Rabu, 13 Oktober 2010

Tujuh Siswa SMPN Terawas Kesurupan

MUSI RAWAS- Sedikitnya tujuh orang pelajar SMP Negeri Terawas Kecamanatan STL Ulu Terawas kesurupan. Akibat dari kejadian itu, seluruh siswa dipulangk an lebih cepat guna menghindari kejadian serupa menimpa pelajar lain.

Kejadian yang menimpa para siswa siswi SMP Negeri Terawas ini sudah berlangsung tiga hari secara berturut-turut, yakni Senin (11/10) hingga Rabu (13/10). Demikian dikemukakan Kepala Sekolah SMP Negeri Terawas Hendra Rianto, melalui Waka Kesiswaan M Pahit kepada wartawan koran ini, Rabu (13/10).

Menurut M Pahit, sejak upacara bendera Senin (11/10) ada salah seorang siswa yang kelihatan lemas, lalu jatuh dan langsung mengucapkan kata-kata di luar kewajaran. Selang beberapa menit kemudian, ada lagi siswa mengalami hal yang sama. Sehingga sejak Senin sampai Rabu jumlah siswa yang kesurupan mencapai tujuh orang.

Para pelajar yang kesurupan mengatakan “Jangan kencing sembarangan” di SMP Negeri Terawas. Karena di SMP tersebut ada makhluk ghaib. Kendati demikian pihaknya telah mengupayakan untuk memanggil sesepuh Desa Semboyan untuk mengobati siswa-siswi kesurupan. Senin (13/10), sesepuh itulah yang mengobati siswa yang kemarasukan mahluk halus tadi. Dan dalam tiga hari ini seluruh siswa SMP Negeri Terawas dipulangkan lebih cepat dari biasanya, guna menghindari kejadian yang serupa. Kebijakan itu sesuai dengan intruksi dari Kabid Dikdas Kabupaten Mura Imam Hanafi.

“Hari ini (Rabu 13/10) Sekretaris Disdik Kabupaten Mura Mawardi dan Kabid Dikdas telah mengunjungi SMP Negeri Terawas, guna memantau kebenaran yang sedang menimpa siswa siswi kami,” katanya.

Ditambahkan M Pahit, kedepan siswa yang kesurupan tadi akan diberi izin untuk tidak mengikuti pelajaran seperti biasa, sejak Kamis (13/10) hingga Sabtu (16/10). Sebab jika salah satu dari tujuh siswa itu kesurupan, akan merembet pada siswa-siswi lainnya. “Alasan itu ketujuh pelajar tersebut kita liburkan selama tiga hari. Kalau ketujuh pelajar tadi masih kesurupan, kita akan mendatangkan paranormal guna mengantisipasi kejadian tersebut. Sebab kejadian ini sanagat berdampak dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMP Negeri Terawas,” jelasnya.

Besok(15/10) keluarga besar SPM Negeri Terawas akan melaksanakan kegiatan yasinan. Yasinan ini sudah dilakukan setiap Jumat oleh seluruh siswa.(10)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar