Kamis, 07 Oktober 2010

Kerangka Acuan Pembangunan Gedung Guru Tahap Pengoreksian

MUSI RAWAS- Kerangka acuan peserta lomba desain pembangunan Gedung Guru Convention Center di ‘Bumi Agropilitas Center’ Kecamatan Muara Beliti masuk tahapan koreksi. Pengoreksian rancangan bangunan gedung tersebut dilakukan oleh tim penguji dari Universitas Sriwijaya (UNSRI).

Demikian di ungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Mura, Edi Iswanto, melaui Kabid Program Yontar, kepada wartawan koran ini ketika dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (7/10).

Ia mengatakan, pengoreksian kerangka acuan kerja dalam pembangunan gedung guru convention center ini dinilai penting, kendati gedung tersebut bukan hanya sebatas balai petemuan bagi guru di Alingkungan Kabupaten Mura, namun dapat digunakan sebagai multi fungsi. Pembangunan gedung guru di atas lahan seluas 5 hektar, dilengkapi dengan Mes, Perputakaan, ruang pertemuan, ruang makan, dan mushola. Sehingga gedung guru ini merupakan gedung guru yang termegah di Asia Tenggara.

“Dan isya’allah pertengahan Oktober ini akan segera kita umumkan bagi peserta yang akan mengikuti sayembara desain pembangunan Gedung Guru Convention Center. Pengumuman itu akan dilaksanakan setelah rapat final tentang pengumuman. Yang jelas saat ini pengumumannya akan diumukan di media massa nasional, yakni Kompas dan Media Indonesia dan Internet selama satu minggu,” terang Yontar.

Oleh karena itu pengumunan akan dilakukan pada 8 November hingga 13 November, dan penerimaan hasil selama 40 hari. Selanjutnya 18 Desember batas akhir pengambilan dan 20 Desember penilaian hasil lomba oleh tim juri. Kemudian 22 Desember 2010, akan mengambil tiga nominator peserta dari keseluruhan tersebut. “Ketiga nominator yang telah terpilih tersebut diikut sertakan pada seminar/paparan pada 28 dan 29 Desember hasil dari ketiga nominator nanti diserahkan kepada Bupati Mura, tentunya ketiga nominator tersebut telah ditetapkan menjadi juara I, II, dan III,” jelasnya.

Ia menambahkan, anggaran dalam pembangunan gedung convention center merupakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mura, mencapai Rp 25 Miliar. “Mengenai kriteria penilaian yang dilakukan oleh tim juri pada perlombaan tidak dapat diberitahu, kendati itu merupakan hak dari tim juri,” (10)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar