Sabtu, 23 Agustus 2008

Memurni Niat

Memurni Cinta dalam setiap langkah kembangnya
Menutur diri, menasihat hati dengan alun kemerduan
Biarlah arti menuntun pandang
Beserta piranti kemaujudannya
Dunia berikut tali temalinya ternilai tidak lebih dari sebersit "sarana"
Cinta terlanjur terasa, mengerling kedipan, merayu, meraju dan melenakan.
Karenanya keluar dari kemandegan hati, berteriak dalam beku karsa itu arti
Hingga berkedip karena Ridha negerling jua dilesung pandang
Manisi cinta sebagai asupan ketegaran dan semangat.
Menjadilah tegar dengan kesabaran dari seluruh coba
20 Jun 07 Kuala Lumpur

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar