Rabu, 01 September 2010

BAB 4 PENGELOMPOKKAN UNIT KOMPETENSI PADA LEVEL KUALIFIKASI DAN JENJANG JABATAN

4.1 PENGELOMPOKAN UNIT KOMPETENSI
Semua sepakat bahwa keahlian/kompetensi tertentu bisa diperoleh melalui jalur pendidikan formal di sekolah dan/atau jalur non-formal yang bisa berupa pelatihan di perusahaan, kursus bersertifikat, atau pendidikan luar sekolah yang lain. Namun alangkah baiknya bila pendidikan formal mengambil peran sebanyak mungkin dalam menghasilkan tenaga-tenaga dengan keahlian / kompetensi yang diperlukan oleh masyarakat. Artinya, kurikulum pada pendidikan formal harus dibuat sedemikian rupa sehingga lulusannya bisa memiliki keahlian atau kompetensi tertentu yang diperlukan oleh dunia industri tanpa harus mengikuti kursus-kursus tambahan. Apabila memang diperlukan sertifikasi tertentu dari lembaga tertentu, maka harus diupayakan kurikulum yang memungkinkan lulusan dari pendidikan formal dengan mudah bisa memperoleh sertifikat yang dimaksud. Dengan kata lain, lulusan dari pendidikan formal yang dirancang sebaik-baiknya akan memiliki kemampuan yang baku sehingga dengan mudah bisa memperoleh sertifikasi yang bersifat global.





4.2 LEVEL KUALIFIKASI DALAM BIDANG COMPUTER TECHNICAL SUPPORT(MERAKIT,MERAWAT DAN PERBAIKAN)
Umum
No.
Urut Kode
Unit Unit
Kompetensi Level
I II III IV V VI
01. TIK.CS01.001.01 Menyiapkan Proposal x
02. TIK.CS01.002.01 Menyiapkan Presentasi x
03. TIK.CS01.003.01 Mengikuti Prosedur Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja (K3) x
04. TIK.CS01.004.01 Menggunakan Alat Ukur atau Alat Bantu untuk Proses Perawatan dan Perbaikan x
05. TIK.CS01.005.01 Mengidentikasi perangkat penyusun komputer x
06. TIK.CS01.006.01 Mengidentifikasi spesifikasi perangkat komputer x
07. TIK.CS01.007.01 Memasang label garansi pada perangkat komputer x
08. TIK.CS01.008.01 Mengepak dan melengkapi dengan user manual, kartu garansi, cd driver x
09. TIK.CS01.009.01 Melakukan inventarisasi software x
10. TIK.CS01.010.01 Membuat laporan kerja perakitan, perawatan dan perbaikan x
11. TIK.CS01.011.01 Mengikuti Prosedur Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual x
Inti
No.
Urut Kode
Unit Unit Kompetensi Level
I II III IV V VI
01. TIK.CS02.001.01 Merumuskan kebutuhan pengguna (user requirement) x
02. TIK.CS02.002.01 Merancang spesifikasi sesuai dg fungsi & kebutuhan pengguna (user specification) x
03. TIK.CS02.003.01 Memilih casing dan power supply x
04. TIK.CS02.004.01 Memilih Monitor x
05. TIK.CS02.005.01 Memilih Harddisk x
06. TIK.CS02.006.01 Memilih Motherboard x
07. TIK.CS02.007.01 Memasang Interface Card x
08. TIK.CS02.008.01 Memasang Harddisk x
09. TIK.CS02.009.01 Memasang Drive Optik x
10. TIK.CS02.010.01 Memasang Perkabelan Pada Motherboard x
11. TIK.CS02.011.01 Memasang Memory x
12. TIK.CS02.012.01 Memasang Prosesor x
13. TIK.CS02.013.01 Memasang Perlengkapan Komputer x
14. TIK.CS02.014.01 Menguji hasil rakitan secara hardware x
15. TIK.CS02.015.01 Melakukan setting BIOS
x
16. TIK.CS02.016.01 Mengkonfigurasi harddisk x
17. TIK.CS02.017.01 Melakukan instalasi Operating System x
18. TIK.CS02.018.01 Melakukan instalasi Driver Motherboard x
19. TIK.CS02.019.01 Melakukan instalasi Driver Printer x
20. TIK.CS02.020.01 Melakukan instalasi Driver VGA Card x
21. TIK.CS02.021.01 Melakukan Instalasi Driver Sound Card x
22. TIK.CS02.022.01 Mengoperasikan USB-Port x
23. TIK.CS02.023.01 Mempersiapkan CD RW x
24. TIK.CS02.024.01 Mengoperasikan CD RW x
25. TIK.CS02.025.01 Menginstal Modem x
26. TIK.CS02.026.01 Menguji kinerja komputer x
27. TIK.CS02.027.01 Melakukan instalasi software aplikasi x
28. TIK.CS02.028.01 Mengkonfigurasi software aplikasi x
29. TIK.CS02.029.01 Menganalisa kebutuhan perawatan x
30. TIK.CS02.030.01 Menentukan ruang lingkup kegiatan perawatan x
31. TIK.CS02.031.01 Membuat jadwal kegiatan perawatan x
32. TIK.CS02.032.01 Melakukan perawatan CPU x
33. TIK.CS02.033.01 Melakukan perawatan Harddisk x
34. TIK.CS02.034.01 Melakukan perawatan peralatan jaringan x
35. TIK.CS02.035.01 Melakukan perawatan periferal x
36. TIK.CS02.036.01 Melakukan Upgrade Hardware x
37. TIK.CS02.037.01 Melakukan Upgrade Software x
38. TIK.CS02.038.01 Memperbaiki Hard Disk yang Bad Sector x
39. TIK.CS02.039.01 Mendiagnosa dan Memperbaiki Kegagalan Operasi Harddisk x
40. TIK.CS02.040.01 Memperbaiki Invalid Partition Table x
41. TIK.CS02.041.01 Mengembalikan File pada Harddisk yang terhapus atau data hilang x
42. TIK.CS02.042.01 Mencegah Komputer dari serangan berbagai Jenis Virus x
43. TIK.CS02.043.01 Melakukan instalasi software anti Virus x
44. TIK.CS02.044.01 Melakukan Tindakan Ketika Virus Ditemukan x
45. TIK.CS02.045.01 Memperbaiki komputer yang terinfeksi Virus x
46. TIK.CS02.046.01 Membuat Rescue Disk x
47. TIK.CS02.047.01 Membersihkan Virus Jaringan x
48. TIK.CS02.048.01 Menyiapkan perangkat jaringan Komputer x
49. TIK.CS02.049.01 Melakukan instalasi jaringan Komputer x
50. TIK.CS02.050.01 Melakukan instalasi Operating System Jaringan x
51. TIK.CS02.051.01 Melakukan konfigurasi system jaringan komputer x
52. TIK.CS02.052.01 Melakukan Setting Konfigurasi Komunikasi Wireless
x
53. TIK.CS02.053.01 Memperbaiki System Jaringan Komputer x



Pilihan
No.
Urut Kode
Unit Unit
Kompetensi Level
I II III IV V VI
01. TIK.CS03.001.01 Melakukan Setting Konfigurasi Menggunakan Remote Access x
02. TIK.CS03.002.01 Melakukan setting untuk optimasi system x
03. TIK.CS03.003.01 Melakukan Perawatan Operating System x
04. TIK.CS03.004.01 Melakukan Upgrade Operating System x
05. TIK.CS03.005.01 Melakukan Migrasi Operating System x
06. TIK.CS03.006.01 Melakukan Restore Operating System x
07. TIK.CS03.007.01 Melakukan Back Up data dan Sistem x
08. TIK.CS03.008.01 Memperbaiki Keyboard x
09. TIK.CS03.009.01 Memperbaiki Mouse x
10. TIK.CS03.010.01 Memperbaiki Floppy Disk drive x
11. TIK.CS03.011.01 Memperbaiki CD RW x
12. TIK.CS03.012.01 Memperbaiki Fisik Hard Disk x
13. TIK.CS03.013.01 Memperbaiki Monitor x
14. TIK.CS03.014.01 Memperbaiki CD Rom Drive x
15. TIK.CS03.015.01 Memperbaiki Printer x
16. TIK.CS03.016.01 Memperbaiki Power Supply x

4.3 PENGELOMPOKAN UNIT KOMPETENSI PADA JENJANG JABATAN

Jenjang Jabatan Level
Kualifikasi Jml Unit Kel.
Umum Jml Unit Kel. Inti Jml Unit Kel Spesialis
--- 9 - - -
--- 8 - - -
--- 7 - - -
Manager Technical Support 6 - 5 -
Supervisor Technical Support 5 2 - -
Senior Technical Support 4 1 - 1
Technical Support 3 - 17 14
Junior Techical Support 2 - 27 1
Teknisi Komputer 1 8 4 -

Total = 11 53 16





4.4 RANGKUMAN KOMPETENSI
Dalam dokumem ini telah berhasil dibukukan sebanyak 80 unit kompetensi dengan dengan rincian sebagai berikut:
Kompetensi Umum terdiri dari 11 unit kompetensi.
Kompetensi Inti terdiri dari 53 unit kompetensi.
Kompetensi Pilihan terdiri dari 16 unit kompetensi.
Pendekatan level dilakukan dengan asumsi setara dengan pendidikan formal 18 tahun. Maka terdapat 9 level kualifikasi dengan penjelasan sebagai berikut.

LEVEL JENJANG PENDIDIKAN LEVEL KEAHLIAN
Level I~III pendidikan SMK tiga tahun Teknisi
Level IV~V pendidikan politeknik / D1-D3 Perekayasa
Level VI pendidikan sarjana (S1) atau sarjana terapan (D4) Perekayasa Senior
Level VII-VIII pendidikan master (S2) Director / Manager (ahli)
Level IX pendidikan filosofis/doktoral (S3) Creator (ahli)

Daerah bahasan dalam dokumen ini terbatas pada level I sampai dengan level VI
saja.

4.5 HUBUNGAN ANTARA JENJANG JABATAN DAN SERTIFIKASI ATAU KUALIFIKASI PENDIDIKAN
Pada bagian ini disajikan gambaran tentang sistem pendidikan di Indonesia, mulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Sistem pendidikan dasar menengah meliputi SMP, SMU/MAN, dan SMK; sedangkan sistem pendidikan tinggi meliputi jalur pendidikan akademik dan jalur pendidikan diploma. Disamping itu, disajikan pula sistem pendidikan luar sekolah yang berupa pelatihan-pelatihan, kursus-kursus berbasis kompetensi, dan yang lainnya. Selengkapnya disajikan dalam Gambar 4.1.
Ditinjau dari kesiapan memasuki lapangan kerja, lulusan SMK lebih tinggi peluangnya dibandingkan dengan lulusan SMU/MAN karena keahlian / ketrampilan yang dimiliki lebih baik daripada lulusan SMU/MAN. SMK memang dirancang untuk memenuhi tuntutan dunia kerja, sedangkan SMA dirancang untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Keduanya bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi yang sama namun peluang SMU/MAN lebih tinggi karena materi test yang lebih berpihak kepada SMU/MAN.
Lulusan SMK, dengan keahlian dasar yang dimiliki, bisa langsung menjadi seorang teknisi dengan sedikit penyesuaian/orientasi di industri. Namun untuk menangani persoalan-persoalan yang lebih rumit, dia harus mengikuti pelatihan-pelatihan tertentu terutama tentang ketrampilan menangani peralatan produksi tertentu yang di bangku sekolah tidak mungkin diperoleh karena tidak mungkin sekolah membangun laboratorium yang fasilitasnya serupa dengan dunia industri.


Gambar 4.1: Jenjang Pendidikan vs Jenjang Pekerjaan

Keahlian / ketrampilan yang serupa dengan yang dimiliki oleh lulusan SMK bisa juga diperoleh oleh lulusan SMP dengan mengikuti kursus-kursus yang sesuai, namun dengan cakupan kemampuan yang sangat terbatas. Dengan keahlian sederhana yang diperoleh melalui kursus ini, seseorang bisa bekerja sebagai Operator pada industri budaya. Kursus-kursus diselenggarakan oleh lembaga-lembaga pendidikan luar sekolah yang memang layak atau kompeten untuk menyelenggarakannya. Karena itu perlu dibentuk lembaga-lembaga sertifikasi “profesi” (ketrampilam terbatas) yang diawasi dan diakreditasi oleh badan yang layak pula.
Lulusan Diploma dengan kemampuan / keahlian yang dimilikinya bisa langsung menduduki pekerjaan teknisi level menengah. Kalau pada level SMK, pendidikan ditekankan pada kemampuan / ketrampilan fisik (hard-competencies), maka pada level diploma ini, pembentukan kemampuan analitis (soft-competencies) juga menjadi perhatian sampai rentang tertentu. Keseimbangan antara kemampuan analisis dan kemampuan praktis membuat lulusan D3 kompeten untuk melaksanakan tugas-tugas seorang teknisi. Dengan bertambahnya pengalaman, ia akan mampu pula membantu tugas-tugas perancangan dan modifikasi selama proses produksi.
Lulusan Sarjana S1, S2, dan S3 pada kenyataannya dimanfaatkan kecerdasannya untuk memikirkan hal-hal yang bersifat manajerial dan pengembangan perusahaan jangka menengah dan panjang. Kemampuan berpikir yang sistematis membuatnya mampu melakukan analisis yang akurat dan menyelesaikan masalah. Idealnya, lulusan ini menduduki posisi seorang ahli yang diandalkan untuk merancang produk/kreasi baru.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar