Minggu, 21 Maret 2010

Dinsos Adakan Bimbingan Program Lansia dan Anak


Foto : Hetty/Linggau Pos
paparan : Kasi PPAT dan LU Dinsos Provinsi Sumsel, Nilam, menyampaikan paparan di hadapan peserta bimbingan program Lansia dan anak di Aula Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Lubuklinggau.

LUBUKLINGGAU-Guna meningkatkan pelayanan terhadap warga lanjut usia (Lansia) dan anak-anak jalanan, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan (Dinsos Sumsel) mengadakan bimbingan program Lansia dan anak. Dengan harapan, bisa meningkatkan kesejahteraan kehidupan mereka dalam naungan yayasan dan panti asuhan.
Demikian ditegaskan Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Penyantunan Anak Terlantar dan Lanjut Usia (PPAT dan LU) Dinsos Provinsi Sumsel, Nilam, kepada wartawan koran ini usai penyampaian materi bimbingan program Lansia dan anak yang berpusat di Aula Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Lubuklinggau, Sabtu (20/3).
“Tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah supaya para pengelola yayasan dan panti asuhan meningkatkan pelayanan, dan bisa mensejahterakan para Lansia serta anak terlantar yang bernaung didalamnya. Dengan harapan, bisa mengurangi angka anak jalanan yang ada di Kota Lubuklinggau,” ungkap wanita berjilbab ini.
Ditambahkannya, sosialisasi ini memang ditujukan kepada pengelola yayasan dan panti asuhan, sebab merekalah yang bertanggung jawab terhadap kesejahteraan penghuninya. Jangan sampai Lansia dan anak-anak disia-siakan.
Terkait adanya dugaan panti asuhan fiktif, Nilam menyatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap seluruh yayasan dan panti asuhan. Kalau memang ditemukan pihaknya akan memberikan sanksi tegas terhadap permasalahan ini.
“Beberapa waktu lalu, kami melakukan observasi ke lapangan di salah satu daerah. Hasilnya, kami menemukan panti asuhan fiktif. Dimana, jumlah penghuni yang dilaporkan tidak sesuai dengan kenyataan. Maka dari itu, kami langsung memberikan peringatan kepada pihak pengelola dan sanksi terberat, yakni penutupan operasional panti tersebut,” terangnya.
Untuk itu, Nilam mengimbau, kepada Forum Komunikasi Panti Asuhan Lubuklinggau (FK-PALL) yang menaungi seluruh yayasan dan panti asuhan yang ada di Kota Lubuklinggau, supaya bekerja maksimal sehingga tidak ditemukan hal-hal yang tidak diinginkan.(05)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar