Senin, 04 Oktober 2010

Yayasan Boedoet Online

Terima Pendaftaran Siswa Baru Melalui Internet

LUBUKLINGGAU-Tahun ajaran 2011/2012 nanti Yayasan Boedi Oetomo (Boedoet) menerima pendaftaran siswa/siswi baru menggunakan system online di internet. Website yang dimiliki yayasan tersebut sangat memungkinkan untuk menerima pendaftaran melalui internet.

Seperti dikatakan Ketua Laboratorium Komputer Boedoet Lubuklinggau, Edwar Ujang kepada wartawan koran ini usai launcing website dan hotspot (area jaringan internet), Senin (4/10).

Menurut dia, masyarakat sekitar Boedoet juga dapat menggunakan hotspot tersebut. Radius hotspot Yayasan Boedoet mencapai 150 Mbbs. “Sehingga siswa, masyarakat yang berada di lingkungan komplek Yayasan Boedoet dapat menggunakan dan menikmati layanan Hotspot tersebut. Wesite Boedoet juga dilengkapi dengan berbagai macam property yang dapat membuat kenyamanan bagi pengguna website, seperti halnya layanan yang diberikan kepada siswa berupa sistem akademika. Dalam sistem akademika ini siswa, guru dapat melihat absensi penilaian, pembagian jadwal mengajar guru serta dapat digunakan untuk mengentri data siswa,” ungkapnya.

Website Boedoet juga dapat digunakan bagi siswa untuk chating. “Banyak ragam aplikasi yang kita sediakan di website ini, guna memudahkan dan memberi pelayanan yang nyaman kepada user (pengguna) website ini. dengan harapan user tidak akan merasa jenuh dalam menggunakannya,” imbuhya. Sembari menyebutkan alamat website Boedoet http//budut.sekolahkita.info.

Untuk itu, kedepan pihaknya akan mensosialisasikan website ini kepada siswa/siswinya. Kenadati siswa/siswinya belum banyak mengetahui keberadaan website Boedoet. Bahkan pihaknya telah sepakat untuk memberikan kegiatan ektrakulikuler, dengan tujuan siswa/siswi SMA/SMK Boedoet mampu bersaing dibidang Teknologi dan Informasi Komputer (TIK). “Hari ini (Senin 4/10) kita telah mensosialisasikan website ini kepada sejumlah guru. Dengan demikian kita berharap pembinaan tidak hanya dilakukan di kelas melainkan dapat dilakukan di luar kelas. Sehingga dapat meningkatkan mutu output siswa/siswi Boedoet,” tandasnya.

Dikatakannya, sosialisasi yang dilakukan untuk kalangan guru SMA/SMK Boedoet Lubuklinggau, sangat direspon positif oleh guru. Bahkan guru agama yang mengikuti sosialisasi itu menginginkan untuk dapat menyediakan aplikasi Al-Quran, guna mempermudah siswa/siswinya dalam menginput data mengenai agama, hadist dan ayat suci Al-Quran.

Sementara itu, Ketua Yayasan Boedoet, Elven Asmat mengaku, bangga dan sangat merespon dengan adanya website Boedoet. Apalagi kegiatan ini bukan hanya untuk siswa/siswinya saja. Melainkan untuk jejaringan di seluruhnya dunia maya, terlebih bagi alumni SMA/SMK Boedoet. Seiring meningkatnya mutu output di SMA/SMK Boedoet nantinya. Dirinya mengaku akan meningkatkan kedisiplinan siswa/siswinya seperti halnya apa yang diterapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau, Septiana Zuraida dalam menerapkan kedisiplinan kepada guru di lingkungan pendidik Kota Lubuklinggau. “Saya setuju dengan kedisiplinan yang diterapkan oleh Kadisdik Kota,” akunya. (10)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar