Kamis, 05 Maret 2009

Laptop Sejuta Umat Dicoba di India

CAMBRIDGE, KAMIS - Anak-anak miskin di pedalaman India segera memeperoleh akses komputer dan internet dengan hadirnya laptop sejuta umat yang dikembangkan Yayasan One Laptop Per Child. Pantas disebut laptop sejuta umat sebab harganya murah dan akan dibagikan cuma-cuma.


Ujicoba pemanfaatan laptop yang sering disebut laptop 100 dollar AS itu telah dilakukan di negara bagian Maharashtra. Sebanyak 22 anak yang duduk di kelas 4 sekolah dasar diberi kesempatan mengeksplorasi laptop tersebut di sebuah kelas.

Tahun lalu India masih menolak tawaran One Laptop Per Child. Namun Menteri Pendidikan India dalam pernyataannya belakangan menyebut program ini sebagai sesuatu yang mendidik. Sebab, salah satu tujuannya adalah agar setiap anak bisa membawa komputer ke rumaha dan di luar sekolah sehingga dapat mengeksplorasi teknologi dengan maksimal.

Permintaan India yang merupakan negara dengan populasi terbesar kedua di dunia merupakan harapan bagi OLPC. Betapa tidak, visi menyediakan laptop seharga 100 dollar AS tidak semudah diomongkan. Sampai saat ini harga jual setiap laptop masih berkisar 190 dollar AS karena tidak terpenuhinya jumlah produksi minimal.

Untuk mencapai harga 100 dollar AS setiap unit, OLPC sebelumnya mengeluarkan skema pembelian massal. Pemerintah negara-negara berkembang ynag menginginkan program ini harus memesan minimal satu juta unit.

Namun skema tersebut tidak mendapat tanggapan sesuai harapan sehingga tidak memenuhi target pemesanan. OLPC terpaksa menaikkan harga jual dan mengeluarkan skema baru yang diharapkan lebih menarik.

Laptop yang rencananya hanya disediakn untuk anak miskin di negara-neara miskin juga akan dijual di negara maju dengan skema pembelian beli 1 dapat 2. Untuk laptop yang terjual di negara maju, OLPC akan mengeluarkan pasangannya untuk diberikan kepada anak miskin di negara berkembang sebagai donasi.

"Model tersebut telah tersedia," ujar Carla Gomez-Monroy, konsultan pendidikan yang meluncurkan proyek ujicoba OLPC di India. Hasil ujicoba di India akan diadaptasi ke berbagai negara secepatnya mulai Juni 2008.
Dikirim tgl 27 Oct 2007 oleh admin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar