Kamis, 13 Mei 2010

Seminar Super Great Memori Diikuti 300 Peserta

LUBUKLINGGAU-Sedikitnya 300 orang ikuti Seminar Super Great Memori (SGM) berlangsung di Ball Room Hotel Sempurna, Jalan Yos Sudarso Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuk
linggau Timur I, Kamis (13/5).
Ke-300 peserta tersebut terdiri dari mahasiswa STAI Al-Azhar, Stais, STKIP-PGRI dan guru di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau.
Seminar ini mengajarkan 10 metode terbaru dan manjur untuk mengingat daya ingat, hingga 500 persen dengan lebih cepat dan mudah. Hal ini disebabkan semua mata pelajaran anak memerlukan daya ingat atau hafalan.
“Sebab mata pelajaran ini sangat banyak sekali, diantaranya PPKN, sejarah, biologi kimia, fisika, matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, geografi, kimia dan lain-lain,” kata Ketua STAI Al-Azhar, Habibullah Angkasa, kepada wartawan koran ini, Kamis(13/5).
Ia menambahkan, dengan seminar ini dapat mematahkan mental block anak, seperti anak sering mengatakan pelajarannya susah dan lupa, saya tidak berbakat, saya tidak pintar, dan sebagainya. “Untuk itu bagaimana memperkuat hubungan antara otak dan tubuh? Dan bagaimana menyeimbangkan penggunaan otak kiri dan otak kanan sehingga prestasi anak dapat meningkat,” jelas Habibullah Angkasa.
Lanjut dia, pengisi materi seminar ini merupakan penulis buku The Best Seller “Super Genius Memory 2008” pemegang rekor pertama daya ingat MURI Oktober 2002. Dan, tercatat dalam rekor MURI pada Olimpiade Memori International di Jakarta dengan kemampuan mengingat 1 set kartu acak dalam waktu 1 menit 48 detik, 8 deck kartu acak dalam waktu 1 jam, dan 800 angka acak dalam waktu 1 jam.
Ditambahkan Habibullah, ada banyak sekali orang yang memiliki otak super dengan daya ingat yang luar biasa. Namun tak sedikit juga orang yang dengan ingatan biasa, dapat menjadi jenius dan mampu melakukan hal-hal yang luar biasa, dengan ingatan dan daya pikirnya. “Lupa merupakan sesuatu yang bisa bagi manusia, akan tetapi menjadi manusia pelupa sering kali menjadi hal yang tidak mengenakkan, bahkan terkadang menjadi petaka. Kekuatan daya ingat kadang menjadi sebuah anugrah yang luar biasa jika dapat dimaksimalkan,” ungkapnya.
Berbicara tentang daya ingat ataupun memori, lanjunya, erat kaitannya dengan oragan tubuh yang bernama otak. Otak ibarat sebuah computer yang digunakan masih menggunakan program lama, seperti MS, Dos, Word Star, Lotus dan lain sebagainya yang dikenal diawal hadirnya computer. “Demikian halnya dengan otak kita, bila kita masih menggunakan paradigma lama, kita juga akan tertinggal diera informasi yang serba mutakhir ini. Saya manilai kegiatan ini merupakan pencerahan untuk mengoptimalkan kerja otak sebagai organ tubuh yang sangat penting bagi manusia,” ungkapnya.
Pada dasarnya manusia itu merupakan mesin pengingat yang tak terbatas, namun hal tersebut tergantung dengan masing-masing orang yang memiliki otak untuk menggunakannya. Proses pemanfaatan tersebut tergantung pada teknik dan metode untuk memaksimalnya. Karena cara kerja otak secara alamiah adalah senang terhadap hal-hal yang simpel, jadi bila memaksimal kerja otak jangan memberikan cara kerja yang tidak toleran terhadap cara kerja ilmiahnya.
Oleh sebab itu, potensi otak manusia sehebat einsein belum mencapai 10 persen yang difungsikan. Itupun sudah mampu menciptakan berbagai keajaiban dalam bidang sains dan teknologi modern. “melalui seminar ini dapat memberi inspirasi, khususnya para guru dan pendidik, serta dapat menigkatkan daya ingat dan penalaran mereka dengan metode sederhana yang sudah teruji, sehingga dapat terwujudnya prestasi-prestasi yang diharapkan,” tuturnya.
Seorang ilmuwan mengatakan, “jika 10 informasi kita masukkan kedalam otak kitaperdetik selama 100 tahun, otak kita belum separuhnya, namun kenyataannya banyak orang yang merasa daya ingatnya kurang atau lemah. Ini merupakan mereka belum menemukan teknik atau cara yang tepat untuk mengingat informasi-informasi yang dibutuhkan tersebut,” papar Habibullah Angkasa.(10)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar