Minggu, 02 Mei 2010

SMP SSN Ikuti Workshop Supervisi dan Evaluasi

LUBUKLINGGAU-Sebagai tindak lanjut supervisi dan evaluasi 2010 terhadap SMP Sekolah Standar Nasiona (SSN) angakatan 2008-2009, maka Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah, menyelengarakan workshop evaluasi program SMP SSN. 
“Setiap SMP SSN menugaskan dua orang, meliputi kepala sekolah dan penanggungjawab program SSN di sekolah, untuk mengikuti workshop yang akan dilaksanakan di lima regional. Kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa tahap, sesuai dengan daftar dan jadwal yang telah disusun ,” katakan Kepala Dinas Pendidikan Septiana Zuraidah, melalui Kabid Dikmenti, Agusni kepada Wartawan Koran Ini di ruang kerjanya, Sabtu (1/5).
Dalam kegiatan workshop tersebut, lanjutnya, mengedepankan kegiatan yang terdiri dari evaluasi diri terhadap pengembangan dan pelaksanaan program SMP SSN. Kemudian berbagi pengalaman lapangan mengenai pelaksanaan program dimasing-masing SMP SSN, penyamaan persepsi dan penggalangan dukungan dari pihak-pihak terkait dalam pengembangan SMP SSN, serta penyempurnaan kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS) tahun 2010, dan identifikasi permasalahan SMP SSN.
Mengenai biaya untuk workshop evaluasi dan supervisi SMP SSN 2010, seperti biaya ransportasi pergi pulang (PP) dan akomodasi selama kegiatan workshop ditanggung Direktoral Pembina Sekolah Menengah Pertama, dengan menunjukkan bukti transportasi dan boarding pass bagi pengguna pesaat,” jelasnya.
Kegiatan itu berlangsung di Hotel Furaya Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Senin (3/5) hingga Jumat (7/5). 
“Untuk perwakilah Kota Lubuklinggau terdiri dari SMP Al-Ihklas Lubuklinggau, SMP Negeri 2 Lubuklinggau, SMP Negeri 5 Lubuklinggau, SMP Negeri 6 Lubuklinggau, dan SMP Negeri 7 Lubuklinggau,” paparnya.
Perlu diketahui, saat mengikuti workshop peserta harus mentaati aturan, seperti peserta harus hadir sebelum acara pembukaan, kemudian peserta yang terlambat akan dipulangkan dengan biaya sendiri. “Untuk kesiapan peserta mulai dari kehadiran sampai dengan akhir kegiatan workshop menjadi tolak ukur layak atau tidak SMP tersebut menerima Block Grant Program (BGP) lanjutan tahun anggaran 2010,” jelasnya.(16)
   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar