Minggu, 07 Maret 2010

SMAN 6 Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW



Foto-Hetty-Linggau Pos
taushiyah : Uztadz Husni Thamrin ketika menyampaikan taushiyahnya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMAN 6 Lubuklinggau, Sabtu (6/3).(INZET) Puguh Purnomo.

LUBUKLINGGAU-Untuk meningkatkan pemahaman keislaman kepada siswa-siswi, OSIS bekerjasama Kerohanian Islam (Rohis) SMA Negeri 6 Lubuklinggau menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1431 H. Kegiatan tersebut dipusatkan di lapangan upacara SMAN 6 Lubuklinggau, Sabtu (6/3).
Ketua panitia kegiatan, Muslim Toyyib mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menanamkan spiritualitas keislaman seluruh civitas akademika SMAN 6, sehingga kegiatan keislaman yang tercipta dapat seimbang antara dunia dan akhirat.
“Untuk menanamkan pemahaman tentang keislaman terhadap siswa-siswi SMAN 6, maka pengurus OSIS bekerjasama dengan Rohis berinisiatif menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Peringatan kali ini dirasa sangat berbeda, sebab diadakan pula parade seni yang dilakukan langsung oleh siswa-siswi,” jelas Muslim didampingi Waka Kurikulum SMAN 6, Amrul Husin.
Ditambahkannya, parade seni yang ditunjukkan oleh siswa-siswi ini merupakan apresiasi dalam rangka memeriahkan peringatan Maulid Nabi. Sehingga, mereka dapat termotivasi untuk meningkatkan rutinitas keislaman tersebut.
Kepala SMAN 6 Lubuklinggau, Puguh Purnomo mengharapkan melalui kegiatan ini siswa- siswinya sebagai generasi muda penerus bangsa dapat memahami lahirnya nabi terakhir yang merupakan rahmatan lil ‘alamin.
“Melalui kegiatan ini hendaknya para siswa dapat menelaah peristiwa lahirnya Nabi Muhammad SAW yang merupakan Rasul pilihan Allah SWT, dan Nabi yang berjuluk rahmat sekalian alam. Dengan demikian, kita semua sebagai makhluk ciptaan Tuhan dapat terhindar dari marabahaya yang selalu mengintai umat manusia,” ucap Puguh.
Puguh mengungkapkan, dalam waktu dekat SMAN 6 segera memiliki musholla yang menurut rencana peletakan batu pertamanya akan dilakukan langsung oleh Walikota Lubuklinggau, Riduan Effendi. Dikatakannya, dengan memiliki musholla sendiri berarti mempermudah aktivitas keagamaan yang dilakukan keluarga besar SMAN 6 serta masyarakat sekitar.
“Insyaallah dalam waktu dekat kami segera membangun musholla, dan menurut rencana walikota akan melakukan peletakan batu pertamanya. Dengan demikian, berarti untuk kegiatan keagamaan yang akan dilakukan nanti dengan mudah dilaksanakan tanpa meminjam gedung orang lain,” pungkasnya.
Hadir pada kesempatan tersebut antara lain, Lurah Air Temam, Supriadi Umar, Ustadz Husni Thamrin, pewakaf tanah untuk SMAN 6 Lubuklinggau, Satimin, serta para undangan lainnya.(05)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar