Kamis, 21 Oktober 2010

744 Pelajar SMA Terima Dana BKMM

LUBUKLINGGAU- Ada 744 orang pelajar SMA, di Kota Lubuklinggau, mendapat Batuan Khusus Murid Miskin (BKMM). Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), melalui Departemen Pendidikan Nasional.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida, melalui Sekretaris Dinas (Sekdin) Agus Sugianto, mengatakan BKMM bertujuan membantu siswa untuk memenuhi kebutuhan sekolahnya, sehingga diharapkan dapat mencegah siswa dari kemungkinan putus sekolah akibat kesulitan ekonomi.

“Beasiswa itu seyogyanya disalurkan langsung ke rekening masing-masing siswa. Tapi karena tidak semua siswa punya rekening, maka disalurkan melalui rekening kepala sekolah dan tidak ada pemotongan dalam penyalurannya,” kata Agus, kepada wartawan koran ini, Kamis (21/10).

Ia mengatakan, BKMM yang diberikan kepada 744 siswa SMA tersebut, meliputi 546 siswa dianggarkan melalui Anggran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan 198 melalui APBN Perubahan. Untuk itu, siswa yang mendapatkan APBN Perubahan terhitung sejak Januari hingga Desember 2010. Sedangkan 546 yang dianggarkan melalui APBN tersebut hanya untuk priode Juli hingga Desember 2010.

“Dana BKMM diberikan kepada pelajar senilai Rp 65 ribu/bulan/siswa, yang terdiri dari siswa kelas X hingga XII, baik negeri maupun swasta dari keluarga yang tidak mampu. Dan dana tersebut dicairkan dalam satu semester satu kali, dengan total Rp 390 ribu/siswa/semester,” jelasnya. Untuk BKMM yang melalui APBN Perubahan, diperuntukkan bagi siswa SMA yang belum pernah mendapatkan BKMM, sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nomor: 900/642/SMA/Disdik/55/2010. Sementara untuk siswa yang sudah mendapatkan BKMM tidak akan mendapatkan dana tersebut. Artinya tidak mungkin terjadi siswa yang menerima bantuan itu doeble atau dua kali. “Kita berharap uang tersebut tidak diterima oleh murid melainkan diterima oleh wali murid. Kendati demikian, orang tua juga harus mengatahui tujuan diberikannya uang BKMM kepada siswa, sehingga penggunaan uang yang diberikan sesuai dengan apa yang diharapkan,” jelasnya.(10)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar