Rabu, 15 September 2010

Calon Kepala SMA dan SMK Bersaing Ketat

LUBUKLINGGAU-Calon kepala SMP, SMA dan SMK dinyatakan lulus persyaratan administratif dan uji kepatutan, langsung diranking pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau. Akan tetapi urutan nilai dari masing-masing calon Kepala Sekolah (Kasek) masih dirahasiakan.
Tujuannya untuk menjaga kondusifnya proses seleksi.  Dan saat ini belum dapat beritahu kapan akan diumumkan para calon kasek yang dinyatakan lulus. Yang jelas pengumuman ranking setelah uji kelayakan bagi calon Kasek SD. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau Septiana Zuraida, kepada wartawan koran ini, Selasa (14/9).
Menurut Septiana Zuraida, setelah mereka dinyatakan lulus syarat administratif, para calon Kasek akan menjalani fit and profertest (uji kepatutan) di hadapan tim penguji Disdik Kota Lubuklinggau. Tidak hanya itu, mereka juga diwajibkan membuat makalah pendidikan menjadi syarat para pelamar setelah melalui uji kepatutan.
Setelah semua tes dilalui, barulah pihaknya akan mengadakan sistem rangking yang akan dinilai oleh yang berhak dan berkompeten, seperti halnya pengawas dan dewan pendidikan.
Sementara itu, hingga kemarin, fit and profertest calon kepala SD belum berakhir. Sehingga masih ada kesempatan bagi guru yang akan mengikuti tes untuk menjadi Kasek. Sebab akan dicari Kasek yang memang berkompeten dibidangnya masing-masing.  
Untuk itu, persaingan antar pelamar diramalkan berlangsung ketat. Hal itu berdasarkan jumlah SMA di Kota Lubuklinggau hanya 7,  jadi kursi kepala SMA yang diperebutkan hanya ada 7. Sedang SMK hanya 3, dan jumlah SMP ada 13 SMP. “SD yang agak berimbang, tapi itu pun belum pasti, besar kemungkinan nanti akan bertambah,” ucapnya.
Membuat persaingan semakin ketat, karena tidak semua Kasek akan diganti. Pasalnya, Disdik hanya masih melihat kinerja semasa kepemimpinan mereka selama ini. “Yang masih satu periode akan kami evaluasi, kalau harus diganti, tetap akan diganti. Namun, kalau masih baik, kami coba pertahankan dengan catatan membuat program sekolah yang dipimpinnya yang lebih baik,” tegasnya. (10)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar