Jumat, 14 Januari 2011

Misteri Dibalik Mimpi

Bermimpi adalah salah satu pengalaman yang paling misterius dalam hidup kita, tapi apa yang kita benar-benar tahu tentang mimpi? Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang mimpi yang mungkin anda ingin tahu.
  • 90% Dari Mimpi Akan Terlupakan
Dalam waktu 5 menit setelah bangun, setengah dari mimpi akan terlupakan. Dalam waktu 10 menit kemudian 90% darinya akan hilang dari memori.
Seorang penyair terkenal, Samuel Taylor Coleridge, terbangun suatu pagi dengan mimpi yang fantastis, ia mengambil pena dan kertas serta langsung menggambarkan "visi dalam mimpinya" sehingga melahirkan karya sastra Inggris dalam bentuk puisi yang terkenal dengan judul Kubla Khan.
  • Orang Buta Juga Bermimpi
Orang yang buta sejak lahir juga dapat melihat gambar dalam mimpi mereka.Tapi seseorang yang buta sejak lahir, tidak memimpikan apa yang pernah mereka lihat melainkan melahirkan "visi" lain dalam mimpinya setelah dia melibatkan indra pencuiman, pendengaran, sentuhan dan melibatkan emosi pada kesehariannya. Sulit bagi orang normal untuk membayangkan kejadian tersebut. Sebab kejadian tersebut tercipta dari kebutuhan tubuh untuk tidur, lalu merangkum kegiatan fisik yang kemudian ditampilkan dalam "visi tidurnya".


  • Laki-laki dan Perempuan Memiliki Mimpi Yang Berbeda
Dalam mimpinya laki-laki dan perempuan memiliki mimpi yang berbeda dan reaksi fisik yang berbeda. Pria cenderung bermimpi tentang laki-laki lain, sementara wanita cenderung bermimpi sama tentang laki-laki dan perempuan.
Selain itu, baik pria maupun wanita mengalami reaksi seksual yang berkaitan fisik untuk mimpi mereka (pengalaman ereksi pada laki-laki dan perempuan mengalami peningkatan aliran darah pada vagina).
Orgasme juga bisa dirasakan sensasinya dalam mimpi layaknya kenyataan, tetapi kadang tanpa disertai dengan maaf..”basah-basahan”.
  • Kita Hanya Mimpi Apa Yang Kita Tahu
Mimpi kita sering penuh dengan orang asing yang memainkan bagian-bagian tertentu . Apakah Anda tahu bahwa pikiran anda tidak menciptakan wajah-wajah itu ? Wajah-wajah itu nyata dari orang-orang yang ada yang pernah kita lihat selama hidup,  tetapi mungkin kita tidak ingat. Kita semua melihat ratusan ribu wajah dalam hidup kita, sehingga kita tidak akan kehabisan pasokan karakter untuk otak yang digunakan selama mimpi kita.
  • Tidak Semua Orang Mimpinya Bisa Berwarna
Studi dari 1915 sampai tahun 1950-an berpendapat bahwa mayoritas mimpi hitam dan putih, namun hasil ini mulai berubah pada tahun 1960-an. Hanya 4.4% dari sampel yang berusia dibawah 25 Tahun yang mimpinya masih hitam putih. Perubahan ini kemungkinan dipengaruhi oleh media televisi yang pada waktu itu sudah ada yang berwarna. (tv di negara maju maksudnya...:).di negara kita pada waktu itu tv masih barang langka).
  • Mimpi Dapat Mencegah Psikosis
Sebelumnya saya jelaskan dulu mengenai Psikosis. Psikosis semacam gangguan kejiwaan yang dapat didefinisikan sebagai suatu kumpulan gejala/terdapatnya gangguan fungsi mental, respon perasaan, daya nilai realitas, komunikasi dan hubungan antara individu dengan lingkungannya.
Mimpi dapat mencegah gangguan ini. Hal tersebut dibuktikan dengan sampel penelitian yang dibangunkan saat mereka bermimpi, kemudian di ijinkan lagi melanjutkan tidurnya. HAsilnya mereka mengalami sulit konsentrasi dan mudah marah selama 3 hari.
  • Dream Incorporation
Mimpi jenis ini adalah mimpi yang timbul dari stimulus reaksi indra kita ketika menangkap sesuatu dengan waktu agak lama selama tidur.
Contohnya kita bermimpi sedang menonton konser musik, padahal disaat yang sama tetangga kita sedang karaokean dengan volume tinggi. Atau kita bermimpi sedang dalam toilet yang sangat jorok dengan bau tidak sedapnya padahal sebenarnya disaat yang sama teman tidur kita sedang kentut...hehehe.
  • Mimpi Prakognitif
Hasil beberapa survei yang diset dalam populasi yang banyak menyebutkan bahwa 30%-nya pernah mengalami mimpi prakognitif dan 70%-nya mengalami de javu. Kalau menurut para sepuh, ini mimpi yang harus kita maknai dengan hati-hati. Sebab katanya tidak lama lagi kehidupan dari yang bermimpi akan segera is death....sorry just kidding..:).
  • Tidur Mendengkur Sulit Bermimpi.
Fakta ini telah dipublish di berbagai media termasuk internet. Tapi saya kurang yakin sebab tidak didukung oleh fakta ilmiah yang bisa diyakini kebenarannya.
Kenyataan juga bahwa gaya tidur saya tenang tapi sangat jarang bermimpi. Yang perlu menjadi catatan bahwa kegiatan saya selama melek, berhadapan dengan komputer dan dunia maya. Mungkin semua kegiatan virtual ini telah menyedot kemampuan mimpi saya ? Nah untuk anda para pehobi IT dan pecandu IT kalau mengalami sulit mimpi dan tidak mendengkur, plis kontak saya. Kalau udah banyak yang ngontak berarti teori baru tuh bahwa media maya telah membuat impian jadi nyata...:)). Semoga bermanfaat..:)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar