Senin, 21 Juni 2010

234 Pelajar Ikut Ujian Paket C

 Paket A dan B 262 Orang


LUBUKLINGGAU-Sedikitnya 234 pelajar SMA sederajat mengikuti ujian paket C yang akan dilaksanakan hari ini (Selasa, 22/6). Pelaksanaan ujian paket C tersebut berlangsung di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Lubuklinggau.

“Ujian paket C ini diperuntukkan bagi siswa siswi yang putus sekolah di tingkat SMA, dan ijazah lulusan paket C setara dengan ijazah SMA,” kata Maryani, Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau, ketika dijumpai wartawan koran ini di ruang kerjanya, Senin (21/6).
Untuk persiapan ujian paket C, pihak PKBM telah mengadakan Tray Out (TO) bagi calon peserta ujian. TO itu telah dilaksanakan Minggu (13/6) lalu. Sehingga dengan adanya persiapan, dapat memebantu anak dalam menghadapi soal-soal yang diuji.
Untuk itu, bagi anak putus sekolah tingkat SD, pihaknya mengarahkan anak tersebut mengikuti paket A, dan anak yang lulus ujian paket A setara dengan lulusan SD. Kemudian bagi siswa yang putus tingkat SMP, diterima di paket B yang setara dengan SMP. Kemudian untuk siswa yang putus sekolah di SMA diterima pada paket C yang juga setara dengan SMA.
“Ujian paket A dan B akan dilaksanakan Selasa (29/6) hingga Kamis (1/7). Dan bagi siswa siswi yang gagal UN dan anak putus sekolah di tingkat SMA dapat mengikuti UN paket C, yang dilaksanakan hari ini (Selasa 22/6) hingga Jumat (25/6),” jelasnya.
Siswa yang mengikuti ujian paket A dan B mencapai 262 orang. Dari 262 siswa tersebut terdiri dari 216 orang mengikuti ujian paket B dan 46 orang yang mengikuti ujian paket A. “Kesemuanya itu berasal dari 11 PKBM yang ada di Kota Lubuklingggau,” jelasnya.
Mengenai tempat pelaksanaan ujian paket ini, dilaksanakan di masing-masing PKBM. Ia berharap, melalui ujian paket C ini seluruh anak yang putus sekolah dapat memiliki ijazah setara dengan SMA. “Ijazah paket sama halnya dengan ijazah formal, dan tidak ada bedanya. Bagi anak yang memiliki ijazah paket c juga dapat untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi,” terang Maryani.(10)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar