Kamis, 17 Februari 2011

PERALATAN STANDAR OTOMOTIF

Oleh : DRS. MAHURI Guru SMK Negeri 4 Kota Bengkulu

Pemilihan peralatan yang akan kita gunakan untuk bekerja di bengkel otomotif,
harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :
1. Pilih peralatan menurut pekerjaannya.
2. Pilih peralatan berdasarkan kecepatannya dalam menyelesaikan pekerjaan.
3. Pilih peralatan dengan mempertimbangkan ukuran momen pemutaran.
Jenis-jenis peralatan tangan yang umum digunakan di bengkel otomotif adalah :
- general tool
- peralatan pengukur
- special service tool ( SST ) 7
1. GENERAL TOOL
Peralatan untuk memasang atau melepas mur dan baut disebut kunci, yang
dibuat dalam berbagai bentuk untuk tujuan pemakaian kunci yang umum digunakan
untuk perbaikan kendaraan otomotif yaitu :
1. Kunci pas (Open-end wrench)
2. Kunci allen (Hexagonal wrench)
3. Kunci soket (Socket wrench)
4. Kunci ring (Box closed-end wrench)
5. Kunci inggris (Adjustable wrench)
6. Obeng (Screw driver)
7. Tang (Plier)
8. Palu (Hammer)
9. Kunci Momen (Torqur wrench)
Untuk memilih kunci mana yang akan dipakai tergantung dari pada keadaan
baut dan mur yang akan dipasang atau dilepas. Untuk itu harus mempertimbangkan
beberapa faktor, yaitu : posisi baut/ mur, ukuran baut/ mur, satuan ukuran baut/ mur
(metric atau inch), kekencangan pemasangan baut/ mur, kualitas bahan kunci
1. KUNCI PAS ( Open-End Wrench )
Kunci pas adalah untuk membuka dan mengencangkan mur dan baut yang tidak terlalu kuat momen pengencangannya.

Hal-hal yang harus diperhatikan pada waktu menggunakan kunci pas
1. Pilihlah ukuran yang tepat dengan mur atau baut, lalu dimasukkan dalam-dalam,
tidak hanya dipinggir kunci. 8
2. Mulut kunci pas miring 15° terdapat gagangnya sehingga dapat digunakan secara
terbalik pada yang sempit.
3. Agar tidak terjatuh pada waktu mengencangkan atau mengendorkan, kunci
digunakan dengan posisi menarik. Apabila perlu mendorong, gunakan telapak
tangan agar jari tangan tidak rusak atau terluka.
4. Jangan memperpanjang kunci pas dengan sambungan lain atau memukulnya dengan palu dalam usaha membuka mur atau baut. Apabila diperlukan kekuatan yang cukup besar dalam membuka atau mengencangkan, pakailah kunci ring atau kunci soket. Kunci pas akan slip dan dapat merusak mur atau baut.

2. KUNCI ALLEN (Hexagonal Wrench )
Kunci ini dirancang untuk keperluan membuka baut yang kepala bautnya dilubangi berbentuk segi-enam. Kunci allen ada yang berbentuk huruf L dan juga berbentuk huruf T yang digunakan untuk momen pengencangan baut yang besar.

Spesifikasi Ukuran
Ukuran-ukuran kunci allen yang umum
digunakan di otomotif adalah sebagai berikut :
1). Bentuk segi-enam satuan metric (mm)
1.5,2,2.5,3,3.5,4,4.5,5,6,7,8,9,10,12,13,14,17,19,22, 24,27,30,32,36
2). Bentuk segi-enam satuan inch
3/64,1/16,5/64,3/32,1/8,5/32,3/16,7/32,1/4,9/32,5/16,3/8,7/16,1/2,9/16,5/8,3/4
3. KUNCI SOKET ( Socket Wrench )
Kunci soket adalah untuk pekerjaan mengendorkan atau mengencangkan mur dan baut walaupun dalam posisi sulit dapat dikerjakan dengan aman dan cepat.

Hal-hal yang harus diperhatikan pada waktu menggunakan kunci soket
1. Pilihlah soket yang berukuran dengan mur atau baut. Masukkan sepenuhnya serta paskan posisinya terhadap mur atau bautnya.
2. Sambungkan dengan sambungan menggunakan adaptor soket.
BATANG PENYAMBUNG DAN JOINT UNIVERSAL

(1) Apabila mur berada jauh di dalam, dan gagang tidak bisa bergerak bebas, pakailah sambungan yang sesuai.
(2) Pakailah joint universal di tempat dimana sambungan tidak dapat masuk langsung

GAGANG LUNCUR
Dengan menggunakan gagang, maka momen dan pengatur ungkitan dapat disetel



GAGANG PUTAR
Apabila pegangan gagang diperpanjang, perubahan ungkitan dan momen dapat disetel. Juga diujung soket terdapat joint universal sehingga mur dan baut dapat diputar dengan cepat, dengan mengangkat tuas. Cara penggunaannya adalah :
(1) Dikarenakan mekanisme ratchet (kotrek) sedemikian rupa, hingga soket dapat diputar pada satu jurusan saja. Dan justru karena hanya berputar kesatu jurusan dan tidak bisa berputar ke jurusan yang berlawanan maka pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat, tanpa mengangkat soket dari mur atau baut. Arah kunci ratchet dapat dirubah oleh tuas pengunci ratchet.
(2) Untuk menjamin umur ratchet (yakni agar tahan lama). Hindari daya tarik yang kuat. Apabila memerlukan daya tarik yang besar, pakailah gagang putar

4. KUNCI RING (Box Closed-end Wrench )
Fungsinya adalah kunci ring (box end wrench) digunakan untuk membuka dan mengencangkan mur atau baut. Berbeda dengan kunci pas, kunci ring mencekam mur atau baut pada keenam sisinya tanpa slip pada waktu melakukan pengencangan atau membuka dengan kuat.

Hal-hal yang harus diperhatikan pada waktu menggunakan kunci ring
1. Karena kunci ring mempunyai 12
lekukan sisi, ia dapat digunakan
dengan hanya memutarnya sedikit,
ini berbeda dengan kunci pas.
2. Karena pekerjaan dengan
menggunakan kunci ring lebih lambat
daripada dengan kunci pas, sedapat
mungkin kunci ring hanya digunakan
pada waktu putaran pertama dan
terakhir.
3. Pilihlah kunci ring dengan ukuran tepat dan masukkan sedalam-dalamnya dan
setepat-tepatnya kedalam mur. Pada waktu membuka, jangan memukul kunci ring
dengan palu.
5. KUNCI INGGRIS ( Adjustable Wrench )
Fungsinya adalah dapat distel sesuai dengan ukuran mur atau baut; dipakai untuk membuka dan mengencangkan. Hal-hal yang harus diperhatikan pada waktu menggunakan kunci Inggris

(1) Kunci Inggris hanya digunakan apabila tidak punya kunci pas yang tepat. Kunci Inggris juga dapat digunakan untuk mengencangkan mur pada sambungan pipa air conditioner, dll. Dimana dibutuhkan daya pengencangan yang kuat.
(2) Harus distel dengan baik sesuai dengan mur atau baut. Jika cengkramannya tidak kuat, segi-segi dari mur atau baut akan rusak sehingga dol.
(3) Kunci Inggris dipasang sedemikian rupa sehingga daya pengencangan atau pengendoran berada lebih banyak pada rahang tetap.

6. OBENG ( Screw Driver )
Fungsinya adalah obeng digunakan untuk mengencangkan atau mengendorkan
sekrup. Ujung obeng bermacam-macam sesuai dengan kepala sekrup.


Hal-hal yang harus diperhatikan pada waktu menggunakan obeng
(1) Pilihlah obeng ukuran yang cocok yang persis dengan panjang dan lebar alur sekrup. Pada waktu memutar , obeng tegak lurus terhadap terhadap sekrup.
(2) Jangan menggunakan obeng sebagai pengganti pengumpil atau pahat karena hal begini akan merusak. Juga obeng tidak boleh dijepit dengan tang.
(3) Waktu mengendorkan sekrup yang amat keras, jangan memukul kepala obeng. Kalau perlu, pakailah obeng sok.
(4) Apabila ujung obeng standar rusak, gerindalah sesuai dengan petunjuk instruktor


7. TANG ( Plier )
Fungsinya adalah terdapat berbagai jenis tang sesuai dengan fungsinya untuk
menjepit, memutar serta memotong kawat.

TANG KOMBINASI
Hal-hal yang harus dperhatikan pada waktu menggunakan tang. Rahang tang kombinasi dapat distel pada 2 posisi sesuai dengan ukuran benda yang akan dijepitnya. Kawat dan sejenisnya juga dapat dipotong dengan sudut melintang. Jangan menggunakan tang kombinasi sebagai pengganti kunci pas dalam usaha membuka dan mengencangkan mur dan baut.

TANG LANCIP

Digunakan untuk menjepit pen yang berada dilubang yang kecil dan dalam, dimana tang kombinasi tidak banyak membantu.


TANG POTONG
Digunakan untuk memotong kawat atau membuka selubung kabel. Juga berguna untuk mengeluarkan pen koter (spipen). Jangan menggunakan tang potong untuk memotong kawat pegas karena akan merusak mata tang itu sendiri.

TANG KUAT
Digunakan untuk membuka mur atau sesuatu yang memerlukan pegangan yang kuat sekali, atau apabila segi mur sukar sekali dijepit, atau untuk menjepit pinggir baut yang sudah rusak dalam usaha menariknya keluar.

8. PALU
Fungsinya adalah palu digunakan untuk membuka atau memasang suku cadang. Beberapa jenis palu lunak digunakan untuk mencegah kerusakan terhadap bagian yang dipukul. Macam-macam palu menurut bahannya : Palu baja; palu tembaga; palu plastik; palu karet.
Hal-hal yang harus dperhatikan pada waktu menggunakan palu


(1) Palu dipegang dibagian ujung, tidak ditengah dan pukullah tepat mengenai sasaran dengan merata. Jika tidak digunakan dengan tepat, muka palu akan mengembang seprti cendawan.
(2) Sebelum menggunakan palu periksalah dahulu apakah kepalanya tidak longgar atau hampir lepas. Jika longgar, pasaknya dipukul kembali sehingga aman.

9. KUNCI MOMEN ( Torque Wrench)
Fungsinya adalah satu jenis batang pemutar kunci sok yang digunakan untuk
mengencangkan baut dan mur sekaligus menentukan momen pengencangannya. Kunci
momen digunakan hanya untuk mengencangkan baut dan mur dimana telah ditetapkan
momen pengencngan pada angka tertentu.
Ada dua jenis kunci momen yang sudah umum digunakan di Indonesia, yaitu :
1. Menggunakan jarum penunjuk skala ( Direct Reading Torque wrench )

Kunci momen jenis ini menggunakan jarum penunjuk untuk menunjukkan momen pengencangan baut / mur yang sudah tercapai pada saat baut / mur dikencangkan

2. Kunci momen dengan bunyi ( Slim Tension Wrench )


Penggunaan Kunci Momen


SPECIAL SERVICE TOOLS (SST)
Peralatan ini bisa berbeda-beda bentuknya untuk setiap merek kendaraan atau
mobil. Alat ini dirancang khusus untuk mengerjakan pekerjaan yang tidak bisa
dikerjakan dengan general tool. Jenis dan jumlahnya sangat beragam. Di bawah ini ada
beberapa contoh peralatan SST dan kegunaannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar