Selasa, 13 April 2010

21 Mahasiswa STKIP-PGRI Diyudisium


Lukman Nawi

Wujudkan STKIP menjadi IKIP

LUBUKLINGGAU-Sedikitnya 21 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP-PGRI) Lubuklinggau ditetapkan gelar sarjana (Yudisium) oleh Ketua STKIP-PGRI, H Lukman Nawi, Selasa (13/4). Yudisium itu berlangsung di Aula Gedung Pusat Kampus STKIP-PGRI Lubuklinggau di Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. 

“Penetapan gelar diadakan bertahap untuk mahasiswa dan mahasiswi yang telah selesai ujian skripsi atau dinyatakan lulus dapat mengikuti yudisium,” kata Lukman Nawi kepada koran ini, kemarin. 
Lukman Nawi menjelaskan, hingga saat ini ada 86 orang telah mengikuti yudisium dari tiga gelombang. Sejak STKIP-PGRI Lubuklinggau 1987 berdiri telah meluluskan 1361 sarjana dengan jumlah mahasiswa terdaftar 4149 orang. Lulusan tersebut berasal dari lima program pendidikan (Prodi) dan tiga jurusan, yakni jurusan bahasa dan seni, pendidikan ilmu pengetahuan sosial, dan pendidikan MIPA. “Tahun akademik 2010/2011 kita akan mengupayakan STKIP-PGRI menjadi Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP),” kata Lukman Nawi.
Ia menyatakan, pihaknya juga harus menambah dua program studi yaitu pendidikan geografi dan biologi, serta fasilitas sarana dan prasarana perkuliahan harus mendukung, seperti laboratorium komputer dan internet, laboratorium micro teaching, sejarah, fisika, biologi, matematika, dan bahasa,” jelas Lukman Nawi. 
Guna mempersiapkan mahasiswa menjadi guru profesional, pihak STKIP-PGRI memberikan pelajaran tambahan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa, antara lain aplikasi komputer dan internet serta manajemen pendidikan. Nah, berdasarkan SK Ditjen Dikti Depdiknas No.057/P/2007, PGRI ditunjuk sebagai penyelengara sertifikasi guru dalam jabatan. 
“Dengan keberhasilan telah dicapai makin memperkokoh STKIP-PGRI Lubuklinggau untuk menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi. Hingga bisa memasuki lapangan kerja di berbagai bidang pekerjaan baik pemerintah maupun swasta,” jelasnya. (16) 


   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar