Minggu, 11 April 2010

MAN 2 Gelar Acara Pelepasan Kelas XII


f-Leo/Linggau Pos
Muhammad Abdu

2010-2011 Direncanakan SSN 

LUBUKLINGGAU-Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN 2) Lubuklinggau menargetkan pada tahun pelajaran 2010/2011 sudah menyandang predikat Sekolah Standar Nasional (SSN). Sebab, syarat untuk mendapatkan predikat SSN telah terpenuhi, salah satunya MAN 2 sudah melaksanakan ujian sendiri. 

Demikian disampaikan Kepala MAN 2 Lubuklinggau, Muhammad Abdu, pada pelepasan siswa kelas XII yang dilaksanakan di halaman MAN 2 Lubuklinggau Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Sabtu (10/4).
Abdu menambahkan, untuk mewujudkan cita-cita tersebut dalam waktu dekat ini akan dibangun gedung perpusatakaan, laboratarium bahasa, dan menambah beberapa unit komputer. “Saya berharap kepada siswa jika perpustakaan telah selesai nantinya dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Sehingga perpustakaan benar-benar menjadi media belajar, jangan hanya jadi tempat tongkrongan saja,” harapnya.  
Pada persiapan menuju SSN pihaknya selalu mengevaluasi kurikulum, sehingga kurikulum di MAN 2 sama dengan SMA lainnya. “Salah satu yang menjadi kebanggaan bahwa di MAN 2 mempuyai lima pelajaran agama, kelima pelajaran tersebut meliputi Ilmu Fiqih, Quran Hadits, Akidah Akhlak, Bahasa Arab, dan Sejarah Islam,” tuturnya.
Mengenai pengumuman kelulusan siswa, Abdu berharap agar siswa lulus 100 persen karena berdasarkan persiapan jauh sebelum pelaksanaan UN pihaknya telah melakukan pelajaran tambahan, seperti try Out dan sebagainya. “Jika nanti ada siswa yang belum berhasil saya mengharapkan agar dapat mengikuti ujian ulangan, sebab ujian ulangan tidak ada bedanya dengan Ujian Nasional (UN) utama. Karena pada ijazah nanti tidak dibedakan antara UN utama dengan UN susulan,” pungkasnya. 
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Lubuklinggau, H.Saidi HZ dalam sambutannya mengingatkan kepada semua siswa/siswi MAN 2 agar dapat melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. “Sebab perguruan tinggi untuk saat ini sudah menjamur, tinggal kita mau tidak untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Hal ini agar siswa dan wali murid tidak merasa malu sekolah di madarasah, karena di madarasah memiliki nilai plus dari sekolah umum,” ujar Saidi.
Di madrasah, lanjut Saidi, tidak hanya mengutamakan kecerdasan intelektual saja melainkan mengupayakan kecerdasan spirutual terhadap siswa. “Jadi inilah yang menjadi nilai plus bagi siswa/siswi madrasah,” imbuhnya.
Pada pelepasan siswa kelas XII diikuti 94 orang siswa yang terdiri dari jurasan IPA dan IPS tahun pelajaran 2009/2010 dan menampilkan beberapa kreasi seni dari MAN 2 Lubuklinggau.  
Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Lubuklinggau, Ketua Komite Sekolah, H Indra Bauan, Kepala Sekolah MAN 1, Agus Rizal, dan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Lubuk Kupang, Muslimin. (16)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar