Rabu, 19 Januari 2011

SKB Ingin Optimalkan Program Keaksaraan Fungsional

TUGUMULYO-Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Musi Rawas (Mura), berharap 2011 ini, bisa mengoptimalkan program keaksaraan fungsional. Program ini dinilai sangat penting untuk membantu masyarakat bangkit dari permasalahan buta aksara.
Demikian diungkapkan Kepala SKB Kabupaten Mura, Kosasi didampingi Koordinator Pamong SKB, Diding Syamsudin, kepada wartawan koran ini, Rabu (19/1).
Program keaksaraan fungsional ini hampir dilaksanakan setiap tahun. Sejak 2010 lalu, sudah 30 orang yang terbantu dari program ini sehingga bisa membaca.
“Awalnya 30 warga tersebut murni buta aksara, setelah mengikuti pelatihan enam bulan di SKB dalam program bimbingan teknis luar sekolah ini akhirnya 30 warga tersebut bisa membaca dengan baik. Selain itu, SKB juga memberikan pelatihan kepada 60 orang agar di masa tua tidak mengalami buta aksara,” jelas Diding Syamsudin.
Hanya saja SKB masih kewalahan untuk menjangkau seluruh masyarakat yang buta aksara. Oleh sebab itulah, SKB berinisiatif untuk mendekati beberapa kelompok tani dan kelompok pengajian yang mayoritas ibu-ibu.
Dari proses komunikasi dan pendekatan terhadap kelompok-kelompok ini, tidak sedikit dari ibu-ibu tersebut meminta agar SKB membantu mereka dalam memahami aksara, atau membantu agar tidak mengalami buta aksara.
Bahkan, ada sebagian masyarakat seperti di BTS Ulu Cecar dan beberapa daerah lain yang mengusulkan untuk terus menggalakkan program keangsaraan fungsional ini.
“Kami akan sangat terbuka, jika ada masyarakat yang mengusulkan untuk mengikuti bimbingan teknis tentang keaksaraan fungsional ini. Jika Dinas Pendidikan memberikan kesempatan yang sama 2011 ini, kami akan berusaha mengoptimalkan program ini. Agar masyarakat Kabupaten Musi Rawas (Mura) bebas dari Buta Aksara,” jelasnya.
Selain melakukan bimbingan teknis keaksaraan fungsional, SKB juga melakukan Bimtek PAUD.
“Beberapa tahun lalu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Mura masih sangat minim. Namun, sekarang sudah lebih dari 58 PAUD cukup diminati oleh masyarakat. Oleh sebab itulah, SKB berusaha mengoptimalkan kualitas pendidik di PAUD. Berdasarkan amanah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mura, SKB telah memberikan Bimtek PAUD kepada 60 orang tenaga pendidik PAUD, yang berasal dari 21 Kecamatan di Kabupaten Mura.(03)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar