Selasa, 02 Maret 2010

Buru Adipura, Sekolah Harus Lakukan Penghijauan




LUBUKLINGGAU-Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau, Septiana Zuraida mengatakan, salah satu kegagalan Kota Lubuklinggau dalam perebutan piala Adipura yakni karena banyaknya Water Closet (WC) yang ada di sekolah kotor. Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh sekolah untuk selalu membersihkan WC agar bisa merebut piala Adipura. Demikian diungkapkan wanita yang akrab disapa Ny Anna Riduan itu, kepada wartawan koran ini, beberapa waktu lalu.

“Saya ingin tahun ini kita bisa meraih piala Adipura. Salah satu jalan yang harus kita lakukan yakni mendukung program pemerintah dengan selalu menjaga kebersihan. Khususnya sekolah, harus selalu membersihkan WC supaya menambah kenyamanan sekolah yang bersangkutan,” lanjutnya.

Selain harus menjaga kebersihan WC, sekolah juga harus mengadakan program penghijauan. Tujuannya, untuk mendukung program pemerintah yakni pencegahan global warming (pemanasan global, red) yang saat ini telah berdampak pada kehidupan manusia di manapun berada.

“Supaya sekolah tampak lebih asri, maka dari itu saya berharap seluruh sekolah harus mengadakan program penghijauan. Salah satunya dengan menanam pohon pelindung untuk menghindari pemanasan global seperti yang telah diprogramkan pemerintah,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Ny Anna menyatakan, pengawas pendidikan merupakan perpanjangtanganan Kadisdik. Maka dari itu, pengawas pendidikan harus bekerja dengan semaksimal mungkin. Gunanya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Kota Lubuklinggau.

“Pengawas pendidikan adalah perpanjangtanganan Kadisdik, untuk itu setiap harinya pengawas pendidikan harus mengawasi sekolah binaannya. Dan setiap pengawas harus membuat format yang kemudian diisi setiap hari,” pungkasnya.(05)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar