Sabtu, 27 November 2010

TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN

UJIAN AKHIR SEMESTER

PROGRAM MEGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKAN

FKIP UNIVERSITAS BENGKULU

TAHUN AKADEMIK 2010



MATA KULIAH : TEKNOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN

PROGRAM STUDI : TEKNOLOGI PENDIDIKAN

SEMESTER : 1 (SATU)

DOSEN PENGAMPU : DR. NINA KURNIA, M.Pd

SOAL :

1. Sumber belajar adalah bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan dan diperlukan untuk membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran, dan berfungsi untuk menghasilkan pembelajaran yang efektif.

a. Bentuk-bentuk sumber belajar apa saja yang bisa digunakan dalam pembelajaran, jelaskan dari setiap bentuk sumber belajar tersebut (skor 10)

b. Bagai mana manfaat dari setiap bentuk sumber belajar bagi guru dan siswa dalam pembelajaran yang menjadi tanggung jawab anda (skor 15)

2. Pemanfaatan Teknologi Komunikasi yang digunakan dalam pembelajaran bisa disajikan dengan model visual, audio, audio-visual, dan CAI (Pembelajaran berbantuan komputer)

a. Jelaskan karakteristik apa yang harus dipertimbangkan dalam menggunakan model –model tersebut (skor 15)

b. Untuk menyejikan materi pembelajaran dengan menggunakan visual , audio dan audio visual mempunyai kelebihan dan kekurangan, saran apa yang anda kemukakan untuk meningkatkannya (skor 15)

c. Bagaimana memanfaatkan rekaman radio yang tepat untuk pendidikan dalam hal mana anda anjurkan penggunaannya (skor 10)

3. Apakah menurut anda pembelajaran berbantuan computer sudah merupakan kebutuhan mutlak bagi sekolah dipropinsi bengkulu (skor 10)

4. Dengan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi yang dapat digunakan untuk menginformasikan pada era globalisasi ini

a. Kesulitan apa yang muncul? Jelaskan (skor 5)

b. Apakah dengan kemajuan alat komunikasi pendidikan dapat mengubah peranan guru dalam pembelajaran ? jelaskan (skor 10)

5. Ada berapakah etika / faktor yang harus diperhatikan dalam menerapkan teknologi komunikasi dalam pendidikan terutama di provinsi Bengkulu ? Jalaskan (skor 10)

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 1

JAWABAN :

1.a. Bentuk-bentuk sumber belajar apa saja yang bisa digunakan dalam pembelajaran

Secara garis besarnya, terdapat dua jenis sumber belajar yaitu:

a. Sumber belajar yang dirancang (learning resources by design), yakni sumber belajar yang secara khusus dirancang atau dikembangkan sebagai komponen sistem instruksional untuk memberikan fasilitas belajar yang terarah dan bersifat formal.

b. Sumber belajar yang dimanfaatkan (learning resources by utilization), yaitu sumber belajar yang tidak didesain khusus untuk keperluan pembelajaran dan keberadaannya dapat ditemukan, diterapkan dan dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran

Dari kedua macam sumber belajar, sumber-sumber belajar dapat berbentuk:

a. pesan: informasi yang akan disampaikan oleh komponen lain; dapat berbentuk ide, fakta, makna dan data.

b. orang: orang yang bertindak sebagai penyimpan dan menyalurkan pesan antara lain: guru, instruktur, siswa, ahli, nara sumber, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, tokoh karier dan sebagainya.

c. bahan: barang-barang yang berisikan pesan untuk disampaikan dengan menggunakan peralatan; kadang-kadang bahan itu sendiri sudah merupakan bentuk penyajian contohnya: buku, transparansi, film, slides, gambar, grafik yang dirancang untuk pembelajaran, relief, candi, arca, komik, dan sebagainya.

d. alat/ perlengkapan: barang-barang yang digunakan untuk menyampaikan pesan yang terdapat pada bahan misalnya: perangkat keras, komputer, radio, televisi, VCD/DVD, kamera, papan tulis, generator, mesin, mobil, motor, alat listrik, obeng dan sebagainya.

e. pendekatan/ metode/ teknik: prosedur atau langkah-langkah tertentu dalam menggunakan bahan, alat, tata tempat, dan orang untuk menyampaikan pesan; misalnya: disikusi, seminar, pemecahan masalah, simulasi, permainan, sarasehan, percakapan biasa, diskusi, debat, talk shaw dan sejenisnya.

f. lingkungan/latar: lingkungan dimana pesan diterima oleh pelajar; misalnya: ruang kelas, studio, perpustakaan, aula, teman, kebun, pasar, toko, museum, kantor dan sebagainya.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 2

b. Bagai mana manfaat dari setiap bentuk sumber belajar bagi guru dan siswa dalam pembelajaran

Sumber belajar memiliki fungsi sebagai berikut :

1. Meningkatkan produktivitas pembelajaran dengan jalan:

(a) mempercepat laju belajar dan membantu guru untuk menggunakan waktu secara lebih baik dan

(b) mengurangi beban guru dalam menyajikan informasi, sehingga dapat lebih banyak membina dan mengembangkan gairah.

2. Memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual, dengan cara:

(a) mengurangi kontrol guru yang kaku dan tradisional; dan

(b) memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang sesuai dengan kemampuannnya.

3. Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pembelajaran dengan cara:

(a) perancangan program pembelajaran yang lebih sistematis; dan

(b) pengembangan bahan pengajaran yang dilandasi oleh penelitian.

4. Lebih memantapkan pembelajaran, dengan jalan:

(a) meningkatkan kemampuan sumber belajar;

(b) penyajian informasi dan bahan secara lebih kongkrit.

5. Memungkinkan belajar secara seketika, yaitu:

(a) mengurangi kesenjangan antara pembelajaran yang bersifat verbal dan abstrak dengan realitas yang sifatnya kongkrit;

(b) memberikan pengetahuan yang sifatnya langsung.

6. Memungkinkan penyajian pembelajaran yang lebih luas, dengan menyajikan informasi yang mampu menembus batas geografis.

Menurut Hijrah Saputra (2008) fungsi sumber belajar adalah :

1. Dapat memberi pengalaman belajar langsung dan kongkrit

2. Memungkinkan sesuatu yang tidak bisa diadakan, dikunjungi, dilihat secara langsung.

3. Menambah dan memperluas cakrawala sajian.

4. Memberi informasi yang akurat dan terpadu.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 3

Fungsi-fungsi di atas sekaligus menggambarkan tentang alasan dan arti penting sumber belajar untuk kepentingan proses dan pencapaian hasil pembelajaran siswa.

2.a. Jelaskan karakteristik apa yang harus dipertimbangkan dalam menggunakan model visual, audio, audio-visual, dan CAI (Pembelajaran berbantuan komputer)

Meskipun sulit untuk mengidentifikasikan PBK mana yang "terbaik", namun bisa diidentifikasikan ciri-ciri (karakterstik) dari sebuah PBK yang efektif. PBK yang efektif adalah PBK yang sesuai dengan yang rancangannya.

Roblyer (1981) mengklasifiksasi PBK yang efektif ke dalam tiga kategori yaitu karakteristik pokok, karakteristik estetis dan karakteristik yang berbeda-beda. Karakteristik pokok dipandang kritis dan berisikan kriteria-kriteria yang tepat untuk merancang pembelajaran yang efektif dalam setiap medium pendidikan. Karakteristik tersebut mencakup tujuan pembelajaran, pernyataan kemampuan awal, rancangan aktifitas pembelajaran, rancangan butir-butir tes, integritas isi dan rancangan penyajian.

Karakterisitik estetis menurut Roblyer mencakup : jarak, format dan penggunaan warna. Karakteristik yang berbeda (differencial characteristic) adalah penting, namun tidak sama pentingnya dengan tipe-tipe lainnya. Karakteristik untuk kategori ini mencakup jumlah, tipe umpan balik, format respon dan jumlah teks di layar, penggunaan daerah sekelilingnya, pengunaan gambar¬-gambar animasi.

Karakteristik-karakteristik dari PBK yang efektif

Pada saat diskusi tentang karakteristik PBK yang efektif berlangsung, ingatlah bahwa karakteristik-karakteristik ini bervariasi sesuai dengan kepentingannya dan bergantung pada situasi-situasi yang mana pelajaran dievaluasi.

1. PBK yang efektif sesuai dengan tujuan pembelajaran

PBK yang efektif harus sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. PBK yang hanya menampilkan tampilan yang bagus saja tidak efektif bila tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran.

2. PBK yang efektf menyesuaikan dengan karakteristik siswa

PBK yang efektif harus sesuai dengan karakteristik siswa, misalnya bila PBK itu akan digunakan untuk siswa SD, maka dalam PBK itu harus menampilkan warna-warni yang cerah, kata-kata yang sederhana dan suara yang dapat menarik perhatian siswa.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 4

3. PBK yang efektif memaksimalkan interaksi

Mungkin keuntungan yang paling besar dalam pembeelajaran yang dikomputerisasi daripada pembelajaran berdasarkan buku teks dan media lainnya adalah potensi untuk melakukan interaksi selama pelajaran berlangsung. Hal ini dikarenakan kemampuan komputer dalam menampilkan gambar-gambar, animasi serta suara yang dapat menarik perhatian siswa sehingga interaksi antara siswa dengan pelajaran dapat maksimal.

4. PBK yang efektif diindividualisasikan

Beberapa program memperbolehkan murid untuk mengawasi suatu pelajaran seperti tingkat kesulitan, kapan harus beralih pada bahasan selanjutnya atau ketika bantuan diberikan program tertentu bahkan memperbolehkan untuk memberikan komentarnya yang nantinya akan direview kembali oleh perancang pembelajaran.

Persoalan tentang pengawasan oleh murid masih banyak diperdebatkan. Pelajaran telah menunjukkan bahwa murid selalu memberikan hasil terbaiknya dari sudut pandang paedagogies (Garhart & Hannafin, 1986; Hannafin, 1984: Terngson, 1984)

5. PBK yang efektif menarik minat siswa

Jangan mengasumsikan bahwa belajar dengan menggunakan komputer maka akan memotivasi siswa. Walaupun beberapa siswa lebih suka bentuk pembelajaran dengan komputer, tetapi hal itu tidak akan berlangsung lama apabila isi dari komputer itu tidak menarik minat mereka. Pelajaran yang tidak menarik minat siswa tidak hanya gagal secara instruksional tetapi juga akan mengurangi antusiasme siswa pada pelajaran berikutnya. Oleh karena itu PBK yang efektif adalah PBK yang dapat menarik minat siswa dari awal pelajaran sampai akhir.

6. PBK yang efektif melakukan pendekatan yang positif kepada siswa

Sifat dari PBK yang efektif harus menyerupai seperti antara guru dengan murid pada pertemuan tatap muka. Hindari pemberian hukuman kepada siswa yang masih anak-anak. Satu alasan yang membuat siswa senang dengan PBK yaitu mereka merasa nyaman dan merasa bahwa PBK merupakan media yang tidak mengancam. Seorang perancang PBK harus bisa membuat komputer tidak menghukum siswa ketika mereka berbuat kesalahan.

7. PBK yang efektif menyediakan feedback yang beragam

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 5

Siswa yang masih anak-anak senang atau bahkan membutuhkan umpan balik yang positif yang menunjukkan bahwa mereka telah melakukan sesuatu dengan baik. Dengan kata lain, mereka akan merasa senang apabila mereka diberikan suatu pujian apabila mereka melakukan pekerjaannya dengan baik.

Sebaliknya, siswa dewasa lebih memilih untuk menyingkirkan umpan balik yang positif dengan alasan agar proses belajar lebih efisien. Selanjutnya, perancang haurs bisa memvariasikan bentuk pelajaran yang dapat menghasilkan umpan balik yang positif. Misalnya jika siswa menjawab soal salah, maka feedback yang akan muncul di layar yaitu kapal yang tenggelam atau pesawat meledak di udara.

8. PBK yang efektif sesuai dengan lingkungan pembelajaran

Banyak pelajaran PBK dikembangkan di sekolah untuk digunakan siswa secara perseorangan dengan lingkungan kelas pada umumnya. Oleh karena itu keterlibatan seorang guru harus diminimalisir. Siswa harus bisa memulai pelajaran tanpa bantuan satu orang pun. Hasil yang dikerjakan oleh siswa disimpan oleh komputer lalu kemudian dievaluasi oleh guru.

Walaupun banyak sekolah menempatkan komputer di dalam satu ruangan yang disebut lab di mana gangguan akan lebih banyak terjadi, pelajaran PBK harus menghindari musik yang dapat mengganggu konsentrasi siswa.

9. PBK yang efektif mengevaluasi prestasi sesering mungkin

Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan pembelajaran dan kebutuhan siswa merupakan kemampuan yang dimiliki oleh PBK. Bagaimanapun juga, kemampuan komputer tersebut akan kehilangan arah apabila kita tidak mengevaluasi prestasi siswa sesering mungkin. Hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

a. Memberikan pertanyaan yang sesuai

Pertanyaan-pertanyaan yang akan diberikan kepada siswa harus sesuai dengan apa yang tertera di dalam TIK dan dapat diukur sejauh mana mereka telah mampu menerima suatu pelajaran.

b. Hindari makna ganda atau pertanyaan yang kurang baik

Menulis soal tes yang akan ditafsirkan dengan benar oleh siswa adalah sulit. Soal test harus berisi kosa kata yang sama dengan pengajaran di kelas sehingga siswa dapat menjawabdengan benar. Oleh karena itu dalam menuliskan soal tes harus hati-hati. Soal tes tersebut harus dapat dimengerti oleh siswa.

UAS TEK

c. Menilai jawaban dari awal hingga akhir

Ketika komputer menerima jawaban tak terduga, komputer dapat memberi ta.hu siswa bahwa jawaban yang diberikan kurang tepat dan meminta siswa untuk memperbaiki jawabannya. Hal ini harus dapat dilakukan oleh PBK dari awal pelajaran sampai akhir pelajaran.

d.Jangan keliru ketidakmampuan untuk merespon dengan mengabaikan jawaban yang benar

Karena respon PBK hanya pada penggunaan keyboard, PBK yang baik harus dapat membedakan antara ketidakmampuan siswa dalam menjawab soal dengan siswa yang mengabaikan jawaban yang benar.

10. PBK yang efektif menggunakan sumber daya komputer yang baik

Perancang PBK yang efektif harus mengetahui kemampuan dari sistem komputernya untuk mengembangkan pelajaran dan mampu membuat pelajaran lebih efektif.

11. PBK yang efektif mengacu pada prinsip desain pembelajaran

Sebuah desain pembelajaran yang bagus dapat memotivasi siswa, memberitahu siswa tentang tujuan pembelajaran, menampilkan perintah yang tersusun rapi, mengevaluasi perkembangan secara berkala, menyediakan variasi umpan balik. PBK yang efektif harus dapat menlakukan itu semua.

12. PBK yang efektif sudah dievaluasi terus-menerus

PBK harus dievaluasi di setiap level baik kualitas pembelajaran, pertimbangan afektif, tampilan fisik maupun relevansinya dengan kurikulum.

b. Untuk menyajikan materi pembelajaran dengan menggunakan visual , audio dan audio visual mempunyai kelebihan dan kekurangan, saran apa yang anda kemukakan untuk meningkatkannya

A. MEDIA VISUAL

1. Media yang tidak diproyeksikan

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 7

Media realia adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi siswa dapat melihat langsung ke obyek. Kelebihan dari media realia ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Misal untuk mempelajari keanekaragaman makhluk hidup, klasifikasi makhluk hidup, ekosistem, dan organ tanaman.

Model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realia. Misal untuk mempelajari sistem gerak, pencernaan, pernafasan, peredaran darah, sistem ekskresi, dan syaraf pada hewan.

Media grafis tergolong media visual yang menyalurkan pesan melalui simbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal. Jenis-jenis media grafis adalah:

Ø Gambar / foto: paling umum digunakan

Ø Sketsa: gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian pokok tanpa detail. Dengan sketsa dapat menarik perhatian siswa, menghindarkan verbalisme, dan memperjelas pesan.

Ø Diagram / skema: gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol untuk menggambarkan struktur dari obyek tertentu secara garis besar. Misal untuk mempelajari organisasi kehidupan dari sel samapai organisme.

Ø Bagan / chart : menyajikan ide atau konsep yang sulit sehingga lebih mudah dicerna siswa. Selain itu bagan mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari penyajian. Dalam bagan sering dijumpai bentuk grafis lain, seperti: gambar, diagram, kartun, atau lambang verbal.

Ø Grafik: gambar sederhana yang menggunakan garis, titik, simbol verbal atau bentuk tertentu yang menggambarkan data kuantitatif. Misal untuk mempelajari pertumbuhan.

2. Media proyeksi

Transparansi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati, sebab tata letak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi siswa). Perangkat media transparansi meliputi perangkat lunak (Overhead transparancy / OHT) dan perangkat keras (Overhead projector / OHP). Teknik pembuatan media transparansi, yaitu:

Ø Mengambil dari bahan cetak dengan teknik tertentu

Ø Membuat sendiri secara manual

Film bingkai / slide adalah film transparan yang umumnya berukuran 35 mm dan diberi bingkai 2X2 inci. Dalam satu paket berisi beberapa film bingkai yang terpisah satu sama lain. Manfaat film bingkai hampir sama dengan transparansi OHP, hanya kualitas visual yang dihasilkan lebih bagus. Sedangkan kelemahannya adalah beaya produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang praktis. Untuk menyajikan dibutuhkan proyektor slide.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 8



B. MEDIA AUDIO

Radio, merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan berita yang bagus dan aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa-peristiwa penting dan baru, masalah-masalah kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif.

Kaset-audio, Yang dibahas disini khusus kaset audio yang sering digunakan di sekolah. Keuntungannya adalah merupakan media yang ekonomis karena biaya pengadaan dan perawatan murah.

C. MEDIA AUDIO-VISUAL

Media video, merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang banyak dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD.

Media komputer, media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain mampu menampilkan teks, gerak, suara dan gambar, komputer juga dapat digunakan secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan komputer yang disambung dengan internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus ruang dan waktu serta menyediakan sumber belajar yang hampir tanpa batas.

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN MEDIA ( AUDIO, FOTO/GAMBAR (VISUl), AUDIO-VISUAL, DAN ONLINE)

1. MEDIA SUARA/AUDIO (RADIO)

Media suara atau audio identik dengan media radio yang memang pendengarnya hanya bisa menikmati suara saja tanpa ada visualisasi ataupun teks.

Kelebihan Media suara atau audio (Radio) adalah:

a) dalam hal penyampaian informasi atau berita lebih cepat bahkan bisa saat itu juga.

b) Biasanya media ini bisa dinikmati sambil melakukan aktifitas yang lainnya. Jadi pendengar tidak harus memantau di depan radio, tetapi bisa menemani aktifitas pendengarnya di mana pun.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 9

c) Biaya produksi ataupun biaya yang diperlukan khalayak untuk mendengarkan radio relatif murah, bahkan bisa di dengar tanpa menggunakan listrik tetapi menggunakan baterai. Hal inilah mengapa sampai sekarang radio masih digemari oleh khalayak apalagi yang ada di pedesaan.

d) Pendengar yang buta huruf pun bisa memahami apa yang disampaikan oleh siaran radio. Jadi khalayak yang tidak berpendidikan pun bisa menikmati media ini, berbeda dengan koran yang memang khalayaknya harus bisa membaca.

e) Bahasa yang digunakan bersifat bahasa tutur, jadi mudah dimengerti oleh pendengarnya.

f) Pendengar tidak terbatas baik dari segi umur, pendidikan, wilayah dan sebagainya. Meskipun sekarang sudah banyak radio yang tersegmentasi.

Adapun untuk kekurangan Media suara atau audio ( Radio ) adalah:

a) informasi yang disampaikan hanya sekilas dan tidak bisa diulang, jadi pendengar tidak bisa mengerti secara detail tentang berita yang disampaikan, karena memang bahasanya sederhana dan tidak didukung oleh visualisasi. Pendengar hanya bisa membayangkan saja.

b) Jumlah berita yang disampaikan oleh radio terbatas, tidak sebanyak media cetak( koran). Dalam waktu satu jam mungkin hanya tersaji 2 atau 3 berita, itu pun berita yang paling penting dan sensasional.

c) Karena radio penyebarannya melalui alat pemancar, maka khalayak pun juga hanya bisa menikmati radio selama terjangkau oleh daya pancar radio tersebut. Apalagi kalau cuaca yang kurang baik biasanya radio agak melemah daya pancarnya. Sehingga khalayak yang jauh tidak bisa menikmati siaran radio.

d) Saat mendengarkan berita di radio kita harus mengikuti jadwal atau waktu dimana radio tersebut akan menyajikan siaran berita.

2. MEDIA GAMBAR / FOTO (MEDIA VISUAL)

media gambar atau foto tergolong media yang sering digunakan untuk lebih memeperjelas atau mengabadikan sebuah peristiwa dan kejadian. Bahkan sebuah berita terasa kurang jika tidak dilengkapi gambar atau foto.

Kekurangan dari media gambar atau foto ini adalah:

Media Ini tidak akan jelas jika tidak diberi penjelasan yang detail,baik dari segi waktu

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 10

(hari, tanggal) atau segi kuantitas. Misalkan foto atau gambar tentang bencana alam, maka dari gambar tersebut khalayak tidak tahu peristiwa tersebut terjadi hari apa tanggal berapa ataupun jumlah korban berapa. Karena tidak tertulis di situ, dan gambar biasanya hanya menampilkan suasana perwakilan dari seluruh kejadian yang terjadi. Jadi gambar tidak bisa terbaca dengan detail jika tidak di dukung dengan teks atau tulisan. Gambar biasanya lebih menarik daripada tulisan dan mudah di ingat oleh khalayak yang melihatnya.

Sedangkan kelebihan dari gambar atau foto adalah

mendukung atau lebih memperjelas dari teks atau tulisan. Dengan adanya gambar atau foto, paling tidak pembaca media cetak bisa mengetahui keadaan atau kejadian tersebut meskipun tidak secara menyeluruh. Selain itu, gambar atau foto biasanya dimaknai oleh khalayak dengan berbeda- beda. Sehingga menimbulkan pemahaman yang berbeda pula antara khalayak yang satu dengan yang lainnya. Kadang juga bersifat ambigu, dimana maksud dari pemotret atau pengambil gambar berbeda dengan yang melihat foto atau gambar tersebut.

3. MEDIA AUDIO VISUAL/ VIDEO (TELEVISI)

Media audio visual atau video (Televisi) merupakan media yang sekarang sedang digemari oleh khalayak. Dengan tayangan yang begitu jelas, khalayak bisa melihatnya atau memantaunya ber jam- jam. Acara dalam televisisi pun biasanya dikemas semenarik mungkin sehingga khalayak dari semua kalangan baik anak- anak maupun dewasa semua menggemari.

Adapun kelebihan dari media audio visual (televisi) ini adalah:

a) tidak hanya disajikan dalam bentuk suara , tapi televisi juga didukung oleh video yang menarik perhatian penonton. Jadi di saat pembaca berita (newscaster) membacakan sebuah berita , penonton bisa lebih jelas karena di dukung dengan adanya video yang ditayangkan.

b) Televisi bisa menyajikan laporan langsung dari tempat kejadian dan penonton langsung bisa mengetahui situasi dan keadaan di tempat kejadian perkara (TKP), ini juga yang menjadikan media televisi lebih menarik dari media lainnya. Dan khalayak bisa lebih paham dan mengerti maksud berita yang dimaksud.

c) Bahasa yang digunakan pada media televisi juga bahasa tutur seperti halnya media audio atau radio.

Untuk kekurangan dari media televisi adalah:

a) Produksi media televisi masih tergolong mahal, baik dari peralatan dan skill dari SDM nya pun juga harus yang benar- benar mengetahui tentang televisi. Belum lagi untuk biaya operasional media ini cukup mahal.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 11

b) Proses penyampaian berita ke masyarakat ada kalanya membutuhkan waktu lama karena harus melewati proses pengambilan gambar, editing dan baru bisa disiarkan ke khalayak.

5. MEDIA ONLINE

Kelemahan Online

1. Untuk mendapatkan berita harus selalu terhubung dengan internet, jadi hanya orang yang mampu untuk browsing yang bisa menikmati media online.atau dari kalangan tertentu.

2. Biaya relative mahal, karena harus memiliki PC atau laptop dan paling tidak wifi, atau hotspot,atau speedy

3. Belum meratanya jaringan internet. Apalagi di pedesaan yang jauh dari jaringan internet. Karena biasanya hanya orang perkotaan yang bisa meng akses internet.

4. Kebanyakan isi belum bisa di pertanggiung jawabkan. Karena kebanyakan media online tidak ada peng edit atau filter. Jadi penulis/ atau yang memosting berita biasanya dari berbagai macam kalangan.

Kelebihan Online

1. Berita langsung dapat di terbitkan. Setelah diposting secara otomatis bisa langsung terbit tanpa harus di cetak.

2. Banyak pilihan

3. Gabungan dari audio, visual, gambar dan tulisan.

2.c. Bagaimana memanfaatkan rekaman radio yang tepat untuk pendidikan dalam hal mana anda anjurkan penggunaannya

Radio, merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan berita yang bagus dan aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa-peristiwa penting dan baru, masalah-masalah kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif.

Kaset-audio, Yang dibahas disini khusus kaset audio yang sering digunakan di sekolah. Keuntungannya adalah merupakan media yang ekonomis karena biaya pengadaan dan perawatan murah.

Media suara atau audio identik dengan media radio yang memang pendengarnya hanya bisa menikmati suara saja tanpa ada visualisasi ataupun teks.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 12

Kelebihan Media suara atau audio (Radio) adalah:

1. dalam hal penyampaian informasi atau berita lebih cepat bahkan bisa saat itu juga.

2. Biasanya media ini bisa dinikmati sambil melakukan aktifitas yang lainnya. Jadi pendengar tidak harus memantau di depan radio, tetapi bisa menemani aktifitas pendengarnya di mana pun.

3. Biaya produksi ataupun biaya yang diperlukan khalayak untuk mendengarkan radio relatif murah, bahkan bisa di dengar tanpa menggunakan listrik tetapi menggunakan baterai. Hal inilah mengapa sampai sekarang radio masih digemari oleh khalayak apalagi yang ada di pedesaan.

4. Pendengar yang buta huruf pun bisa memahami apa yang disampaikan oleh siaran radio. Jadi khalayak yang tidak berpendidikan pun bisa menikmati media ini, berbeda dengan koran yang memang khalayaknya harus bisa membaca.

5. Bahasa yang digunakan bersifat bahasa tutur, jadi mudah dimengerti oleh pendengarnya.

6. Pendengar tidak terbatas baik dari segi umur, pendidikan, wilayah dan sebagainya. Meskipun sekarang sudah banyak radio yang tersegmentasi.

3. Apakah menurut anda pembelajaran berbantuan computer sudah merupakan kebutuhan mutlak bagi sekolah dipropinsi bengkulu

PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER/COMPUTER ASISSTED INSTRUCTION (CAI)

Komputer sebagai salah satu bentuk teknologi canggih dapat digunakan sebagai alat bantu dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Dengan bantuan komputer para guru dapat memanfaatkan berbagai sumber informasi yang ada di sekelilingnya sebagai sumber belajar. Para guru dapat menggunakan berbagai program komputer untuk membuat pembelajarannya lebih kaya informasi dan sekaligus lebih menarik, sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar pada para siswanya.

Guru diharapkan dapat memanfaatkan berbagai sumber belajar yang mudah digunakan baik sebagai bahan belajar mandiri maupun sebagai bahan pengayaan, seperti halnya CD Pembelajaran yang biasa disebut CAI (Computer Asissted Instruction). Dalam pembahasan ini istilah CAI diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi PBK (Pembelajaran Berbantuan Komputer). Banyak PBK yang mampu memberikan kontribusi dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu pemanfaatan PBK juga dapat meningkatkan antusiasme dan motivasi siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar.

Definisi

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 13

PBK adalah segala sesuatu aktivitas pembelajaran yang dilakukan melalui komputer. Jadi pada PBK aktivitas pemberian materi, menarik minat siswa untuk mengikuti pelajaran, memberikan tes dan memberikan umpan balik semuanya dilakukan oleh komputer.

Ciri Khas PBK

Pembelajaran berbantuan komputer memiliki ciri-ciri dalam proses belajarnya dan digambarkan sebagai berikut : pertama siswa duduk di depan komputer, siswa tersebut menggunakan keyboard untuk memberikan pendapat dan informasinya ke dalam komputer. Kemudian siswa dapat menyimak dan berkomunikasi selayaknya proses belajar mengajar di dalam kelas konvensional melalui monitor komputer.

Informasi atau materi pelajaran disajikan untuk para siswa dan siswa bebas menyerap materi seluas mungkin. Dan siswa juga bebas melakukan reaksi terhadap materi yang diberikan pada PBK setelah siswa selesai membaca seluruh materi.

Setelah materi selesai dibaca oleh siswa di layar monitor akan ditampilkan pertanyaan berbentuk pilihan ganda. Jika siswa menjawab dengan benar, maka akan muncul pertanyaan yang baru. Namun jika siswa menjawab salah, maka program akan meminta siswa untuk mengulang kembali materi pelajaran. Setelah itu siswa diberi pertanyaan dan kali ini jawaban siswa haruslah benar.

Penelitian Tentang Keefektifan PBK

Pemanfaatan PBK dalam kegiatan pembelajaran tidak begitu saja diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. PBK ini telah melalui beberapa hasil penelitian. Beberapa penelitian tentang keefektifan PBK antara lain :

1. Bila PBK dibandingkan dengan pengajaran tradisional maka akan banyak perbedaan penting yang terlihat (Clark, 1984 ;Dence, 1980; Leiblum, 1982)

2. Ada 42 penelitian studi di tingkat SLTP dan SLTA dalam proses belajar mengajar pada beberapa topik tertentu dengan belajar berbantuan komputer lebih efektif.(Bangert-Drowns, Kulik, and Kulik, 1985 )

3. Ada analisis baru bahwa PBK lebih efektif (Atkinson, 1984)

4. Pada faktanya, PBK bila dikembangkan misalnya terlihat pada studi komparatif maka PBK lebih memiliki kesiapan dibandingkan dengan pengajaran tradisional.(Bright, 1983; Clark, 1984)

5. Pengembang dalam membuat program PBK dengan pelajaran tradisional maka akan terdapat perbedaan yang jelas (Kulik, Kulik, and Cohen, 1980)

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 14

Walaupun PBK belum terbukti untuk menjadi media pendidikan yang unggul, namun muncul beberapa poin untuk memperkuat keunggulan PBK sebagai media pendidikan antara lain :

• PBK mungkin bisa menjadi alat yang efektif untuk mencapai tujuan pendidikan baik sebagai alat pembelajaran maupun sebagai tambahan untuk bentuk lain dalam pengajaran.(Gleason, 1981; Spittgerber, 1979)

• Ketika PBK dibandingkan dengan media yang dapat dihitung perbedaan-perbedaan individu ini terlihat bahwa PBK akan menghasilkan waktu yang lebih untuk belajar, akan menghasilkan peningkatan jumlah belajar dalam waktu yang lebih singkat. (Bright, 1983; Gleason, 1981; Spittgerber, 1979)

• Pengulangan melalui pelajaran PBK sama baiknya dengan pengulangan melalui pengajaran dengan metode yang tradisional.(Dence, 1980)

• Program PBK yang didesain dengan baik akan lebih disukai oleh siswa.(Gleason, 1981)

Walaupun potensi PBK sebagai media pendidikan telah dikembangkan namun masih ada saja program PBK yang memprihatinkan dan banyak program PBK yang kurang nilai-nilai pendidikan. Seperti halnya media pendidikan yang lain PBK juga memiliki kelebihan dan keterbatasannya. Namun semua itu tergantung kepada keahlian pengembangannya dan perhatian yang diberikan selama program itu dikembangkan.

Kelebihan PBK

1. Meningkatkan Interaksi

Interaksi di sini adalah aktivitas pertukaran informasi antara komputer dengan penggunanya dalam hal ini siswa. Ketika komputer menampilkan suatu pesan maka siswa harus meresponnya. Karena kerja komputer berdasarkan respon yang diberikan siswa, maka pelajaran dalam PBK terikat langsung oleh respon yang diberikan siswa. Ketika siswa sedang berfikir mencari jawabnya maka komputer akan menunggu dan ketika siswa belum memahami materi maka petunjuk tambahan sudah tersedia sehingga siswa dengan mudah memahami pelajaran. Dengan PBK maka interaksi antara siswa dengan materi lebih banyak karena siswa langsung menyimak materi tanpa ada rasa takut, terlalu cepat dan sebagainya.

2. Individualisasi

Interaksi merupakan kontribusi utama dalam keefektifannya PBK, tetapi individualisasi lebih condong kepada efisiensi, hal ini dapat digambarkan sebagai berikut: Interaksi Keefektifan ,Individualisasi Efisiensi

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 15

Penggunaan PBK secara perorangan membuat kemungkinan untuk mengawasi pemahaman siswa secara tetap dan respon yang yang diberikan oleh PBK berdasarkan kebutuhan individu siswa (Dance, 1980;Ross 1984 ).

Individualisasi diawali dengan pretest, dimana pretest ini digunakan untuk mengetahui bahwa siswa telah memiliki kemampuan prasyarat yang dibutuhkan untuk kesuksesan belajar siwa selanjutnya. Individualisasi digunakan untuk membuat pelajaran lebih menarik, lebih relevan dan lebih efisien. Dengan kata lain PBK lebih sesuai dengan karakteristik siswa.

3. Efektifitas biaya.

Salah satu alasan kuat digunakannya PBK adalah masalah administrasi, karena penggunaan pelayanan dalam PBK tidak membutuhkan kehadiran seorang guru, PBK dapat digunakan dimalam hari, hari-hari libur yang dimana biasanya guru tidak bisa hadir. Dengan kata lain waktunya bisa kapan saja. Dengan pertimbangan biaya untuk menghadirkan seorang guru dalam sejumlah kelompok kecil siswa mana PBK merupakan satu alternatif yang dapat dipertimbangkan.

4. Motivasi

Banyak siswa yang menganggap bahwa PBK sangat menarik perhatian mereka, walaupun alasan ketertarikan mereka terhadap PBK sangat beragam (Clemen, 1981). Beberapa siswa menyebutkan atau mengatakan bahwa belajar dengan mesin sangat bertentangan/berbeda dengan belajar dengan guru. (Brophy, 1981). Siswa lain mengatakan mereka menyukai PBK karena mereka tertarik pada komputer sehingga pembelajaran menjadi efisien (Bright, 1983), atau dengan PBK maka proses pembelajaran dapat dikendalikan oleh tingkat kemampuan siswa (Hanafin, 1981).

5. Umpan balik

Umpan balik lebih cepat diterima dalam penggunaan PBK dibandingkan media lain yang sulit atau tidak bisa menerima umpan balik, jawaban siswa bisa dievaluasi dengan cepat. Kemampuan komputer untuk mengevaluasi dan merespon lebih cepat dibandingkan kemampuan instruktur. Kemampuan ini membuat PBK efektif dan efesien.

6. Kemudahan penyimpanan data

Pelajaran-pelajaran dalam PBK diprogram secara otomatis terhadap segala aspek penyimpanan (Splittgetber, 1979). Hasil-hasil belajar dapat dicetak, nilai-nilai dapat disimpan.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 16

7. Keutuhan pelajaran

Dengan PBK beberapa bentuk aktifitas seperti membaca, melihat video tape dapat ditampilkan dalam satu layar. Melalui PBK dapat meyakinkan bahwa topik-topik akan disajikan secara utuh. Hal ini berbeda sekali dengan kegiatan pembelajaran yang konvensional apabila guru menjelaskan suatu bagian topik terlalu lama maka topik yang lain mungkin tidak disampaikan karena waktunya sudah habis.

8. Kendali peserta belajar

Salah satu hal yang menarik dari siswa dan PBK adalah terjaminnya kewenangan penuh (otoritas) siswa dalam mengambil keputusan-keputusan penting selama proses instruksional untuk memperbesar hasil belajar individu (Caldwel, 1980, Reigeluth, 1979). Jadi siswa dapat menentukkan topik-topik apa saja yang ia sukai dan siswa bebas untuk memilih untuk memulai pelajaran.

Kelemahan

1. Butuh hardware khusus dan mahal

Keterbatasan terbesar dari PBK adalah membutuhkan perangkat keras yang harganya mahal dan sulit didapat.

2. Sulit Mengulang Topik

Berbeda dengan buku bacaan, pelajaran-pelajaran dalam PBK sulit diakses untuk pelajaran yang berikutnya, maksudnya bila hardware tidak tersedia, kita akan mengalami kesulitan untuk mengulang pelajaran yang sebelumnya, atau mengalami kesulitan apabila kita hendak membuatnya sebagai acuan atau referensi ketika mengaplikasikan kemampuan belajar.

Untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan merancang pembelajaran dalam bentuk modul dan membagi beberapa tingkatan menu untuk memudahkan siswa mengulang topik-topik dalam PBK, mencetak ringkasan sub pelajaran sebelumnya.

3. Tergantung pada kemampuan membaca dan visual.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 17

Untuk dapat menggunakan PBK dibutuhkan CRT (Catode Ray Tube), yang juga dikenal sebagai video display/monitor. Oleh karena itu akan sangat membutuhkan pengetahuan visual siswa, karena mayoritas isi pelajaran berupa teks ada dilayar, kemampuan membaca siswa menjadi faktor utama yang mempengaruhi efektifitas dalam pelajaran PBK. Penggunaan grafik secara luas untuk mengirim informasi dapat digunakan untuk mengurangi ketergantungan pada kemampuan visual dan membaca pada siswa.

4. Grafik tidak realistik.

Dalam banyak kasus, komputer menampilkan grafik atau gambar yang terkadang tidak mewakili objek yang sebenarnya. Terbatas pada warna, kontras, dan membutuhkan waktu untuk menghasilkan suatu gambar yang berkualitas baik. Sering tidak sesuai dalam penggunaan grafik dalam PBK, beberapa sistem komputer mempunyai kemampuan resolusi yang tinggi yang dapat mengatur berbagai macam warna dan teksturnya. Pada komputer tertentu bentuk grafik dan karakter dapat mudah dihasilkan dan juga mungkin dapat disimpan utnuk membuat ilustrasi lain. Untuk meningkatkan resolusi cenderung membutuhkan komputer dengan memori dan kapasitas penyimpanan yang lebih besar.

5. Butuh keterampilan pengembangan tambahan.

Seorang perancang PBK harus memiliki keahlian dan pengetahuan diluar kemampuan yang dibutuhkan dalam memproduksi media pembelajaran lainnya. Seorang perancang PBK harus memahami kelebihan dan kelemahan PBK dan juga harus dapat melibatkan siswa dalam proses belajar tersebut. Perancang PBK juga harus belajar untuk dapat berfikir interaktif (Show, 1985). Perancang PBK harus dapat menyeleksi bacaan yang mendukung dalam memahami cara kerja, kelebihan dan kelemahan sistem komputer, dan harus mempunyai atau memiliki kemampuan bahasa pemograman. Sebagai tambahan seorang perancang PBK harus memahami bagaimana membuat program test PBK, bagaimana mengatur dan mengevaluasi respon siswa. Dan juga kemampuan mengevaluasi keberhasilan dari pelajaran PBK tersebut.

6. Butuh waktu pengembangan yang lama

Walaupun menggunakan bahasa pemrograman komputer yang dapat mempersingkat waktu dalam memprogram pengembangan PBK, tetapi masih ada kendala lain yang membuat waktu yang lama. Proses pengembangan PBK sangat kompleks atau rumit, kita juga menggunakan suara-suara sebagai efek tambahan, dan efek suara tersebut harus sesuai dengan isi materi dan karakteristik siswa serta harus diuji coba apakah semua elemen pendukung PBK telah berfungsi dengan baik, kemudian juga pada tahap evaluasi PBK itu harus diuji coba secara menyeluruh, untuk memastikan sejauh mana tujuan-tujuan pembelajaran telah terlaksana..

7. Kemampuan belajar insindental terbatas.

Pada PBK akan sangat sulit belajar insidental karena PBK berlangsung berdasarkan program yang sudah dibuat sebelumnya. Sulit sekali untuk menambahkan materi-materi baru yang sesuai dengan perkembangan jaman.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 18

8. Kaku

PBK hanya dapat merespon pada input-input tertentu. Contoh, apabila siswa kurang tidur, PBK tidak mengetahui bagaimana keadaaan emosional siswa. Jadi PBK tidak mempunyai hubungan dengan hal-hal yang berhubungan dengan kemanusian. PBK hanya menerima apakah tombol-tombol dalam keyboard telah ditekan dengan benar.

4.a. Kesulitan apa yang muncul akibat pesatnya perkembangan teknologi komunikasi yang dapat digunakan untuk menginformasikan pada era globalisasi ini

Masalah Seputar Perkembangan Teknologi Komunikasi

Komunikasi yang kian maju dan berkembang, tak pelak menimbulkan masalah tersendiri. Beragam masalah tersebut muncul seiring dengan inovasi-inovasi baru di dunia komunikasi. Dunia komunikasi yang kian berkembang, membuat segala sesuatu kian global. Hak-hak privasi seseorang pun menjadi kian terlanggar.

Contoh mudah terlanggarnya hak privasi seseorang adalah hak privasi atas kepemilikan isi e-mail. Siapa yang tak tahu e-mail alias surat elektronik ini. Melalui email, kita dapat berhubungan via internet dengan seseorang dimanapun orang tersebut berada, tentunya selama ada akses internet di sana. Akan tetapi, bagaimana kalau ternyata isi email kita tersebut menjadi konsumsi publik dan bisa dinikmati orang lain atau malah instansi lain? Percaya atau tidak, perkembangan komunikasi via email di Amerika Serikat membuktikan kalau kejadian ini memang benar terjadi.

Di Amerika sendiri masalah ini pun menjadi perdebatan seru. Memang, di Amerika, telah ada undang-undang yang mengatur hak-hak privasi seseorang, first amandemen. Akan tetapi, hak yang terkait dengan privasi di tempat kerja ini, karena hanya terbatas pada hal-hal tertentu saja dan haruslah masuk akal.

Seiring perkembangan zaman, dan munculnya email sebagai alat berkomunikasi di internet, sekelompok pengacara pun mulai bereaksi akan hal ini. Mereka mengkasuskan hukum hak privasi yang ada dalam first amandemen. Mereka menginginkan pengakuan yang lebih mengenai privasi email ini. Dengan dua konsep legal yang ada di dalam hukum negara tersebut, presedent dan stare dicisis, mereka menginginkan perlindungan terhadap hak privasi terhadap email di internet. Usaha mereka tidak hanya berada di tingkat hukum rendah tapi juga hukum negara.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 19

Selain hak-hak akan privasi seseorang menjadi semakin kabur. Perkembangan teknologi menimbulkan masalah baru. Teknologi internet yang begitu berkembang pesat, menimbulkan resiko tersendiri bagi anak-anak.

Perlu diketahui, internet memang memberikan segala kemudahan. Akibat kemudahan tersebut, berbondong-bondong manusia dari berbagai kalangan tertarik dengan keistimewaan teknologi yang satu ini. Termasuk pula anak-anak. Memang, di satu sisi, hal ini baik untuk si anak. Akan tetapi, di sisi lain, tanpa pengawasan, internet bisa menjadi boomerang yang menghancurkan diri sang anak. Materi berbau seksual di internet kian berkembang bebas. Hal inilah yang menjadi momok tersendiri bagi anak-anak.

Di Amerika, sebenarnya, usaha untuk menjauhkan anak-anak dari materi sexual di internet yang tanpa aturan ini telah dilakukan beragam pihak. Meskipun ada kekurangan disana sini, pihak-pihak tersebut berusaha memberikan aturan agar anak-anak bisa terhindar dari materi-materi internet yang bersifat cabul, yang belum pantas untuk mereka.

Contohnya, hasil kongres The Communication Decendy Act (CDA) tahun 1995. Kongres ini memutuskan tentang pembuatan regulasi tentang konten sexual di internet. Hal ini karena beberapa pengguna online internet sering berkomunikasi dengan anak-anak mengenai topik-topik sexual. Meskipun masih banyak keurangannya, hasil kongres ini bisa menjadi salah satu cara meminimalisir materi sexual internet dijangkau oleh anak-anak.

Selain itu, beragam bentuk pencegahan juga dilakukan di beberapa tempat di Amerika. Contohnya memberi filter di perpustakaan sekolah. Perpuistakaan di sekolah diberi software yang bisa mencegah situs-situs porno masuk. Sehingga anak-anak tidak bisa mengakses dan terakses materi cabul tersebut.

Bukan cuma Amerika yang peduli pada hal ini. Banyak negara di dunia bagian lain juga memberi perhatian pada hal ini. Contohnya Jerman, Prancis, Saudi Arabia, Iran, Burma dan China. Negara-negara ini mebuat perlindungan atau saringan tersendiri agar generasi muda mereka tidak rusak moralnya akibat bebasnya hal-hal berbau sexual di internet.

Selain kedua masalah tersebut, perkembangan teknologi komuniasi menghadapi masalah baru. Masalah tersebut yakni munculnya beragam situs yang bersifat rasis dan sering menjelek-jelekan suatu komunitas, figure atau pribadi seseorang serta adanya pelanggaran hak cipta. Khusus untuk pelanggaran hak cipta, tentu kita masih ingat kasus Napster, dimana setiap orang bebas membajak musik tanpa membayar royalti apapun.

Penyadapan

Pada awal telepon dibuat, saluran telepon masih begitu sederhana. Terkadang, bahkan, dimasa lalu, satu telepon bisa mendengar saluran telepon yang lain. Akan tetapi, hal ini mungkin tidak bisa dilakukan lagi sekarang. Hal ini karena teknologi telepon yang kian maju dan rumit.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 20

Memang di satu pihak, hal ini menguntungkan. Apalagi di kalangan orang awam. Karena kerahasiaan pembicaraan mereka bisa terjamin. Akan tetpi, disisi lain, hal ini ternyata membawa dampak tersendiri bagi pemerintah, dalam kasus ini pemerintah Amerika.

Sebenarnya, dengan The Communication Assintance for Law Enforcement Act (CALEA), pemerintah Amerika, dan pihak berwenang di sana bisa menyadap pembicaraan seseorang apalagi instansi apalagi ketika hal tersebut menyangkut hal-hal yang berbau pemerintah. Akan tetapi, hal tersbut ternyata mendapat kecaman dari beragam pihak terutama pihak swasta.

Melalui ACLU (The Electronic Privacy Information Center), mereka menggungat CALEA yang dianggap tidak sesuai dengan firat amademen yang berisikan hak-hak atas hal-hal yang bersifat privasi. Hasilnya perusahan telekomunikasi harus menjamin isolasi dan kerahasian semua telepon dan komunikasi elektronik lainnya.

Akan tetap, seiring terus bergulirnya tahun, pemerintah Amerika berpikir untuk tetap melakukan pengawasan terhadap hal-hal yang bersifat privasi ini. Terorisme global dan maraknya perdagangan obat-obatan terlarang, merupakan beberapa hal yang mengakibatkan pemerintah Amerika tetap mempertahankan hal ini. Meskipun kontroversial, pemerintah Amerika meluncurkan dua peraturan baru yang berlawanan dengan hak akan privasi seseorang yakni the FBI’s Carnivore (DCS 1000) dan the USA Patriot Act. The FBI’s Carnivore (DCS 1000) merupakan salah satu gara pemerintah Amerika untuk megawsi internet sedangkan the USA Patriot Act merupakan undang-undang negara yang mengizinkan pemerintah mengacak-acak hak atas privasi orang lain atau instansi lain ketika orang atau instansi itu dianggap berisi hal-hal yang membahayakan Amerika.

b. Apakah dengan kemajuan alat komunikasi pendidikan dapat mengubah peranan guru dalam pembelajaran

PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN DENGAN KEMAJUAN ALAT KOMUNIKASI PENDIDIKAN

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 21

Semua hal itu tidak akan terjadi dengan sendirinya karena setiap siswa memiliki kondisi yang berbeda antara satu dengan lainnya. Siswa memerlukan bimbingan baik dari guru maupun dari orang tuanya dalam melakukan proses pembelajaran dengan dukungan TIK. Dalam kaitan ini guru memegang peran yang amat penting dan harus menguasai seluk beluk TIK dan yang lebih penting lagi adalah kemampuan memfasilitasi pembelajaran anak secara efektif. Peran guru sebagai pemberi informasi harus bergeser menjadi manajer pembelajaran dengan sejumlah peran-peran tertentu, karena guru bukan satu-satunya sumber informasi melainkan hanya salah satu sumber informasi. Dalam bukunya yang berjudul “Reinventing Education”, Louis V. Gerstmer, Jr. dkk (1995), menyatakan bahwa di masa-masa mendatang peran-peran guru mengalami perluasan yaitu guru sebagai: pelatih (coaches), konselor, manajer pembelajaran, partisipan, pemimpin, pembelajar, dan pengarang. Sebagai pelatih (coaches), guru harus memberikan peluang yang sebesar-besarnya bagi siswa untuk mengembangkan cara-cara pembelajarannya sendiri sesuai dengan kondisi masing-masing. Guru hanya memberikan prinsip-prinsip dasarnya saja dan tidak memberikan satu cara yang mutlak. Hal ini merupakan analogi dalam bidang olah raga, di mana pelatih hanya memberikan petunjuk dasar-dasar permainan, sementara dalam permainan itu sendiri para pemain akan mengembangkan kiat-kiatnya sesuai dengan kemampuan dan kondisi yang ada. Sebagai konselor, guru harus mampu menciptakan satu situasi interaksi belajar-mengajar, di mana siswa melakukan perilaku pembelajaran dalam suasana psikologis yang kondusif dan tidak ada jarak yang kaku dengan guru.

Disamping itu, guru diharapkan mampu memahami kondisi setiap siswa dan membantunya ke arah perkembangan optimal. Sebagai manajer pembelajaran, guru memiliki kemandirian dan otonomi yang seluas-luasnya dalam mengelola keseluruhan kegiatan belajar-mengajar dengan mendinamiskan seluruh sumber-sumber penunjang pembelajaran. Sebagai partisipan, guru tidak hanya berperilaku mengajar akan tetapi juga berperilaku belajar dari interaksinya dengan siswa. Hal ini mengandung makna bahwa guru bukanlah satu-satunya sumber belajar bagi anak, akan tetapi ia sebagai fasilitator pembelajaran siswa. Sebagai pemimpin, diharapkan guru mampu menjadi seseorang yang mampu menggerakkan orang lain untuk mewujudkan perilaku menuju tujuan bersama. Disamping sebagai pengajar, guru harus mendapat kesempatan untuk mewujudkan dirinya sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam berbagai kegiatan lain di luar mengajar. Sebagai pembelajar, guru harus secara terus menerus belajar dalam rangka menyegarkan kompetensinya serta meningkatkan kualitas profesionalnya. Sebagai pengarang, guru harus selalu kreatif dan inovatif menghasilkan berbagai karya yang akan digunakan untuk melaksanakan tugas-tugas profesionalnya. Guru yang mandiri bukan sebagai tukang atau teknisi yang harus mengikuti satu buku petunjuk yang baku, melainkan sebagai tenaga yang kreatif yang mampu menghasilkan berbagai karya inovatif dalam bidangnya. Hal itu harus didukung oleh daya abstraksi dan komitmen yang tinggi sebagai basis kualitas profesionaliemenya. Oleh karenanya, guru dituntut untuk membuat buku.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 22

Sayangnya saat ini, masih banyak guru kita yang belum melek TIK atau ICT (Information and Communcation Technology). Mengacu pada hal tersebut di atas, sudah saatnya “GERAKAN MELEK ICT (ICT LITERACY MOVEMENT)” menjadi gerakan nasional yang sama “urgent”nya atau lebih “urgent” dibandingkan dengan GERAKAN KELUARGA BERENCANA di jaman Orde Baru dahulu, jaman Presiden Soeharto. Mudah-mudahan, dengan dibentuknya gerakkan melek ICT di sekolah, para guru dapat memaksimalkan potensi TIK dalam proses pembelajarannya. Pemerintah maupun swasta perlu bekerja sama dalam membantu guru melakukan pelatihan-pelatihan di bidang ICT, seperti penguasaan power point, ngeblog di internet, bikin software untuk bahan ajarnya, seperti menguasai program Macromedia Flash, Camtasia, dan lain sebagainya.

Aplikasi dan potensi TIK dalam pembelajaran di sekolah yang dikembangkan oleh guru dapat memberikan beberapa manfaat antara lain.

a. Pembelajaran menjadi lebih interaktif, simulatif, dan menarik

b. Dapat menjelaskan sesuatu yang sulit / kompleks

c. Mempercepat proses yang lama

d. Menghadirkan peristiwa yang jarang terjadi

e. Menunjukkan peristiwa yang berbahaya atau di luar jangkauan

Kurikulum TIK yang sekarang ini telah dibuat oleh pusat kurikulum yang bekerjsama dengan Badan standar Nasional (BSNP) adalah kurikulum standar yang terdiri dari SK (Standar Kompetensi), dan KD (Kompetensi Dasar) yang masih harus dikembangkan oleh guru itu sendiri dalam mengaplikasikannya sesuai dengan kondisi sekolah. Guru TIK dituntut untuk membuat kurikulumnya sendiri sesuai dengan SK dan KD dengan berbagai ragam pengayaan yang dimiliki oleh guru di daerahnya masing-masing. Sayangnya, banyak guru yang belum siap membuat kurikulumnya sendiri dan masih banyak guru yang copy and paste dalam membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Padahal dlam KTSP guru diberikan kebebasan untuk berkreativitas dalam memberikan materi pengayaan kepada para peserta didiknya.

5. Ada berapakah etika / faktor yang harus diperhatikan dalam menerapkan teknologi komunikasi dalam pendidikan terutama di provinsi Bengkulu

Jenis Etika

Untuk menganalisis arti-arti etika, dibedakan menjadi dua jenis etika (Bertens, 2000):

1. Etika sebagai Praktis

a. Nilai-nilai dan norma-norma moral sejauh dipraktekkan atau justru tidak dipraktekkan walaupun seharusnya dipraktekkan.

b. Apa yang dilakukan sejauh sesuai atau tidak sesuai dengan nilai dan norma moral.

2. Etika sebagai Refleksi

a.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 23

Pemikiran moral berpikir tentang apa yang dilakukan dan khususnya tentang apa yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan.

b. Berbicara tentang etika sebagai praksis atau mengambil praksis etis sebagai objeknya.

c. Menyoroti dan menilai baik buruknya perilaku orang.

d. Dapat dijalankan pada taraf populer maupun ilmiah.

Etika Dalam Teknologi Komunikasi

Penggunaan internet sudah memasyarakat. Internet dijadikan sebagai salah satu sumber informasi. Selain digunakan untuk menambah wawasan dengan mencari informsi, internet juga bisa dijadikan sebagai komunitas atau dengan kata lain dapat dijadikan sebagai tempat bertukar pikiran maupun membahas masalah yang sedang dihadapi dalam sebuah forum diskusi.

Web forum merupakan penyedia jasa bagai anggotanya untuk melakukan diskusi atas topik yang telah ditentukan oleh pengelola forum tersebut. Topik ini bermacam-macam sesuai dengan jenis web forum yang dibuat. Dalam penggunaan web forum harus mengikuti beberapa aturan atau etika yang harus dipenuhi. Aturan ini biasanya dibuat oleh pengelola web forum atau hasil kesepakatan dari semua anggota.

Internet adalah berbagai jaringan komputer di seluruh dunia yang saling terhubung tanpa mengenal batas teritorial, hukum dan budaya. Secara fisik dianalogikan sebagai jaring laba-laba (The Web) yang menyelimuti bola dunia dan terdiri dari titik-titik (node) yang saling berhubungan.

Internet merupakan teknologi yang sangat digemari oleh banyak kalangan, mulai dari kalangan anak-anak maupun sampai kekalangan orang tua. Mereka menggunakan fasilitas internet sesuai dengan kebutuhan mereka. Contohnya dari kalangan anak-anak menggunakan fasilitas internet untuk belajar, bermain game online dan masih banyak lagi yang lainnya.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 24

Salah satu fasilitas internet yang sangat digemari adalah web forum. Web forum ini memberikan fasilitas kepada semua orang untuk melakukan diskusi dari topik yang telah ditentukan. Web forum ini digunakan sebagai tempat forum diskusi bagi anggota yang sudah terdaftar, bagi mereka yang belum terdaftar hanya bisa melihat hasil diskusi dari anggota web forum tersebut (tidak bisa aktif mengikuti forum diskusi). Karena forum diskusi merupakan sebuah komunitas, maka di dalam mengikuti forum ini ada beberapa etika yang telah ditentukan oleh pengelola maupun hasil dari kesepakatan semua anggota. Etika ini harus ditaati oleh semua pengguna atau anggota dari web forum. Jika terjadi pelanggaran akan diberikan sangsi sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan. Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Definisi lain dari kata etika yang dalam bahasa Inggris Ethics, adalah istilah yang muncul dari Aristoteles ( Yunani : ethos ) yang berarti adat atau budi pekerti. Istilah Filsafat menyebutnya pengertian etika adalah telaah dan penilaian kelakuan manusia ditinjau dari kesusilaannya.

Dari kedua definisi di atas dapat disimpulkan bahwa etika merupakan suatu tingkah laku manusia yang ditinjau dari segi kesusilaannya yang mencerminkan baik buruknya seseorang. Pada umumnya di dalam masyarakat yang dijadikan pedoman untuk menilai seseorang adalah dari segi etikanya.

Etika secara umum dapat dibagi menjadi etika umum dan etika khusus. Etika umum membicarakan mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak, serta tolak ukur menilai baik atau buruk. Etika khusus adalah penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Etika khusus dapat dibagi menjadi dua, yaitu etika individual dan etika sosial. Etika individual menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap diri sendiri. Etika sosial mengenai kewajiban sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota masyarakat. Etika sosial menyangkut hubungan manusia dengan manusia baik secara perseorangan dan langsung atau bersama-sama dalam bentuk kelembagaan, sikap kritis terhadap dunia dan ideologi, dan tanggung jawab manusia terhadap lainnya.

ETIKA DI INTERNET (NETIQUETTE)

Etika biasanya diasumsikan dengan kehidupan bermasyarakat pada umumnya saja. Akan tetapi di dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi juga harus memiliki etika yang baik. Contohnya adalah penggunaan teknologi internet.

Secara umum etika di Internet selalu menyangkut beberapa hal sebagai berikut:

a. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang secara langsung berkait dengan masalah pornografi dan nudisme dalam segala bentuknya

b. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang memiliki tendensi menyinggung secara langsung dan negatif masalah suku, agama dan ras (SARA), termasuk di dalamnya usaha penghinaan, pelecehan, pendiskreditan, penyiksaan serta segala bentuk pelanggaran hak atas perseorangan, kelompok / lembaga / institusi lain.

c. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang berisi instruksi untuk melakukan perbuatan melawan hukum (illegal) positif di Indonesia dan ketentuan internasional umumnya.

d. Tidak menampilkan segala bentuk eksploitasi terhadap anak-anak dibawah umur.

e. Tidak mempergunakan, mempublikasikan dan atau saling bertukar materi dan informasi yang memiliki korelasi terhadap kegiatan pirating, hacking dan cracking

f.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 25

Bila mempergunakan script, program, tulisan, gambar / foto, animasi, suara atau bentuk materi dan informasi lainnya yang bukan hasil karya sendiri harus mencantumkan identitas sumber dan pemilik hak cipta bila ada dan bersedia untuk melakukan pencabutan bila ada yang mengajukan keberatan serta bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin timbul karenanya.

g. Tidak berusaha atau melakukan serangan teknis terhadap produk, sumber daya (resource) dan peralatan yang dimiliki pihak lain di dalam lingkungan sendiri maupun penyedia layanan yang terkait, sanksi langsung terhadap pelanggaran ini adalah pencabutan keanggotaan dan dimasukkan ke dalam daftar Black List. Serangan yang dimaksud di dalamnya antara lain adalah junk mail, chain mail, flooding, spam, bombing (mail) maupun pirating, hacking, cracking dan usaha maupun tindakan gangguan dan perusakan illegal sejenis.

h. Menghormati etika dan segala macam peraturan yang berlaku di masyarakat Internet umumnya dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap segala muatan / isi situsnya

i. Tidak memperjualbelikan hak keanggotaan, fasilitas maupun space yang diperoleh dari penyelenggara layanan kecuali hal tersebut diijinkan

j. Pemilik dan pengelola layanan berhak sepenuhnya untuk mengatur dan merubah konfigurasi teknis tanpa pemberitahukan kepada anggota dan tanpa menyebutkan alasan. Pengelola tidak bertanggung jawab terhadap segala konsekuensi teknis yang timbul karenanya (misalnya : kehilangan data). Seluruh anggota dianggap menyetujui segala kebijakan teknis yang diberlakukan. Termasuk di dalam ketentuan point ini adalah kemungkinan terjadinya penutupan sementara, pemberlakuan metode filtering khusus, penolakan keanggotaan, pemberlakuan editing maupun penyensoran terhadap materi yang tidak sesuai serta pemindahan alamat dan perubahan penyedia layanan tersebut

k. Isi dari suatu komunitas atau layanan Internet tidak mencerminkan pandangan politik dan ideologi pengelola

l. Setiap pelanggaran etika dalam lingkungan komunitas akan mendapatkan sanksi dari pengelola berlaku secara berurutan dan bertahap :

<>

<>

<>

<>

m.

UAS TEK KOM PEND : File@Mahuri 2010 HALAMAN 26

Etika ini adalah prinsip pokok yang belum tentu dapat mengakomodasi setiap kepentingan dan kasus yang terjadi. Tidak tertutup kemungkinan dilakukan perubahan dan penambahan maupun pengurangan sesuai usulan dan kesepakatan anggota serta saran pengunjung.

m.Peran Etika dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

UJIAN AKHIR SEMESTER

MATA KULIAH TENOLOGI KOMUNIKASI PENDIDIKAN

OLEH : MAHURI

NPM : A2M009125

DOSEN PENGAMPU: DR. NINA KURNIA, M.Pd

Diajukan Sebagai Tugas Text Home UAS Mata Kuliah Teknologi Komunikasi

Semester 1 (Satu)

Program Pascasarjana (S2)

Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Bengkulu

PROGRAM PASCASARJANA (S2)

TEKNOLOGI PENDIDIKAN

FKIP UNIVERSITAS BENGKULU

TAHUN AKADEMIK 2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar