Kamis, 22 April 2010

SPP Berubah Nama Menjadi SMK-SPPN


Yusep Mubarok

LUBUKLINGGAU-Mulai tahun pelajaran 2010/2011, Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Kabupaten Musi Rawas (Mura), akan berubah nama menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri(SMK-SPPN) Mura.  

Menurut Kepala SMK-SPPN Mura, Yusep Mubarok, perubahan nama SPP menjadi SMK-SPPN Mura berdasarkan Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan naskah kesepakatan bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), dan Menteri Pendidikan Nasional RI No.1018/Kpts/HM.220/7/2008, dan No.04/VII/KB/2008 tentang Pembinaan Penidikan Menegah Kejuruan pada Sekolah Pertanian Pembangunan. 
“Demi pengembangan kelembagaan, maka SPP berubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-SPPN),”kata Yusep Mubarok, kepada wartawan koran ini di ruang kerjanya, Kamis (22/4).
Dalam masa transisi menggunakan nomenklatur SMK-SPPN, SPP Mura yang sudah berdiri 24 tahun lalu telah meluluskan 1.500 siswa-siswi. Mereka telah bekerja di berbagai instansi pemerintahan atau diangkat PNS, dan swasta seperti menjadi pengusaha, karyawan perkebunan di PT PP London Sumatera Indonesia (Lonsum) Tbk, PT Juanda Sawit, PT Bina Sains Cemerlang, PT Dendi Marker Indah Lestari(DMIL), dan PT Cipta Futura Muara Enim.
”Para alumni SMK-SPPN sudah banyak disalurkan ke perusahaan besar. Tetapi jika mereka ingin menjadi PNS, kita salurkan ke Departemen Pertanian. Sebab, SPP merupakan sekolah yang menciptakan generasi yang siap pakai dan mandiri,” jelasnya.  
Mubarok menambahkan, pada pelaksanaan magang siswa kelas XI tahun pelajaran 2009/2010, direncanakan akan dimagangkan di PT Cipta Futura Muara Enim, dan PT Bina Sains. Dengan harapan siswa dapat mengetahui dunia usaha dan kerja, sehingga para siswa akan lebih menguasai ilmu yang diperolehnya dari bangku sekolah.
“Untuk siswa yang dimagangkan ke perusahaan akan diberi uang saku, penginapan uang makan dan sebagainya. Sedangkan bagi siswa yang berprestasi, setiap tahun akan disediakan beasiswa dari yayasan Supersemar untuk 20 hingga 40 siswa. Kemudian PT Cipta Futura Muara Enim juga menyedikan beasiswa untuk enam hingga 10 siswa berprestasi.  
Minggu (19/4), menurut Mubarok, sekolah yang dipimpinnya telah memberangkatkan satu orang alumni SMK-SPPN untuk mengikuti Studi ke Jepang. Study tersebut merupakan salah satu program unggulan SMK-SPPN Mura. Selain itu SMK-SPPN juga mengeluarkan dua ijazah bagi para alumni, yakni ijazah pertanian dan ijazah SMK-SPPN. “Pada Senin (19/4) hingga Kamis (17/6) mendatang siswa tersebut mengikuti training di SPP Palembang, kemudian pemantapan akan dilaksanakan di Provinsi Riau,” imbuhnya. (16)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar