Jumat, 18 Juni 2010

Pelajar SMP Negeri 11 Dilarang Membawa Motor

 LUBUKLINGGAU-Untuk menciptakan kondisi yang kondusif di lingkungan sekolah, maka para pelajar SMP Negeri 11 Lubuklinggau, dihimbau untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor, terutama roda dua. Demikian ditegaskan Kepala SMP Negeri 11 Lubuklinggau, Suradi, kepada wartawan Koran ini, Jumat(18/6).
“Sebelumnya, kami telah melakukan untuk tutur sapa dan bersalaman, baik di kalangan siswa/siswi dan para dewan guru yang ada di sekolah. Alhamdulillah apa yang diharapkan selama ini sudah ada hasilnya, dan semua anak telah melakukan hal tersebut,”kata Suradi.
Sekarang siswa siswi sekolah itu diminta untuk tidak membawa kendaraan roda dua, guna menghindari hal yang tidak diinginkan, seperti tindakan kriminal dan sebagainnya. Selain itu, pihaknya menginginkan dengan tidak diperboleh mengenakan kendaraan roda dua terciptanya suasana belajar yang kondusif. Sehingga Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lingkungan SMP Negeri 11 berjalan dengan baik.
“Sebab jika anak diperbolehkan membawa kendaraan roda dua, dikhawatirkan anak tersebut akan timbul prasaan angkuh terhadap teman-temannya, dan melakukan kompoi atau kebut-kebutan di jalan raya. “Untuk saat ini semua orang tua anak merespon program yang kami buat tersebut,” jelasnya.
Disamping itu siswa siswi SMP sebenarnya belum diperbolehkan mengendarai kendaraan roda dua. Dan untuk mengendarai kendaraan roda dua harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dari kepolisian, sedangkan untuk membuat SIM, minimal berusia 17 tahun. Maka dari itu, kami tidak memperbolehkan anak untuk tidak mengguna kendaraan roda dua,” jelasnya.
Sementara itu, Penerimaan Siswa Baru (PSB) pada tahun ajaran 2010/2011, pihaknya telah memberikan semacam peringatan untuk tidak membawa kendaraan roda dua bagi calon siswa baru. Dengan demikian siswa baru terbiasa untuk tidak hidup bermewah-mewahan. “Kita berupaya untuk mendidik anak agar tidak memikirkan kehidupan sesaat, melainkan memikirkan masa depan mereka sendiri nantinya. Untuk itu, kami mengharapkan kepada orang tua dan wali murid untuk dapat berpartisipasi mendukung program ini,” pintanya.(10)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar