki kemampuan mengingat dalam jangka waktu lama. 
”Nanti pada sesi selanjutnya Mr SGM memberikan teknik dasar mengingat sejumlah informasi dengan cara membuat cerita yang imajinatif antar informasi tersebut. Kuncinya ada diimajinasi Anda, semakin terlatih berimajinasi semakin terlatih pula kalian menghafal,” papar Mansoeri Adam mengulang pernyataan Mr SGM. Jika berminat mengikuti seminar ini dapat mendaftarkan diri ke STIA Al Azhaar Lubuklinggau dengan menggunting kupon pendaftaraan yang ada di koran Linggau Pos.(06)

SMK Yadika Utamakan Alumni Siap Kerja


f-Leo/Linggau Pos
Foto Bersama :
Kepala SMK Yadika CH. Ibramsyah dan staf beserta dewan guru foto bersama para alumni perdana.

LUBUKLINGGAU-Untuk menyesuaikan harapan pemerintah yang menggalakkan mutu pendidikan di SMK, maka SMK Yadika Lubuklinggau miliki keunggulan tersendiri. Keunggulan itu merupakan jurusan yang diarahkan kepada skill setiap siswa.

Ketua Jurusan TKJ SMK Yadika Kota Lubuklinggau, Tajussalatin mengatakan, pihaknya mendidik siswa untuk siap berkerja di era globalisasi sekarang ini. Maka dari itu, jurusan yang ditawarkan merupakan jurusan yang menggodok siswa untuk siap kerja. Mulai dari jurusan TKJ maupun Akuntansi yang mengarah kepada skill siswa.
“Di sini siswa diajarkan bagaimana mereka memiliki kemampuan kerja sendiri setelah tamat nanti. Untuk itu kita menciptakan skill yang baik bagi siswa. Setiap siswa yang lulus dari SMK Yadika sudah bisa kerja sendiri, karena kita mengarahkan pada mereka untuk mandiri. Ada salah satu siswa SMK Yadika mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) ditingkat provinsi, dengan demikian SMK Yadika mampu menciptakan skill siswa” kata Tajussalatin saat dijumpai di aula SMK Yadika, Senin (19/4).
Tajussalatin menambahkan, untuk acara perpisahan di SMK Yadikan akan menggunakan Toga layak kegiatan wisuda, karena pendidikan di SMK itu sangat berbeda dengan di sekolah-sekolah umum. ”Sebab di SMK menciptakan alumni yang benar-benar siap kerja,” ujarnya.
Kepala SMK Yadika, CH Ibramsyah menambahkan, bagi siswa tamatan SMK Yadika diharapkan tidak ada satupun alumni yang menganggur, karena tamatan SMK Yadika miliki banyak peluang kerja baik di dunia informasi maupun igoverment dan itu sesuai dengan skill yang dimiliki siswa. 
“jika tidak ada lowongan untuk mereka bekerja diluar, mereka bisa membuka usaha sendiri sesuai dengan skill,” ungkapnya. 
Masih kata Ibramsyah, melalui acara pelepasan ini diharapkan dapat menyambung tali silaturrahmi. ”Khususnya siswa kelas XII kita mengharapkan lulus 100 persen, sehingga alumni pertama ini dapat kesan yang membanggakan,” harapnya.(16)

Tingkatkan SDM Melalui Pembangunan Pendidikan

LUBUKLINGGAU-Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar mampu bersaing di era keterbukaan, maka pemerintah memandang perlu untuk menciptakan dan meningkatkan layanan pendidikan kepada seluruh warga Negara, minimal pada jenjang sekolah menengah pertama.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Lubuklingau, Hamdan Kamal mengatakan, untuk mewujudkannya Departemen Pendidikan Nasional merancang program Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun (Wajar) yang bermutu. “Pendidikan merupakan salah satu aspek terpenting dalam pembangunan bangsa. Sejarah menunjuk bahwa kunci keberhasilan pembangunan Negara maju adalah ketersediannya penduduk yang terdidik dalam jumlah jenis dan tingkat yang memadai,” kata Hamdan Kamal ketika ditemui wartawan koran ini, Senin (19/4).
Untuk itu setiap semua bangsa harus menempatkan pembangunan pendidikan sebagai prioritas utama dalam Program Pembangunan Nasioanal. Dengan demikian, SDM yang bermutu merupakan produk pendidikan dan kunci keberhasilan suatu Negara. (16)

TP PKK Kunjungi SLB


F-Istimewa
Yudi Wagiman 

LUBUKLINGGAU-Kalau tidak ada aral melintang, hari ini (Selasa, 20/4) Sekolah Luar Biasa (SLB) bertempat di Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I dikunjungi Tim Penggerak PKK Kota Lubuklinggau. Anjangsana tersebut dilakukan serangkaian kegiatan memperingati Hari Kartini 2010. 

Kepala SLB, Yudi Wagiman mengatakan, kunjungan tersebut untuk mengetahui bagaimana interaksi Kegiatan Belajar Sekolah (KBM) SLB. selain melihat KBM, kunjungan itu juga untuk mengetahui bagaimana cara anak dapat menerima pelajaran yang disampaikan guru sesuai metode pembelajaran.
“SLB Lubuklinggau memiliki empat jurusan, yakni tunanetra, tunarungu, tunakreta dan tunadaksa. Untuk jurusan tunanetra bisanya menerapkan metode pembelajaran dengan menggunakan bahasa isarat, sedangkan untuk autis/kreta dilakukan dengan fis to fis atau individu. Sebab, untuk anak autis kita tidak bisa menerapkan metode belajar mengajar yang sifatnya clasical,” kata Yudi wagiman saat dijumpai wartawan koran ini di ruang kerjanya, Senin (19/4).
Untuk jurusan tunanetra, lanjutnya, pihaknya melihat kondisi pada anak itu sendiri. Sebab, jika anak tergolong pada low efisien atau tunanetra ringan dapat dibantu dengan kacamata pembesar. Sehingga dengan alat tersebut dapat membantu anak melihat. 
Mengenai pelaksanaan Ujian Nasional (UN), sama halnya dengan sekolah umum. Hanya saja kurikulum pembelajaran yang membedakan antara SLB dengan sekolah umum. Untuk itu SLB Lubuklinggau dikelola oleh KUPTD provinsi tingkat I. “Siswa di SLB Lubuklinggau berjumlah 90 orang. Ke-90 siswa tersebut terdiri dari lima siswa SMA, 23 siswa/siswi SMP dan 62 murid SD,” ungkapnya.
Ditambahkannya, saat ini pihak sekolah menerima guru dari jurusan umum, untuk jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) belum ada di Kota Lubuklinggau. “Kita harap bagi guru senior dapat memberi masukan dan mengajar guru dari jalur umum jika ada kendala,” harapnya.(16)

Minggu, 18 April 2010

Sekolah Alam


Al Qur'an juga menempatkan secara istimewa lebah madu menjadi sebuah judul yaitu An Nahl (lebah Madu). dalam salah satu ayatnya

(Surah An Nahl ayat 68-69 tertulis: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibuat oleh manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah di mudahkan. Kemudian dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang berpikir.



Sekolah Alam

"Belajar Kepada Sang Lebah, Mengambil Sari Madu dari Banyak Bunga, Begitupun Manusia Megambil Begitu Banyak Saripati Kebijaksanaan dari Banyak Guru"


~Arip Nurahman~