Senin, 19 April 2010

TP PKK Kunjungi SLB


F-Istimewa
Yudi Wagiman 

LUBUKLINGGAU-Kalau tidak ada aral melintang, hari ini (Selasa, 20/4) Sekolah Luar Biasa (SLB) bertempat di Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I dikunjungi Tim Penggerak PKK Kota Lubuklinggau. Anjangsana tersebut dilakukan serangkaian kegiatan memperingati Hari Kartini 2010. 

Kepala SLB, Yudi Wagiman mengatakan, kunjungan tersebut untuk mengetahui bagaimana interaksi Kegiatan Belajar Sekolah (KBM) SLB. selain melihat KBM, kunjungan itu juga untuk mengetahui bagaimana cara anak dapat menerima pelajaran yang disampaikan guru sesuai metode pembelajaran.
“SLB Lubuklinggau memiliki empat jurusan, yakni tunanetra, tunarungu, tunakreta dan tunadaksa. Untuk jurusan tunanetra bisanya menerapkan metode pembelajaran dengan menggunakan bahasa isarat, sedangkan untuk autis/kreta dilakukan dengan fis to fis atau individu. Sebab, untuk anak autis kita tidak bisa menerapkan metode belajar mengajar yang sifatnya clasical,” kata Yudi wagiman saat dijumpai wartawan koran ini di ruang kerjanya, Senin (19/4).
Untuk jurusan tunanetra, lanjutnya, pihaknya melihat kondisi pada anak itu sendiri. Sebab, jika anak tergolong pada low efisien atau tunanetra ringan dapat dibantu dengan kacamata pembesar. Sehingga dengan alat tersebut dapat membantu anak melihat. 
Mengenai pelaksanaan Ujian Nasional (UN), sama halnya dengan sekolah umum. Hanya saja kurikulum pembelajaran yang membedakan antara SLB dengan sekolah umum. Untuk itu SLB Lubuklinggau dikelola oleh KUPTD provinsi tingkat I. “Siswa di SLB Lubuklinggau berjumlah 90 orang. Ke-90 siswa tersebut terdiri dari lima siswa SMA, 23 siswa/siswi SMP dan 62 murid SD,” ungkapnya.
Ditambahkannya, saat ini pihak sekolah menerima guru dari jurusan umum, untuk jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) belum ada di Kota Lubuklinggau. “Kita harap bagi guru senior dapat memberi masukan dan mengajar guru dari jalur umum jika ada kendala,” harapnya.(16)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar