Minggu, 17 Mei 2009

PSB Online yang Lebih Berkuwalitas

Artikel:
PSB Online yang Lebih Berkuwalitas


Judul: PSB Online yang Lebih Berkuwalitas
Bahan ini cocok untuk Semua Sektor Pendidikan bagian PENDIDIKAN / EDUCATION.
Nama & E-mail (Penulis): Zainul Abidin, S.Pd.
Saya Guru di MTs Negeri 1 Bojonegoro
Topik: PSB Online
Tanggal: 17 Juli 2008

Selesai sudah kesibukan dari dan para wali murid yang mana kurang lebih selama tujuh hari selalu memantau posisi putra-putrinya dalam daftar urutan calon siswa baru pada beberapa sekolah yang menerapkan PSB Online. Begitu juga dengan seluruh panitia yang setiap hari harus memasukkan data-data calon siswa baru dalam data base PSB Online sampai larut malam agar hasil dari PSB Online dapat terupdate setiap hari, bahkan setiap saat.

Kesibukan tersebut akan bertambah bila dalam sistem komputerisasi mengalami kerusakan, ini akan mengakibatkan entri data akan terhambat dan calon siswa baru pun tidak bisa melihat update terakhir saat itu. Kerusakan seperti ini rentan terjadi pada sekolah yang menerapkan sistem PSB Online tapi letak geografis sekolah tersebut jauh dari jaringan internet yang bagus.

Sistem PSB Online sangat membantu dari kerja panitia PSB juga calon siswa baru serta para wali murid. Dengan PSB Online calon siswa cukup mendaftar pada satu tempat (satu sekolah) tapi bisa melakukan banyak pilihan yang disediakan dengan cara mengisi pilihan yang ada pada formulir tersebut, sehingga apabila calon siswa tersebut tidak masuk pada pilihan pertama langsung akan dialihkan pada sekolah pilihan kedua secara otomatis, begitu juga bila tidak masuk pada sekolah pilihan kedua dan seterusnya.

Dengan cara seperti itu calon siswa baru atau wali murid tidak susah payah untuk mencabut berkas pada sekolah tempat mendaftar apabila tidak diterima pada sekolah tersebut. Dengan cara itu pula panitia PSB di setiap sekolah tidak terlalu disibukkan dengan para pendaftar baru limpahan dari sekolah yang lain.

Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa PSB Online sangat membantu para calon siswa baru dalam proses pendaftaran pada sekolah tertentu Namun bagaimana dengan kuwalitas PSB Online tersebut?

Ada beberapa sisi positif yang dihasilkan dari PSB Online, yaitu dapat meminimalisir unsur nepotisme. Orang tua wali calon siswa baru lebih sulit untuk melobi panitia PSB atau Kepala sekolah, karena semua sistem diproses secara online. Disini kepala sekolah lebih bisa tidur nyenyak……

Sisi positif yang lain adalah calon siswa baru dan orang tuanya serta panitia lebih ringan kerjanya. Calon siswa baru tinggal melihat hasil update setiap saat lewat salah satu sekolah atau lewat internet. Calon siswa tidak usah mencabut berkas bila tidak diterima pada pilihan pertama.

PSB Online lebih berkuwalitas bila ada test tulis.

PSB Online akan lebih berkuwalitas bila sistem yang sudah berjalan saat ini dilengkapi dengan adanya test tulis, pedoman urutan siswa baru yang diterima tidak hanya berdasarkan dari nilai UNAS/UASBN sekolah sebelumnya dan prestasi siswa saja. Dengan adanya test tulis (Bahasa. Indonesia, Matematika, IPA untuk PSB tingkat SMP dan ditambah Bahasa Iggris untuk PSB tingkat SLTA) maka hasil dari PSB tersebut akan lebih berkwalitas tidak hanya dalam segi teknis saja tapi juga dalam segi akademis.

Dengan adanya test tulis calon siswa baru yang nilai UNAS/UASBN rendah masih bisa bersaing dengan calon siswa yang mempunya nilai UNAS/UASBN yang lebih tinggi Test tulis ini juga akan lebih objektif karena calon siswa baru yang test tulis akan mengerjakan soal-soal yang ada dengan kemampuannya sendiri (diasumsikan siswa yang ikut tes tidak saling mengenal karena dari sekolah yang berbeda). Kita semua tahu bahwa siswa yang nilai UNAN/UASBN-nya tinggi tidak semuanya berasal dari siswa yang pandai kesehariannya, bisa dari siswa yang kebetulan tempat duduknya pada saat UNAS/UASBN berdekatan dengan siswa pandai sehingga siswa yang kurang pandai bisa “mencontek” karena mereka saling kenal.

Dari sini dapat kita simpulkan bahwa PSB Online dengan Tes Tulis akan lebih objektif dan lebih berkuwalitas dibandingkan dengan PSB Online tanpa test tulis. Sekarang tinggal dari unsur pendidikan tingkat atas (Diknas tingkat Daerah) yang bisa menentukan bisakah sistem ini diterapkan. Kalau dilihat saat ini dalam segi teknologi kita sudah siap. Jaringan internet dan alat scanner LJK juga sudah tersedia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar