Rabu, 29 September 2010

49 Guru Ikuti Workshop Standar Nasional Pendidikan

TUGUMULYO - SMA Negeri Tugumulyo gelar workshop implementasi Standar Nasional Pendidikan (SNP). Kegiatan ini bertujuan menjamin mutu pendidikan sesuai dengan SNP dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa serta membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat.

Workshop ini dilaksanakan di Laboraturium Biologi SMA Negeri Tugumulyo, Rabu (29/9).

Kepala SMA Negeri Tugumulyo, Sukamto mengatakan SNP merupakan kriteria minimal tentang sistem pendidikan diseluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang mengacu kepada UU Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, Permen nomor 19 tahun 2005 serta Mendiknas RI.

Untuk itu, workshop implementasi standar nasional pendidikan ini mengacu kepada delapan standar nasional pendidikan yang meliputi standar isi, proses, kompetensi kelulusan, pendidik dan ketenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan.

“Workshop ini dikuti guru SMAN Tugumulyo dengan jumlah 60 orang terdiri dari 49 orang guru SMAN Tugumulyo dan 11 mahasiswa PPL Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Lubuklinggau,” kata Sukamto kepada koran ini, Rabu (29/9).

Dikatakannya, kegiatan ini dilatar belakangi dua faktor, yakni materi dan teknologi. Materi merupakan tahapan adaptasi guna mengavaluasi dan menganalisis kinerja guru. Sedangkan teknologi diharapkan nanti SMAN Tugumulyo mengacu kepada Teknologi Informasi dan Komputer (TIK). “Kita berharap tahun 2010/2011 SMAN Tugumulyo telah berbasis kepada TIK. Sehingga guru harus menggunakan LCD dan laptop dalam mengajar. Di setiap ruangan akan diletakkan LCD, dan itu Insya Allah direalisasikan akhir semester dua nanti,” ungkapnya. Untuk pemateri workshop Implementasi standar nasional pendidikan yakni dua orang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mura dan tiga dari SMA Negeri Tugumulyo. Adapun anggaran dana yang digunakan pada workshop implementasi SNP yakni anggaran dana Sekolah Standar Nasional (SSN).

Ia menambahkan, dalam mewujudkan implementasi SNP ada lima strategi yaitu, mempelajari dan memahami seluruh dokumen SNP, setelah diterbitkan UU No. 20 tahun 2003 dan PP nomor 19 tahun 2003. Kemudian menganalisis kelemahan dan kekuatan, tantangan dan peluang dilakukan tim kerja. Selanjutnya menyusun dan menganalisis daftar kebutuhan pemenuhan. Dan menyusun, menentukan skala prioritas skala pemenuhan kebutuhan NSP untuk jangka panjang menengah dan tahunan, serta melaksanakan program sesuai dengan program yang berkesinambungan.(10)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar