Jumat, 07 Mei 2010

LJU UASBN Dalam Proses Scanning

LUBUKLINGGAU-Lembar Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Lubuklinggau diScanning pihak Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau. kemudian, hasil Scanning tersebut dijadikan master dan dikirim ke palembang. 
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lubuklinggau Septiana Zuraida, melalui Kabid Dikdas Rudi, didampingi Kasi Kurikulum Samsumar, mengatakan kepada wartawan koran ini ketika dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (7/5). 
Sementara itu, “Hasil yang dijadikan master tersebut di kirim ke palembang untuk di evaluasi,” ujarnya. Untuk itu pihak provinsi yang akan mengoreksi Lembar Jawaban Ujian (LJU) tersebut. Namun dalam pengoreksian dan pengiriman LJU tersebut berbeda dengan pelaksanaan UN tingkat SMA dan SMP dengan mengirimkan LJU yang asli. “Dari hasil jawaban tersebut diketahui Daftar Kolektif Nilai Evaluasi Murni (Dakolnim)” jelasnya.
Ia menambahkan, kelulusan anak tergantung dengan sekolah masing-masing. Namun untuk standar dalam kelulusan SD/MI/SLB diambil dari nilai standar tray out (TO) untuk penyetaraan dalam penentu kelulusan. “Sebab, jika dalam standar kelulusan nanti dari hasil TO 4,0. Maka murid yang nilai dibawah 4,0 tersebut dinyatakan belum berhasil dalam melaksanakan UASBN pada tahun ajaran 2009/2010. bagi yang tidak lulus juga tidak ada ujian ulangan untuk murid SD/MI/SLB,” tegasnya.
Palaksanaan UASBN tersebut diikuti oleh 3.599 pelajar SD/MI/SLB di Kota Lubuklinggau pada tahun ajaran 2009/2010. Mengenai system dalam pelaksanaan ujian murid SLB berbeda dengan anak SD/MI. 
Mengenai jumlah anak yang tidak mengikuti pelaksanaan UASBN kali ini, pihaknya belum bisa menyebutkan. Sebab untuk rekap siswa yang tidak mengikuti UASBN akan direkap setelah pelaksanaan ujian tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas (Mura), Edi Iswanto melalui Kabid Dikdas, Imam Hanafi mengatakan pelaksanaan UASBN tingkat SD/MI/SDLB kali ini tidak mengalami kendala. “Sementara ini pihaknya sedang menscening beberapa LJU yang sudah di serahkan oleh kepala sekolah ke pihak disdik,” ungkapnya.(10)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar