Selasa, 04 November 2008

RAMBU-RAMBU PENYUSUNAN PROPOSAL

PROPOSAL PENELlTIAN KUANTlTATlF

FORMAT UMUM
PERUMUSAN MASALAH YANG AKAN DITELITI (JUDUL PROPOSAL)
A. PENDAHULUAN
B. MASALAH UMUM YANG AKAN DITELITI
1. Masalah khusus: submasalah
Pertanyaan penelitian
dan/atau Hipotesis Penelitian
2. Tujuan Penelitlan
3. Manfaat penelitian

C. KAJIAN PUSTAKA
D. Metodologi Penelitian
1. Metode dan desain penelitian
2. Subjek penelitian
3. Instrumen penelitian
4. Prosedur penelitian
5. Analisis data dan penyajiannya
6. Keterbatasan penelitian
7. Alur penelitian (gambar)
E. Jadwal pelaksanaan
F. DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN


RAMBU-RAMBU PROPOSAL PENELITIAN KUANTITATIF

PERUMUSAN MASALAH YANG AKAN DITELITI (JUDUL PROPOSAL)
Rumuskan masalah secara jelas, terfokus pada apa yang akan diteliti, sehingga orang lain dapat memahami arah penelitian berdasarkan judulnya.

PENDAHULUAN
Kemukakan latar belakang dari masalah yang akan diteliti secara jelas dan terarah. Jangan terlalu luas, tetapi fokuskan pada area dan hal-hal yang berkaitan dengan "apa", dan "mengapa" masalah pendidikan tersebut perlu diteliti.


MASALAH UMUM YANG AKAN DITELITI
Perumusan masalah umum, ada baiknya dalam bentuk pertanyaan. Agar masalah ini dapat dipahami dengan baik dan memudahkan peneliti untuk menentukan arah penelitian, maka masalah umum dijabarkan menjadi masalah khusus (submasalah) berupa pertanyaan penelitian. Pertanyaan penelitian dapat digunakan untuk penelitian survey, deskriptif, penelitian eksperimental dan non eksperimental.
Hipotesis penelitian juga dapat digunakan untuk rancangan penelitian eksperimental maupun non eksperimental. Hipotesis harus jelas dan menunjukkan sifat empiris penelitian, sesuaikan dengan rancangan penelitian. Peneliti sebaiknya menentukan batasan masalah yang akan diteliti, dan definisi operasional variabel yang akan diteliti.
Tujuan Penelitian: sesuaikan dengan masalah penelitian
Manfaat penelitian; merupakan penjelasan tentang pentingnya penelitian bagi
(1) perkembangan keilmuan (2) implikasinya terhadap praksis pendidikan atau penelitian selanjutnya.

KAJIAN PUSTAKA

Menyajikan segala sesuatu yang perlu diketahui tentang masalah yang akan diteliti dari sudut pandang teoretis dan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Kajian pustaka juga memuat kesimpulan dari landasan teori berdasarkan wawasan peneliti yang menengarai adanya kesenjangan antara teori dengan kondisi dilapangan.
METODOLOGI PENELITIAN
Desain dan metodologi dalam penelitian kuantitatif juga meliputi subjek penelitian dan cara pengambilan sampelnya, penjelasan tentang instrumen yang digunakan, prosedur pengumpulan data, analisis data dan penyajian data,serta keterbatasan rancangan

Subjek penelitian diidentifikasi melalui populasi yang sesuai, bagaimana penarikan sampel dari populasi , ukuran sampel, dan rasional penarikan sampel tersebut. Sampel perlu dilindungi kerahasiaannya.

Instrumen penelitian disesuaikan dengan hipotesis atau pertanyaan penelitian dan variabel penelitian. Instrumen perlu diuji validitas dan reliabilitasnya.

Prosedur penelitian merupakan bagian yang menjelaskan bagaimana langkah-langkah penelitian dan hubungannya dengan variabel yang akan diteliti.


Analisis data dan penyajian data menunjukkan bagaimana penggunaan teknik statistika dalam penelitian serta penafsirannya, pengujian hipotesis, pemilihan rumus yang tepat untuk uji hipotesis dan penarikan kesimpulannya.

JADWAL PELAKSANAAN Dibuat dalam bentuk tabel

DAFTAR PUSTAKA
Merupakan daftar referensi yang digunakan oleh peneliti sebagai landasan teori dari masalah yang diteliti, baik dari buku teks, jurnal, internet yang sungguh-sungguh digunakan untuk kajian pustaka (bukan sekedar ditampilkan sebagai daftar buku)

LAMPIRAN
Merupakan bahan suplemen yang melengkapi proposal, misalnya: Silabus dan Rencana pembelajaran
Instrument dan angket
Surat izin penelitian dll.
PROPOSAL PENELITIAN KUALITATtF
FORMAT UMUM
PERUMUSAN MASALAH YANG AKAN DITELITI (JUDUL PROPOSAL)
A. PENDAHULUAN
B. REVIEW STUDI PENDAHULUAN
C. MASALAH YANG AKAN DIHADAPI (foreshadowed problem)
D. MANFAAT PENELITIAN
E. DESAIN DAN METODOLOGI PENELITIAN
1. Pemilihan jejaring sosial atau situs (lokasi penelitian
2. Peran penelitian
3. Strategi pengambilan sample yang diperlukan
4. Stategi Pengumpulan Data
5. Analisis Data Induktif
6. Keterbatasan Desain
F. DAFTAR PUSTAKA
G. LAMPIRAN


RAMBU-RAMBU PROPOSAL KUALITATIF

PENDAHULUAN
Pendahuluan memuat rumusan masalah umum, kajian pustaka, masalah yang akan dihadapi, dan signifikansi masalah yang akan diteliti a. Rumusan masalah umum
a. Rumuskan masalah secara jelas sehingga pembaca atau penilai memahami pentingnya masalah dan area pendidikan yang akan diteliti. Rumusan masalah dipaparkan di bagian awal dari pendahuluan yang kemudian diikuti dengan deskripsi latar belakang masalah. Rumusan masalah dirumuskan dalam bentuk frase seperti "mendeskripsikan dan menganalisis..." masalah yang akan diteliti agar arah penelitian menjadi jelas
b. Review studi pendahuluan menyajikan kerangka konseptual awal dari penelitian yang menggambarkan kesenjangan keilmuan. Review ini merupakan kajian pustaka dalam bidang akademis- sosiologis, psikologis, antropologis, atau politik yang relevan secara akademis. Kajian pustaka singkat dan mencerminkan penelitian, dan akan dikaji secara yang lebih mendalam melalui prosedur kualitatif.
c. Masalah yang akan dihadapi (foreshadowed problem) dinyatakan sebagai gambaran umum, antisipasi terhadap reformulasi pertanyaan penelitian, situs atau partisipan yang diperoleh secara tentatif atau formal untuk melakukan penelitian. Dengan kata lain peneliti telah memperoleh informasi awal.

MANFAAT PENELITIAN

Dideskripsikan sejauhmana penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk (1) perkembangan keilmuan (2) implikasi penelitian selanjutnya dan praksis pendidikan. Penelitian kualitatif dapat mengembangkan keilmuan karena menyajikan secara rina deskripsi dan peristiwa alamiah yang tidak terdeskripsi dalam kajian pustaka.. Di samping itu, penelitian kualitatif dapat mengembangkan konsep dan eksplanasi teoretis berdasarkan pengamatan yang rinci.

DESAIN DAN METODOLOGI

Dalam proposal kualitatif, pedu dijelaskan mengenai situs-situs atau jejaring sosial yang dipilih, strategi pengumpulan data, analisis data secara induktif dan keterbatasan desain.
a. Situs yang dipilih, menggambarkan kemungkinan untuk menginvestigasi fenomena dan proses masalah yang akan dihadapi. Karakteristik situs perlu digambarkan agar dapat diperoleh gambaran tentang pembelajaran atau kelas, kondisi sosial setempat, aktivitas khusus, proses, partisipan dsb.


b. Jejaring sosial yang dipilih dideskripsikan sebagai pertimbangan untuk memperoleh gambaran tentang masalah yang akan dihadapi, misalnya asosiasi profesi atau orangtua siswa yang akan menunjang oenelitian. kelompok siswa; dan funasi masinn-masing kelompok dalampenelitian
c. Strategi penentuan sampel penelitian, harus ditentukan dalam proposal. Sampel kecil tetapi dapat dijasikan kasus individual, social atau proses.
d. Strategi pengumpulan data. Meskipun pengumpulan data secara spesifik dapat muncul di lapangan, namun peneliti perlu menampilkan berbagai metode, seperti participant observation, interview secara mendalam, dan artefak yang diharapkan dapat ditemukan di lapangan.
e. Analisis data secara induktif. Strategi untuk memfasilitasi temuan di lapangan melaiui analisis yang rinci, koding topik-topik khusus, pengembangan kategori, teknik penemuan pola yang bermanfaat untuk penelitian. Bila memungkinkan, peneliti dapat menggunakan software programs untuk mengelola data.
f. Keterbatasan desain. Sama dengan penelitian kuantitatif, keterbatasan situs, ruang lingkup penelitian, fokus penelitian, dan lain-lain.

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN
Ø Surat izin penelitian
Ø Kerahasiaan partisipan
Ø Aturan protokoler dalam jejaring penelitian
Ø Catatan lapangan singkat, simpulan pengamatan, wawancara, dan transkrip
Ø Deskripsi partisipan yang menjadi sampel penelitian
Ø Transkrip
Ø Jadwal penelitian dll


Pasal 4
Proposal Penelitian
I . Setelah judul penelitian disetujui oleh Ketua Program Studi/Jurusan, mahasiswa menyusun proposal penelitian dibawah bimbingan dosen pembimbing.
2. Setelah proposal penelitian disetujui oleh pembimbing, mahasiswa melaksanakan penelitian.
3. Setelah menyelesaikan penelitian, selanjutnya mahasiswa melaporkan dalam bentuk tulisan yang berupa skripsi.
4. Proposal penelitian skripsi kuantitatif sekurang-kurangnya memuat :
A. Judul
B. Latar belakang masalah
C. Rumusan masalah
D. Tujuan Penelitian
E. Kajian Pustaka
F. Rumusan Hipotesis
G. Metode Penelitian
1. Variabel dan Inclikator
2. Teknik Pengambilan Sampel
3. Teknik Pengumpulan Data
4. Teknik Analisis Data
H. Sistematika
I. Daftar Pustaka
5. Proposal penelitian skripsi kualitatif sekurang-kurangnya memuat :
A. Judul
B. Latar belakang masalah
C. Rumusan masalah
D. Tujuan Penelitian
E. Kajian Pustaka
F. Metode Penelitian
1. Fokus Penelitian
2. Pendekatan Penelitian
3. Teknik Pengumpulan Data
4. Teknik Analisis Data
G. Sistematika
H. Daftar Pustaka

BAB III
BIDANG KAJIAN SKRIPSI
Pasal 5
Ruang Lingkup dan Bentuk Kajian Skripsi
1. Tema skripsi diangkat dari permasalahan yang relevan dengan kompetensi program studi/jurusan mahasiswa;
Z. Bentuk kajian skripsi antara lain berupa: (1) Survei, (2) Eksperimen, (3) Penelitian Teoritik/Kepustakaan, (4) Analisis Isi (content analysis), (5) Expost Facto, (6) Penelitian Historis, (7) Penelitian Tindakan (action research) balk dalam proses belajar mengajar di kelas maupun intervensi kelembagaan dalam bentuk proyek, dan (8) Penelitian lainnya yang mengacu pada epistemologi keilmuan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar