Senin, 12 April 2010

Mobil Pintar Kunjungi TK Bayangkari


FT : leo Senin 12.4 )
BELAJAR :
Anak TK bayangkari belajar melalui alat praga bongkar pasang balok dan jahit baju yang dibimbing 2 guru pembimbing dari perpustakaan Kota Lubuklinggau, Senin (12/4). 

LUBUKLINGGAU-Sedikitnya 20 anak TK Banyangkari antusias dengan kedatangan mobil pintar, Senin (12/4). Terbukti, mereka termotivasi untuk membaca.  

“Kegiatan ini merupakan salah satu program kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kota Lubuklinggau. Dengan harapan dapat meningkatkan minat baca anak, baik dari lingkungan masyarakat maupun dari kalangan pelajar,” demikian dikatakan Kepala Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi, Saleha, kepada wartawan koran ini saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (12/4).
Ditambahkannya, mobil pintar setiap harinya akan mengunjungi sekolah-sekolah yang ada di Kota Lubuklinggau, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga PT. “Kemarin (12/4), kami mengunjungi TK Bayangkari, dan hari ini (Selasa,red) akan mengunjungi SD yang ada di Kota Lubuklinggau,” ucapnya.
Menurut dia, dengan mobil pintar itu akan membantu anak yang tidak mengerti menjadi mengerti. Dengan dibimbing dua guru dari perpustakaan diharapkan dapat membantu sang anak dalam belajar. Selain itu mobil pintar juga dilengkapi dengan berbagai macam alat peraga dalam pembelajaran, diantaranya boneka, bongkar pasang balok serta dilengkapi dengan media televisi. “Sebab tidak semua anak bisa membaca, ada juga anak yang mengerti dengan cara menonton TV, bermain, dan sebagainya,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala TK Bayangkari, Armadaria mengatakan, mobil pintar ini sangat membantu anak terutama permainan bongkar pasang balok, menjahit baju, dan boneka. Sebab kesemua itu dapat melatih anak berpikir kreatif. 
“Dengan adanya permainan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan anak. Selain itu melatih anak dalam berpikir, seperti melatih kesabaran,” tegasnya.
Dia menambahkan, dalam kegiatan tersebut sudah mencakup semuanya baik untuk pengembangan bahasa pada anak, fisik motorik, emosional Question, kemampuan ingatan anak (kognitif) dan sebagainya. “Untuk itu kami berharap anak-anak dapat membaca dan bermain melalui kegiatan ini. Selain itu dengan adanya permainan tersebut dapat melatih anak untuk lebih maju lagi,” harapnya. (16)  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar